PENYAKIT DIARE PADA KAMBING

Penyakit diare disebabkan pakan yang berjamur atau terlalu muda, bakteri, virus dan protozoa. Kambing yang terkena penyakit diare biasanya akan cepat kurus, nafsu makan berkurang. Kambing yang masih muda apabila terkena penyakit diare yang sampai parah bahkan bisa menyebabkan kematian.


Gejala yang kambing yang terkena penyakit diare antara lain :

  • kotoran encer warnanya hijau gelap sampai hijau kekuningan.
  • Kambing terlihat lemas.
  • Bulu-bulu disekitar dubur terlihat kotor akibat kotoran.

Penanganan yang dapat dilakukan :

  1. Pisahkan antara kambing yang sakit dan yang sehat.
  2. Beikan larutan oralit, larutkan 2 sendok makan garam + 2 sendok makan gulka dalam 2,5 liter air dingin yang sudah dimasak.
  3. Belikan obat di warung, seperti obat untuk manusia.
  4. Bila keadaan tidak membaik segera hubungi petugas kesehatan.

Sebelum penyakit itu datang maka sebaiknya lakukanlah pencegahan karena mencegah lebih baik dari poada mengobati. Adapun langkah-langkah untuk pencegahan nya adalah :

  1. Hindari pakan yang menyebabkan diare.
  2. Jagalah kandang tetap bersih.

Penyakit Kudis Pada Kambing

Penyebab penyakit kudis adalah parasit kulit. Gejala yang terjadi adalah sebagai berikut :

  • kulit merah dan menebal.
  • gatal dan gelisah, sering menggaruk-garuk kulit yang terinfeksi di dinding kandang.
  • bulu rontok

Untuk penanganan  ada beberapa cara yaitu dengancara tradisional dan pabrikan :

  1. Dengan cara tradisional
  2. Dengan pupus jambe dan minyak goreng, caraya pupus jambe yang muda di tumbuk, kemudian pupus jambe yang dibuat untuk memandikan kambing yang sedang terkena kudis. Kemudian minyak goreng digunakan untuk mengosok-gosok kambing terutama yang terkena kudis. Lakukan paling tidak sehari sekali sampai kambing benar-benar sembuh.
  3. Dengan cara pabrikan

Beli obat kadas di toko, kemudian cara penyuntikan tergantung dari parah atau tidaknya . kemudian caranya melakukannya dengan suntikan, suntikkan di bagian badan kambing yang tebal dagingnya. Cara penyuntikan di dalam kulit di luar daging.

Jangan lupa untuk jauhkan kambing yang sehat dengan yang sakit karena penyakit kudis penyebarannya begitu cepat. Baca cara pemakaian obat sebelum memakainya.

Penyakit Cacingan Pada Kambing

Penyakit cacingan pada kambing dapat disebabkan oleh cacing gilig, cacing pipih dan cacing pita. Gejala kambing yang terkena cacingan biasanya makannya banyak namun kambing tetap saja kurus, kotoran lembek sampai mencret.

Penanganan

  1. Obat tradisional

Daun nanas yang dikeringkan dan dihaluskan, kemudian diimbangi 300 mg untuk 1 kg berat badan, di campur air, selanjutnya diminumkan dan diulang 10 hari sekali.

  1. Obat pabrikan

Biasanya menggunakan albendazola, vabanzen yang diulang setiap 3 bulan sekali.

Pencegahan

  • Jagalah kandang agar tetap bersih dan kering.
  • Buanglah kotoran, sampah dan sisa pakan jauh dari lokasi kandang atau dibuat kompos.
  • Jangan menggembalakan kambing pada pagi hari.
  • Jangan berikan rumput yang berembun.

Jadi jaga selalu kebersihan kambing, agar kambing terhindar dari cacingan. Sehingga dalam proses pengemukan kambing bisa berjalan cepat.

Penanganan Kambing Yang Keracunan

Terkadang bagi peternak kambing tidak mengetahui rumput megangandung racun atau tidak. Tabi sebenarnya rumput yang setelah di semperot berbau beda dengan rumput yang segar atau tidak di semprot. Namun ada juda daun atau rumput yang memang sudah mengandung racun.

Bila kita tidak berhati-hati biasanya akan tercampur dengan hasil aritan kita. Maka kita harus jeli dalam hal mengarit. Namun ada juga kambing yang sudah terbiasa memakan yang memang sudah mengandung racun contohnya seperti daun ubi racun. Kebanyakan kambing bila memakan daun ubi racun akan langsung keracunan tapi jika sudah terbiasa tidak masalah. Untuk peternak hindari rumput yang ada bunganya karena bunga dapat menyebabkan kambing keracunan.

Penanganan kambing yang keracunan antara lain :

  1. Berikan air kelapa dan di campur denga garam.
  2. Berikan norit 2-3 tablet.
  3. Jika masih berlanjut hubungi petugas kesehatan hewan.

