Perawatan Anak Kambing

Anak kambing atau sering di sebut cempe. Anak kambing memproduksi susu klostrum selama kurang lebih 3 hari. Kambing sebaiknya tidak diperah, biarkan kambing baru diperah seminggu setelah melahirkan. Ketika induk mulai diperah susunya anak kambing ditempatkan dikandang yang berbeda dan dikelompokkan dalam satu kandang. Namun kambing tetap diberi susu dari induknya.

Sampai umur satu bulan kambing tetap diberi susu, pemberian susu anak kambing dilakukan dengan menggunakan dot. Pemberian susu dengan menggunakan dot dilakukan agar anak kambing bisa tumbuh seimbang. Pemberian susunya juga bisa sama banyaknya karena tidak rebutan . pemberian susu juga mempunyai takaran. Pada kambing usia 4-7 hari diberi susu dari induknya sekitar 500 ml yang diberikan 3-4 kali dalam sehari.

Setelah kambing berumur 7 hari, jumlah susu yang diberikan ditambah sedikit demi sedikit menjadi 800 ml. Setelah umur 14 hari susu yang diberikan bisa dicampur susu sapi tetapi harus banyak susu kambingnya perolehan susu kambing untuk tujuan komersil. setelah umur satu bulan kambing mulai dilatih diberi makan hijauan dan konsentrat untuk merangsang perkembangan rumen. Umur 1,5 sampai 2 bulan kambing harus diberi pakan rumput, leguminoceae, dan konsentrat. untuk tambahan susu sapi diberikan 1,5 sampi 2 liter per hari.  Setelah kambing berumur 2 bulan dalam pemberian susu harus di kurangi sedikit demi sedikit hingga akhirnya berhenti. Pemberian pakan pada kambing adalah 10 % dari berat kambing. Pakan konsentrat diberikan sebanyak 0,5 per hari.

Setelah mencapai dewasa berkisar umur 6-8 bulan kambing pejantan dan betina harus dipisahkan. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya perkawinan pada kambing muda tersebut. Saat mencapai dewasa kelamin, kambing muda akan berusaha kawin. Jika dibiarkan akan merugikan karena fisik kambing yang belum siap untuk mendukung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *