Masalah Yang Dihadapi Oleh Peternakan

Peternakan adalah alah satu usaha yang selalu di gandrungi oleh masyarakat baik yang berekonomi rendah maupun yang berekonomi keatas. Peternakan juga salah satu penyokong perekonomian di Indonesia. Namun kebanyakan orang yangkurang mempunyai modal atau orang yang awam akan bisnis dan tidak sabar akan untung besar biasanya menganggap usaha dibidang peernakan kurang menjanjikan karena keuntungan yang sangat lama. Sesungguhnya anggapan yang seperti itu adalah anggapan yang salah besar. Masa yang saaat ini dengan kemajuan teknologi dari yang dulu hanya nilai ekonomis rendah sekarang bisa menjadi ekonomis yang sangat tinggi.

            Apalagi saat ini banyak berbagai perusahaan yang  berlomba-lomba berinovasi menciptkaan sebuah produk untuk peternakan. Jadi sekarang di dalam sebuah peternakan yang tadinya limbah sekarang bisa dimanfaatkan menjadi nilai ekonomis tinggi. Seperti feses, apabila bisa mengolah feses menjadi pupuk organik maka yang tadi hanya pupuk biasa atau jika dijual hanya Rp. 10.000 jika di jadikan sebuah pupuk organik dan di kemas maka nilai jual bisa menjadi Rp. 30.000 atau lebih. Sekarang juga urin dapat di manfaatkan, seperti urin kambing yang sekarang bisa difermentasi dan menjadi pupuk organik cair dan menjadi pupuk yang sangat bagus untuk pertanian. Harga jualnya pun cukup menjanjikan.

            Kebanyakan orang jika ingin memulai usaha peternakan biasanya sudah takut akan kendala yang dihadapi, seperti bagaimana jika ternak mati ?, saya kan bukan orang peternakan ?, bagaimana jika terserang penyakit ?, bagaimana pemasarannya ?, orang yang seperti itu biasanya dia hanya banyak berbicara namun sedikit bertindak. Pada dasarnya semua orang bisa jika ada niat semua itu bisa dipelajari dan bisa dikendalikan jika kita sudah bisa memulai usaha. Maka disarankan untuk seseorang yang memulai usaha jangan langsung besar tapi dimulai dari kecil.

            Adapun bebrapa masalah yang biasa terjadi pada peternakan ialah, ketersedian pakan, bibit unggul, ketertinggalan teknologi, modal dan pemasaran.

  1. Masalah Ketersedian Pakan

Sebernarnya indonesia memiliki sumber pakan yang berlimpah bagi ternak domba, kambing maupun sapi. Namun keterbatasan pengetahuan yang menjadikan peternak tidak mengetahui cara mengolah pakan untuk mengatasi masalah tersebut. Akibatnya saat kemarau pakan menjadi barang langka. Maka disarankan peternak sering mengikuti pelatihan-pelatihan atau penyuluh lang langsung datang langsung ke peternak. Setidaknya harus sering koordinasi dengan semua pihak yang terlibat di peternakan.

  1. Sulitnya Memperoleh Bibit Unggul

Kebanyakan peternak yang berada di pedesaan atau yang sulit terjangkau oleh penyuluh mereka hanya mengandalkan bibit lokal yang sudah ada sesungguhnya di jaman saat ini banyak bibit yang baik sesuia kebutuhan. Sehingga kualitas daging dan susu belum memnuhi kebutuhan. Disarankan peternak bisa melakukan inseminasi buatan untuk mendapat bibit unggul.

  1. Ketertinggalan Teknologi

Kebanyakan peternak belum menyentuh perkembangan teknologi. Bahkan banyak yang belum mengetahui kini ada ternak online dan banyak group-group seperti di facebook. Makan dibutuhkan peran pemudan dan penyuluh untuk memberikan wawasan seputar teknologi.

  1. Kekurangan Modal

Modal dan bisnis merupakan komponen yang tidak terpisahkan. Namun sekaragn banyak banyak startup yang bisa menawarkan banyak kemudahan untuk para peternak dan untuk mengembangkan usahanya.

  1. Masalah Pemasaran

Banyak para peternak yang bingung akan pemasaran sehingga menjadikan ternaknya hanya di kandang dan bingung untuk menjualnya. Maka bagi para peternak disarankan harus mencari jaringan yang luas agar memudahkan untuk pemasaran. Seperti main ke pasar hewan, memasarkan lewat media online, dan membuat komunitas agar dapat saling shering.

Kambing Boer

Kambing boaer adalah salah satu kambing yang baik untuk dijadikan sebagai saran utuk pedaging. Kambing boer dapat dikenali dengan mudah dari tubuhnya yang lebar dan besar, panjang, dalam berbulu, putih, berkaki pendek, bertelinga cembung, bertelinga panjang menggantung, berkepala warna coklat kemerahan atau coklat. Beberapa kambing boer memiliki garis putih kebawah diwajahnya. Kambing boer sangat suka berjemur d siang hari. Kambing boer dapat hidup disuhu yang ekstrim, mulai dari -43derajat celcius hingga sangat panas 43 derajat celcius dan kambing boer mudah beradaptasi terhadap perubahan suhu lingkungan. Tahan terhadap penyakit, mereka dapat hidup di kawasan belukar, lereng gunung yang berbatu atau pada rumpur.

Kambing boer jantan

Boer jantan bertubuh dan kuat sekali. Pundaknya luas dan kebelakang dipenuhi dengan pantat yang berotot. Kambing boer jantan dapat kawin dibulan apa saja sepanjang tahun. Seekor kambing pejantan dapat aktif mulai umur 7-8 bulan. Tapi baiknya satu pejantan tidak lebih melayani dari 8 ekor. Boer jantan dewasa yang berumur 2-3 tahun dapat melayani 30-40 betina.  Seekor pejantan dapat mengawini hingga berumur 7-8 tahun.

Kambing boer betina

Kambing boer betina tumbuh seperti jantan tetapi tampak sangat feminim dengan kepala dan leher ramping. Ia sangat jinak dan pada dasarnya tidak banyak berulah. Ia dapat dikawinkan pada umur 10-12 bulan tergantung besar tubuhnya. Kambing boer betina biasanya masa mengandung 5 bulan. Ia dapat melahirkan kambing 3 kali dalam dua tahun. Kambing boar dapat melahirkan 3-4 anak. Biasanya kambing boer setelah melahirkan menunggu 3 bulan sampai masa birahi. Kaming boaer baik untuk indukan hingga umur 5-8 bulan.

Peluang Usaha Budidaya Kambing Gibas

       

Bisnis peternakan memang menjadi bisnis petrnakan yang selalu diminati oleh masyarakat. Salah satunya adalah ternak kambing gibas. Budidaya kambing gibas memang masih terbuka lebar. Apakah bisnis kambing gibas sangat menguntungkan ? memang bisnis kambing gibas sangat menguntungkan dan masih berpeluang sangat besar. Dimana dari bisnis budidaya kambing gibas Anda dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah.

            Tampilan kambing gibas dengan corak banyak yang berwarna putih, bulu kriting dan buntut yang besar. Daging kambing gibas emang banyak digemari oleh masyarakat lantaran rasa daging kambing gibas sangat enak dan menggoda. Untuk pemasaran juga terbilang mudah karena kambing ini digunakan untuk pedaging sedangkan kebutuhan daging sendri masih kurang. Perawatan kambing gibas sendiri juga terbilang mudah tidak seperti kambing-kambing lainnya yang pertlu perawatan yang intensif karna ketahanan kambing gibas sendiri sudah sangat bagus.

Memulai Ternak Kambing Gibas

            Bisnis ternak kambing gibas seolah tidak ada matinya karena sangat menguntungkan. Untuk memulai bisnis kambing gibas ini juga tidak sangatlah sulit karena perawatannya juga yang begitu mudah. Anda bisa memulai ternak kambing gibas dengan lahan yang kecil di pekarangan rumah.

Pelaku Bisnis Kambing Gibas

            Bisnis kambing gibas bisa dilakukan oleh semua orang, maka jangan bingung memulai bisnis karena ternak kambing gibas bisa dilakukan semua orang asal ada niat dan tekat yang kuat untuk memulai bisnis maka kamu akan dapat menjalankan dengan mudah.

Peralatan Bisnis Budidaya Kambing Gibas

            Dalam beternak kambing gibas dibutuhkan beberapa peralatan penting diantaranya pembuatan kandang, pengadaan bibit. Namun ada beberapa peralatan tambahan jika ingin budidaya kambing skala besar seperti lahan yang cukup luas, ayakan, mesin giling pakan, terpal dan timba, timbangan, selang, tempat penampungan pakan dengan adanya peralatan tersebut budidaya kambing menjadi maksimal.