Pencegahan kambing yang keracunan :

  1. Jangan menggembalakan kambing ditempat yang banyak tanaman yang beracun.
  2. Jauhkan kambing dari sawah atau ladang yang habis disemprot atau dipupuk.

Pemotongan Kuku Kambing

Untuk menjaga kesehatan kambing, kambing juga perlu dilakukan perawatan. Pemotongan kuku kambing adalah salah satu dari kegiatan perawatan untuk menjaga kesehatan kambing. Kuku yang panjang akan menganggu proses pertumbuhan anak, karena anak akan berjalan tidak wajar karena terganggu oleh kuku. Cara berjalan tidak wajar akan berimbas sampai dewasa karena kebiasaan yang ditimbulkan dari kecil akibat oleh kuku. Hal ini akan menurunkan harga jual.

Pada kambing dewasa pemotongan kuku pun harus tetap dilakukan karena untuk mnjaga kesehatan pada kambing. Selain itu juga pemoptongan kuku dapat mencegah kuman yang masuk pada celah-celah di kuku kambing yang bisa mengakibatkan infeksi bahkan untuk sarang belatung. untuk kambing dewasa sendiri kuku yang panjang juga membuat kambing tidak nyaman.

Selain itu juga terutama pada kambing jantan kuku yang panjang juga mengganggu proses perkawinan karena pejantan tidak bisa berdiri sempurna. Jika kuku tersebut patah akan mengakibatkan luka dan infeksi. Pemotongan kuku pada anak dimulai sejak  berumur 6 bulan dan selanjutnya dilakukan seperti pada induk betina dan pejantan yaitu 3-6 bulan sekali.

Jadi untuk para peternak kambing jangan pernah mengabaikan hal-hal kecil. Karena hal kecil dapat mengakibatkan fatal jika tidak ditangani dengan cepat. Sudah banyak kasus yang terjadi kebanyakan terjadi jika kambing sudah tua dan kuku panjang. Maka didalam kuku akan di sarangi oleh kuman apalagi jika kebersihan kandang tidak diperhatikan.

Kambing Yang Terkena Perut Kembung

Penyebab kambing yang terkena perut kembung  biasanya ditimbulkan oleh makanan ( rumput muda ).

Adapun gejala kambing yang terkena perut kembung adalah perut sebelah kiri membesar, napas pendek dan cepat, tidak mau makan.

Penaganan kambing yang terkena perut kembung adalah berikan larutan gula merah dan asam jawa, keluarkan gas degan cara mengurut-urut perut kambing.

Pencegahannya adalah jangan diberi rumput muda.

Sistem Pemeliharan Kambing

       Sistem pemiliharaan kambing ekstensif umumnya dilakukan didaerah yang mahal dan sulit untuk membuat kandang, untuk daya tampung biasanya limabelas ekor per hektar. Jadi pejantan dan indukan dibiarkan jadi satu. Untuk bobot sendiri biasanya bertambah 25 gram perhari.

      Sistem pemeliharaan secara intensif memerlukan pengandangan terus menerus atau tanpa pengembalaan. Sistem ini dapat mengontorol dari berbagai cuaca yang tidak baik dan dapat mengontrol kebiasaan kambing yang kurang baik. Sistem pemeliharaan ini memisahkan antara pejantan dan betina.

     Sistem pemeliharaan semi intensif merupakan gabungan pengelolaan  tanpa pengembelaan terkontrol dan pemberian pakan konsentrat tambahan.sistem ini biasanya untuk pengemukan agar ternak kambing bertambah secara maksimal.

    Jadi untuk para petani dapat memilih sistem pemeliharaan untuk ternak kambing yang mana. Dapat menyesuaikan di daerah masing masing. Apalagi untuk daerah yang masih banyak rumput dan untuk daerah petani ubi setidaknya untuk pakan sendiri sudah mudah didapatkan. Sehingga dapat mendukung untuk ternak kambing yang banyak.

PETERNAKAN KAMBING

           Usaha ternak kambing adalah salah satu uasaha yang menjajikan pearawatannya mudah, ternak kambing memiliki potensi sebagai komponen usaha tani yang sangat penting di berbagai agro ekosistem. Ternak kambing perawatannya lebih m,udah ketimbang dengan ternak ruminansia lainnya, seperti kerbau dan sapi.

            Dengan karakter yang mampu bertahan di segala kondisi cuaca. Ternak ini menjadi pilihan bagi para petani baik yang didaerah gunung maupun di daerah bawah. Namun demikian pengelolaan ternak kambing dikalangan petani masih dilakukan hanya sekedar untuk tabungan bukan untuk bisnis. Padahal jika mau dijadikan sebagai ladang bisnis ternak kambing dapat dijadikan sebagai bisnis yang menjanjikan.

            Kontribusi yang diperankan oleh ternak kambing tersebut diatas merupakan suatu potensi untuk mendorong semakin menigkatnya skala usaha pemeliharaan kambing sesuai dengan kapasitas daya dukungyang tersedia. Jika usaha ternak kambing bisa dikelola dengan secara maksimal dapat mencapai pasar ekspor. Dengan demikian pola usaha diharapkan akan berubah kearah yang lebih intensif yang semakin membutuhkan inovasi teknologi agar dapat mempermudah para peternak kambing.

            Usaha peternakan kambing masing berpeluang sangat besar di Indonesia, karena pasokan daging kambing sendiri di indonesia masih kurang. Padahal peternak kambing sendiri di Indonesia sudah sangat banyak. Oleh karena itu peluang untuk ekspor pun juga mash sangat baik.

            Usaha ternak kambing sendiri sebenarnya memiliki banyak fungsi, selain daginnya dapat dikonsumsi fesesnya juga dapat digunakan sebagai pupuk untuk pertanian. Bahkan pupuk darai feses kambing sangat baik digunakan untuk pertanian dibandingkan dari pupuk kimia, karena pupuk dari feses kambing itu mengemburkan tanah tetapi pupuk dari kimia gemburnya hanya sementara. Bahkan urin kambing dapat dijadikan pupuk cair yang sangat baik untuk pertanian, baik dikaret, padi, sayuran dll.

Pembuatan Kandang Kambing

Pembuatan kandang kambing harus perlu diperhatikan karena menunjang keberhasilan dalam usaha ternak kambing itu sendiri yang akan dijalankan.  Pembuatan kandang kambing yang baik juga menimbulkan kenyamanan yang membuat kambing menjadi mudah gemuk dan berkembang biak. Pembuatan kandang yang baik juga menimbulkan si peternak memudahkan dalam pembersihan kandang.

Tingkat minimal kandang kambing yang baik adalah bersih, memiliki sinar matahari yang cukup, bahan yang kokoh, tidak terlalu panas, jarak dari rumah minimal 5 meter agar bau tidak sampai kerumah selain itu juga agar enjaga kesehatan bagi peternak itu sendiri. Kandang yang bersih juga menjadikan ternak lebih nyaman.

Pembuatan kandang juga mempunyai beberapa syarat  agar mempermudah peternak dalam mengawasi kambing-kambing itu sendiri, karena peternak biasanya bisa mencapai ratusan ekor dalam satu lokasi kandang.

  1. Memudahkan dalam pengawasan kambing terhadap kambing yang sakit dan dalam masa kebuntingan.
  2. Memudahkan dalam pemberian pakan.
  3. Menjaga keamanan ternak.

Ukuran kandang kambing

  • Untuk kandang indukan dan dua anak  120 cm x 120 cm
  • Untuk kandang induk hamil atau tidak hamil  100 cm x 125 cm per ekor
  • Untuk kandang pemebsaran anak yang telah disapih 100 cm x 125 cm per ekor
  • Untuk kandan pejantan 110 cm x 125 cm per ekor

Cara Pemberian Pakan Yang Baik

Dalam hal pemberian pakan adalah hal yang sangat penting dalam usaha ternak kambing yang akan menghasilkan panen yang maksimal. Pakan dalah salah satu persoalan yang sangat penting untuk menunjang kesuksesan dalam ternak kambing. Namun jika pemberian pakan diabaikan juga tidak akan menemui keuntungan.

Sebelumnya pemberian pakan ini benar-benar mudah tidak seperti pemberian ternak lainnya karena kambing ini bisa memakan rumput dan hijauan seperti dedaunan. Dan pada pakan tambahan juga dapat menunjang pertumbuhan bahakan mempercepat penggemukan bagi kambing itu sendiri dengan signifikan dan berproduksi dengan dengan baik.

Pakan yang akan diberikan pada kambing haruslah pakan lebih mudah kita dapatkan, tidak pakan yang harganya mahal. Hal ini agar dapat menekan seminiml mungkin pengeluaran untuk pakan. Tetapi pakan yang diberikan haruslah sangat diperhatkan agar perkembangan kambing bisa maksimal. Pakan yang diberikan haruslah megandung Karbohidrat, Protein, vitamin dan Mineral yang cukup untuk keperluan kambing setiap harinya.

Pakan yang diberikanpun haruslah pakan yang mudah dicerna, tidak beracun untuk pemberian pakan tambahan bisa dengan pakan konsentrat. dalam pemberian pakanpun harus memperhatiakan kebutuhan kambing itu sendiri. Seperti untuk kambing yang sedang menyusui haruslah di beri pakan yang lebih supaya kambing bisa menghasilkan susu yang maksimal. Dan tidak lupa setiap harinya haruslah di beri minum.