Terbongkar! Ahli ITB Ungkap Cara Akurat Cek Bensin Basi, Jangan Hanya Mengandalkan Bau

  • OTOMOTIF
  • September 13, 2025
  • 0 Comments

APAAJA.NET – Banyak pemilik motor masih percaya bahwa bensin basi bisa dideteksi hanya dengan mencium aromanya. Namun, anggapan ini ternyata tidak benar. Menurut Prof. Tri Yuswidjajanto, Ahli Konversi Energi dari Fakultas Teknik dan Dirgantara ITB, kualitas bensin tidak bisa diukur hanya dari bau semata.

“Bensin yang basi memang sulit dideteksi, karena tidak bisa dibedakan hanya lewat aroma,” jelas Prof. Yus.

Pernyataan ini membantah kebiasaan sebagian besar pengendara yang hanya mengandalkan penciuman untuk menilai kualitas bahan bakar.

Proses Kimia di Balik Bensin Basi

Baca Juga: 70 Tahun CIMB Niaga: Bukti Nyata Kepedulian pada UMKM, Pilar Ekonomi Indonesia yang Tak Tergantikan

Saat bensin terlalu lama disimpan di dalam tangki, senyawa olefin di dalamnya mudah bereaksi dengan oksigen. Reaksi ini menimbulkan kerak bernama gum. Gum ibarat kerak gosong di pantat panci yang menempel kuat dan sulit hilang. Jika menumpuk di dalam tangki motor, kualitas bensin menurun drastis dan performa mesin ikut terganggu.

Cara Benar Mengecek Bensin Basi

1. Jangan Mengandalkan Bau

Aroma bensin baru dan lama hampir tidak berbeda. Karena itu, penciuman tidak bisa dijadikan acuan.

2. Periksa Dasar Tangki Motor

Metode yang paling akurat adalah mengecek langsung kondisi bensin di dasar tangki. Jika ditemukan endapan atau partikel kotor, hampir pasti bensin sudah basi. Sayangnya, pada motor keluaran terbaru, proses membuka tangki relatif lebih rumit, sehingga pemilik motor sering mengabaikannya.

Berapa Lama Bensin Bisa Bertahan?

Menurut Prof. Yus, batas aman bensin bertahan di tangki motor adalah maksimal enam bulan. Jika motor terlalu lama diparkir tanpa dipakai, bensin sebaiknya dikuras sebelum digunakan kembali. Memaksakan penggunaan bensin basi bisa menimbulkan endapan berbahaya dan berisiko merusak mesin.

Baca Juga: Resmi Naik! Update Gaji Pensiunan PNS 2025 dan Daftar Tunjangan Lengkap Berdasarkan Golongan

Dampak Bensin Basi pada Mesin Motor

Mengabaikan bensin basi dapat menimbulkan masalah serius, seperti:

  • Mesin brebet atau tersendat saat dihidupkan.
  • Timbul kerak pada karburator atau injektor.
  • Risiko kerusakan permanen pada sistem bahan bakar.

Bensin basi bukan sekadar soal bau, melainkan hasil dari proses kimia yang menurunkan kualitas bahan bakar. Cara paling tepat untuk mendeteksinya adalah memeriksa dasar tangki. Ingat, batas aman penyimpanan bensin hanya enam bulan. Setelah itu, sebaiknya kuras tangki agar mesin tetap awet dan performa motor terjaga.***

Sumber: https://portalpekalongan.pikiran-rakyat.com/otomotif/pr-1919643413/jangan-cuma-cium-cium-begini-cara-ahli-itb-bongkar-fakta-bensin-basi-di-motor?page=all

Related Posts

Jangan Sampai Kurang! Segini Saldo e-Toll yang Dibutuhkan untuk Mudik Lebaran
  • March 14, 2026

APAAJA.NET – Mudik Lebaran menjadi momen yang sangat dinantikan oleh banyak masyarakat Indonesia. Sebelum memulai perjalanan pulang ke kampung halaman, berbagai persiapan perlu dilakukan agar perjalanan berjalan lancar dan nyaman.…

Read More

Continue reading
Mudik Lancar! Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Layanan Premium Aman
  • March 13, 2026

APAAJA.NET – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menggelar Sosialisasi Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan IdulFitri (RAFI) 2026 wilayah Bandung dan Priangan Timur secara online kepada media…

Read More

Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *