Kambing Perah


Jaman dahulu di indonsia kambing masih di anggap sebagai tabungan dan kurang menguntungkan. Orang yamg pengembala kambing sendiri di anggap sebagai pengangguran dan tidak mempunyai pekerjaan. Banyak orang yang beranggapan memelihara kambing hanya untuk kerja tambahan atau sampingan. Presepsi seperti ini harus dihilangkan dari pkiran masyarakat pada zaman sekarang. Karena banyak keuntungan yang di peroleh dari beternak kambing.

Pada zaman dahulu mungkin memlihara kambing hanya beberapa ekor tidak sampai ratusan ekor. Itupun kambingnya di gembala. Pemanfaatan kambing sendiri masih kurang maksimal caranyapun masih tradisional jadi sistem pengolahannya masih sedikit. Namun pada perkembangan zaman dan kemajuan tegnologi semua yang dari kambing bisa di manfaatkan secara efektif dan maksimal.

Daging kambing, kulit kambing, feses kambing urin kambing, susu kambingĀ  semua yang dari kambing bisa di manfaatkan. Pada saat ini banyak peternak kambing memanfaatkan susu kambing untuk dikonsumsi. Beberapa jenis kambing yang dianggap benar benar sebagai kambing perah diantaranya adalah Saanen, Jamnapari, Tonggenberg, Angelo, Nubian, British Alpin, Kambing Peranakan Etawa ( PE ) di indonesia dalam kadar tertentu mengandung genotipa kambing Jamnapari yang lebig dikenal kambing Etawah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *