Sistem Pemeliharan Kambing

     

       Sistem pemiliharaan kambing ekstensif umumnya dilakukan didaerah yang mahal dan sulit untuk membuat kandang, untuk daya tampung biasanya limabelas ekor per hektar. Jadi pejantan dan indukan dibiarkan jadi satu. Untuk bobot sendiri biasanya bertambah 25 gram perhari.

      Sistem pemeliharaan secara intensif memerlukan pengandangan terus menerus atau tanpa pengembalaan. Sistem ini dapat mengontorol dari berbagai cuaca yang tidak baik dan dapat mengontrol kebiasaan kambing yang kurang baik. Sistem pemeliharaan ini memisahkan antara pejantan dan betina.

     Sistem pemeliharaan semi intensif merupakan gabungan pengelolaan  tanpa pengembelaan terkontrol dan pemberian pakan konsentrat tambahan.sistem ini biasanya untuk pengemukan agar ternak kambing bertambah secara maksimal.

    Jadi untuk para petani dapat memilih sistem pemeliharaan untuk ternak kambing yang mana. Dapat menyesuaikan di daerah masing masing. Apalagi untuk daerah yang masih banyak rumput dan untuk daerah petani ubi setidaknya untuk pakan sendiri sudah mudah didapatkan. Sehingga dapat mendukung untuk ternak kambing yang banyak.

PETERNAKAN KAMBING

           Usaha ternak kambing adalah salah satu uasaha yang menjajikan pearawatannya mudah, ternak kambing memiliki potensi sebagai komponen usaha tani yang sangat penting di berbagai agro ekosistem. Ternak kambing perawatannya lebih m,udah ketimbang dengan ternak ruminansia lainnya, seperti kerbau dan sapi.

            Dengan karakter yang mampu bertahan di segala kondisi cuaca. Ternak ini menjadi pilihan bagi para petani baik yang didaerah gunung maupun di daerah bawah. Namun demikian pengelolaan ternak kambing dikalangan petani masih dilakukan hanya sekedar untuk tabungan bukan untuk bisnis. Padahal jika mau dijadikan sebagai ladang bisnis ternak kambing dapat dijadikan sebagai bisnis yang menjanjikan.

            Kontribusi yang diperankan oleh ternak kambing tersebut diatas merupakan suatu potensi untuk mendorong semakin menigkatnya skala usaha pemeliharaan kambing sesuai dengan kapasitas daya dukungyang tersedia. Jika usaha ternak kambing bisa dikelola dengan secara maksimal dapat mencapai pasar ekspor. Dengan demikian pola usaha diharapkan akan berubah kearah yang lebih intensif yang semakin membutuhkan inovasi teknologi agar dapat mempermudah para peternak kambing.

            Usaha peternakan kambing masing berpeluang sangat besar di Indonesia, karena pasokan daging kambing sendiri di indonesia masih kurang. Padahal peternak kambing sendiri di Indonesia sudah sangat banyak. Oleh karena itu peluang untuk ekspor pun juga mash sangat baik.

            Usaha ternak kambing sendiri sebenarnya memiliki banyak fungsi, selain daginnya dapat dikonsumsi fesesnya juga dapat digunakan sebagai pupuk untuk pertanian. Bahkan pupuk darai feses kambing sangat baik digunakan untuk pertanian dibandingkan dari pupuk kimia, karena pupuk dari feses kambing itu mengemburkan tanah tetapi pupuk dari kimia gemburnya hanya sementara. Bahkan urin kambing dapat dijadikan pupuk cair yang sangat baik untuk pertanian, baik dikaret, padi, sayuran dll.

Pembuatan Kandang Kambing

Pembuatan kandang kambing harus perlu diperhatikan karena menunjang keberhasilan dalam usaha ternak kambing itu sendiri yang akan dijalankan.  Pembuatan kandang kambing yang baik juga menimbulkan kenyamanan yang membuat kambing menjadi mudah gemuk dan berkembang biak. Pembuatan kandang yang baik juga menimbulkan si peternak memudahkan dalam pembersihan kandang.

Tingkat minimal kandang kambing yang baik adalah bersih, memiliki sinar matahari yang cukup, bahan yang kokoh, tidak terlalu panas, jarak dari rumah minimal 5 meter agar bau tidak sampai kerumah selain itu juga agar enjaga kesehatan bagi peternak itu sendiri. Kandang yang bersih juga menjadikan ternak lebih nyaman.

Pembuatan kandang juga mempunyai beberapa syarat  agar mempermudah peternak dalam mengawasi kambing-kambing itu sendiri, karena peternak biasanya bisa mencapai ratusan ekor dalam satu lokasi kandang.

  1. Memudahkan dalam pengawasan kambing terhadap kambing yang sakit dan dalam masa kebuntingan.
  2. Memudahkan dalam pemberian pakan.
  3. Menjaga keamanan ternak.

Ukuran kandang kambing

  • Untuk kandang indukan dan dua anak  120 cm x 120 cm
  • Untuk kandang induk hamil atau tidak hamil  100 cm x 125 cm per ekor
  • Untuk kandang pemebsaran anak yang telah disapih 100 cm x 125 cm per ekor
  • Untuk kandan pejantan 110 cm x 125 cm per ekor

Cara Pemberian Pakan Yang Baik

Dalam hal pemberian pakan adalah hal yang sangat penting dalam usaha ternak kambing yang akan menghasilkan panen yang maksimal. Pakan dalah salah satu persoalan yang sangat penting untuk menunjang kesuksesan dalam ternak kambing. Namun jika pemberian pakan diabaikan juga tidak akan menemui keuntungan.

Sebelumnya pemberian pakan ini benar-benar mudah tidak seperti pemberian ternak lainnya karena kambing ini bisa memakan rumput dan hijauan seperti dedaunan. Dan pada pakan tambahan juga dapat menunjang pertumbuhan bahakan mempercepat penggemukan bagi kambing itu sendiri dengan signifikan dan berproduksi dengan dengan baik.

Pakan yang akan diberikan pada kambing haruslah pakan lebih mudah kita dapatkan, tidak pakan yang harganya mahal. Hal ini agar dapat menekan seminiml mungkin pengeluaran untuk pakan. Tetapi pakan yang diberikan haruslah sangat diperhatkan agar perkembangan kambing bisa maksimal. Pakan yang diberikan haruslah megandung Karbohidrat, Protein, vitamin dan Mineral yang cukup untuk keperluan kambing setiap harinya.

Pakan yang diberikanpun haruslah pakan yang mudah dicerna, tidak beracun untuk pemberian pakan tambahan bisa dengan pakan konsentrat. dalam pemberian pakanpun harus memperhatiakan kebutuhan kambing itu sendiri. Seperti untuk kambing yang sedang menyusui haruslah di beri pakan yang lebih supaya kambing bisa menghasilkan susu yang maksimal. Dan tidak lupa setiap harinya haruslah di beri minum.

PEMANFAATAN BULU KAMBING

Bulu kambing merupakan rambut pendek dan lembut pada tubuh kambing yang memppunyai fungsi salah satunya untuk menyimpan panas badan dan melindungi kulit dari sinar matahari. Bulu kambing adalah hasil samping dari peternak kambing atau pemotong kambing. Banyak pemotong yang membuang bulu kambing tanpa memanfaatkannya lebih lanjut.

Bulu kambing yang dibuang tanpa memanfaatkan hanyalah menjadi limbah dan bisa mencemari lingkungan karena proses penguraiaan bulu kambing di tanah lama. Namun sekarang Bulu kambing sudah banyak dimanfaatkan sebagai bahan produksi industri. Saat ini bulu kambign digunakan oleh sebagian masyarakat misalnya dibuat karpet, sajadah, benang pancingserta biasanya bersama kulit dibuat Frame Kaligrafi dan samak bulu. Kebanyakan Permadani dan karpet dibuat di Timur Tengah.

Bulu kambing juda dapat di pintal dijadikan kain Wool, untuk keperluan khusus seperti sikat bulu kambing biasanya digunakan berasal dari serat mohair. Kegunaan serat mohair diantaranya untuk kain berbulu seperti selimut, kain pakaian musim panas, kain rajut dan kain penutup kursi dan pemadani.

Bagi masyarakat Badui suku Badui Arab, Persia, dan Anatolia, Permadani menjadi bendayang sangat penting bagi kehidupan mereka, seperti membuat tenda untuk melindungi diri dari badai pasir dan alas lantai yang nyaman. Selain itu juga permadani digunakan sebagai hiasan dinding atau pembatas ruangan.

Keuntungan Berternak Kambing Kacang

Kambing adalah salah satu ternak yang paling digemari oleh masyarakat untuk diternakan. Dengan penjualan yang relatif mudah dan harga relatif stabil karena banyak untuk dikonsumsi. Di Indonsia sendiri ada berbagai jenis kambing, namun ada beberapa yang paligfaforit ternakkan oleh masyarakat itu sendiri. Salah satu kambing yang paling faforit diternakkan oleh masyarakat adalah kambing kacang.

Di masayarakat khususnya OKU Timur kambing kacang adalah kambing yang paling digemari untuk disembelih. Karena kambing kacang kebanyakan orang berpendapat daging nya padat dan enak. Kambing kacang berukuran kecil menjadikan kambing kacang itu sendiri lebih murah dibanding kambing etawa atau kambing rambon.

Ada beberapa keuntungan dalam betrnak kambing kacang diantaranya adalah :

  1. Tidak memerlukan tempat yang luas, karena ukran kambing kacan itu sendiri yang kecil.
  2. Pemeliharaannya yang mudah tidak terlalu rumit dan tidak banyak membutuhkan tenaga.
  3. Makanannya mudah didapat.
  4. Cepat berkembang biak karena kebanyakan melahirkan lebih dari satu dan masa hamilnya lebih cepat dibanding kambing lain.
  5. Modal yang dibutuhkan tidak terlau besar.
  6. Pupuk kompos kambing termasuk pupuk yang baik untuk tanaman.

Usaha ternak kambing  bukan saja meningkatkan pendapatan namun juga membantu pemerintah dalam menignkatkan produksi daging dalam rangka meningkatkan gizi masyarakat.

Jenis-Jenis Kambing Di Indonesia

Di Indonesia kambing adalah salah satu menjadi hewan yang banyak di ternakkan. Di berbagai daerah Indonesia seandiri pun mempunyai banyak jenis kambing sehingga peternak kambing bisa memilih kambing jenis apa yang akan dibudidayakan. Memelihara kambing sendiri pun tidak sulit karena pakannya sendiri sangat beragam dari rumput hingga dedaunan.

Beberapa jenis kambing di Indonesia tersebar di beberapa daerah, seperti di daerah kering, berbatu dan berbukit atau pegunungan. Ternak kambing sendiri biasanya ada yang mengambil daginnya dan ada juga yang mengambil susunya. Sistem tenak kambing biasanya digolongkan menjadi 2 yaitu untuk pembibitan dan untuk penggemukan.

Di Indonesia sendiri mempunyai banyak jenis kambing dari yang berukuran kecil sampai yang besar, dari yang untuk pedaging sampai aduan. Beberapa jenis kambing di indonesia :

  1. Kambing Etawa

Kambing Etawa adalah kambing hasil persilangan antara kambing India dan kambing Jawa Randu. Kambing Etawa sendiri tergolong kambing yang berukuran besar, tinggi kambing kambing etawa mencapai 120 cm dan berat mencapai 60 kg bahkan lebih.

  1. Kambing Merica

Kambing Merica tersebar di Provinsi Sulawesi Selatan, Kambing Merica ini lebih kecil dibanding  Kambing Kacang. Telinga kambing merica menghadap kedepan dan kaku sedangkan tanduk berukuran kecil dan pendek.

  1. Kambing Muara

Kambing Muara tersebar didaerah Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Di Provinsi Sumatera Utara. Kambing Muara lebih besar di banding kambing Kacang.

  1. Kambing Samosir

Kambing ini terdapat Di Pulau Samosir, di tengah Danau Toba Di Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara.

  1. Kambing Kosta

Kambing Kosta tersebar di sekitar Jakarta dan Provinsi Banten, kambing ini tubuhnya hampir sama dengan kambing kacang, hidung rata dan berbulu pendek dan kuping melengkung ke bawah.

  1. Kambing Gembrong

Kambing Gembrong ini tersebar di Pulau Bali terutama di Kabupaten Karangasem. Kambing ini mempuyai bulu yang panjang bahkan sampai menutupi muka, rambut panjang terdapat pada kambing jantan sedangkan kambing yang betina lebih pendek. Kambing ini lebih kecil dari kambing PE.

  1. Kambing Kacang

Kambing Kacang merupakan kambing asli Indonesia. Kambing Kacang ini tersebar diseluruh Indonesia. Kambing Kacang ini berbadan kecil, telinga penek tegak, leher pendek, bertanduk.

  1. Kambing Bengala

Kambing Bengala merupakan hasil persilangan Kambing Black Bengala Dengan Kambing Kacang. Kambing ini tersebar disekitar Pulau Timor dan Pulau Flores  Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Di Indonesia sendiri mempunyai banyak jenis kambing namun yang banyak di kenal oleh masyarakat adalah jenis Kambing Kacang dan Kambing Peranakan Etawa (PE). karena jenis kambing ini sudah beradaptasi dengan daerahnya. Karna kambing Etawa bisa diambil dagingnya dan susunya.

Daging Kambing

Sebaiknya kambing yang disembelih pada saat dewasa agar dapat diperoleh persentase karkas, jumlah bagian yang termakan dan jumlah bagian yang bernilai ekonomis secara maksimum. Daging kambing adalah daging yang paling unik dalam hal bau dan keempukannya. Dagingnya tidak terlalu berlemak dibandingkan daging ternak lainnya.

Daging kambing yang tidak terlalu berlemak memang banyak disukai oleh konsumen. Karena permintaan saat ini yang digemari oleh para konsumen adalah daging yang tidak terlalu berlemak. Pemasarannya sendiri pun daging kambing masih kurang pasokan padahal di indonesia sendiri sudah banyak peternak kambing.

Ada tiga tipe daging kambing :

  1. Daging anak kambing yaitu berumur 8-12 minggu.
  2. Daging kambing muda berumur 1-2 tahun.
  3. Daging kambing berumur 2-6 tahun.

Kulit Kambing

Kambing tidak hanya diambil dagingnya tetatpi diambil bulunya sebagai hasil sampingan bagi peternak kambing. Kualitas kulit kambing dipengaruhi oleh bebrapa faktor diantaranya :

  1. Penyakit kulit
  2. Kondisi ternak
  3. Perlakuan saat pemotongan

Kambing yang akan dipotong hendaknya hindarkan dari terik matahari yang tinggi. Tato juga mempengaruhi harga jual. Untuk pemberian tanda/cap pada kulit harus dihindari. Pemberian tanda sebaiknya pada telinga, pipi atau kaki bagian depan belakang.

Cara Memilih Untuk Calon Indukan Kambing Yang Baik

Terkadang banyak orang tidak melihat bagaimana memilih calon indukan yang bagus dan menghasilkan anakan yang bagus juga, sehingga menambah mahal harga kambiung itu sendiri. Untuk menghasilkan anak yang bagus ada beberapa faktor tertentu yang perlu diperhatiakan.

Ciri untuk calon induk :

  1. Postur tinggi, badan panjang dan perut lebar, tidak terlalu gemuk.
  2. Sorot matanya jinak.
  3. Kaki depan dan belakang lurus tidak bengkok atau membentuk huruf x.
  4. Dari keturunan kembar agar lebih cpat banyak.
  5. Umur sekitar satu tahun.
  6. Ambing simetris tidak berputing dua buah.

Ciri untuk calon pejantan :

  1. Tubuh besar dan panjang dengan bagian belakang lebih besar dan tinggi.
  2. dada lebar dan kaki terlihat kokoh.
  3. kaki lurus dan tidak membentuk huruf x.
  4. dari keturunan kembar.
  5. umur sekitar 1 tahun atau yang sudah brai.
  6. cari pejantan yang brancah.

Dengan tujuan pemilihan calon induk dan pejantan yang bagus adalah supaya peternak beternak dengan baik sehingga memperoleh hasil dengan maksimal. Karna tujuannya adalah untuk cepat memperoleh keturunan yang banyak dan bisa cepat menjuanya. Sehingga memperoleh keuntungan yang lebih cepat.