APAAJA.NET – Meninggalkan rumah dan tinggal di kos telah menjadi tantangan besar di kehidupan dewasa ini. Ada yang sejak sekolah, kuliah, ada pula yang sejak kerja. Tinggal di kos dapat menjadi pelajaran hidup seseorang, mereka belajar hidup mandiri melalui proses yang cukup menantang.
Mengapa Anak Kos Rentan Mengalami Masalah Kesehatan?
Salah satu perubahan yang dihadapi anak kos yaitu mereka mampu mengurus segala keperluannya sendiri termasuk ketika mencari makan kesehariannya Seringkali anak kos malas untuk mencari makan sehingga mereka memilih untuk tidak makan. Kebiasaan tersebut sangat memicu adanya penyakit pada anak kos. Proses ini jauh lebih sulit bagi mereka yang terbiasa diurus saat tinggal di rumah.
Baca Juga: Pedasnya Seblak, Waspadai Dampak Kesehatannya
Pola Makan Tidak Teratur Jadi Penyebab Utama
Pola makan yang tidak teratur merupakan fenomena yang sangat mengkhawatirkan pada anak kos. Kondisi dimana mereka memiliki jadwal yang padat sehingga cenderung melewatkan makan atau memilih makanan yang kurang sehat. Kebiasaannya yang sering mengkonsumsi makanan cepat saji, camilan tinggi kalori, dan minuman es, serta kurang makan sayur dan buah dapat mengakibatkan kekurangan gizi.
Anak muda yang kekurangan gizi sangat mudah terserang penyakit seperti demam, batuk, pilek, dan diare karena pertahanan tubuh rendah. Sementara itu, keadaan finansial yang tidak stabil juga menjadi pemicu pola makan yang tidak teratur.Banyak anak kos yang harus mengelola keuangan mereka sendiri dengan uang saku yang terbatas sehingga muncul kecemasan akan ketidakmampuannya untuk membeli makan yang sehat.
Baca Juga: Bikin Nagih! Nachos dengan Saus Keju Lumer ala Café, Gampang Dibuat di Rumah
Kurang Tidur dan Begadang Berlebihan
Selain itu, kurang istirahat dan begadang juga menjadi pemicu. Banyak anak kos tidur larut malam bahkan sampai tidak tidur entah karena mengerjakan tugas atau asyik bermain handphone. Padahal, kurang tidur dapat melemahkan sistem imun sehingga mengakibatkan tubuh mudah lelah dan sakit.
Baca Juga: Hidup Sehat Tanpa Rokok Bukan Sekadar Pilihan, Tapi Kebutuhan
Tekanan Mental dan Stres yang Tak Terlihat
Faktor lain yang sering tidak diperhatikan adalah stres mental. Adanya tuntutan akademik, pekerjaan, adaptasi hidup mandiri, dan minimnya ruang bercerita, mereka akan menyimpan segala sesuatunya sendiri sehingga menimbulkan stress.
Lingkungan Kos yang Kurang Sehat
Tak kalah penting, lingkungan kos yang kurang sehat turut meningkatkan risiko sakit. Kamar lembap, tidak ada ventilasi, dan kebersihan tidak terjaga akan membuat risiko sakit meningkat.Ditambah dengan minimnya aktivitas fisik, tubuh anak kos kurang bugar karena terlalu lama tiduran dan duduk.
Namun, sering sakit pada anak kos janganlah dianggap hal yang wajar. Dengan memperbaiki pola makan, tidur cukup, sering bercerita dengan seseorang, kebersihan kos, dan sering beraktivitas, kesehatan akan tetap terjaga.


