APAAJA.NET – Kemdiktisaintek batasi kuota maba S1 di PTN dan PTNBH untuk meningkatkan kualitas riset dan pendidikan tinggi di Indonesia. Tujuannya adalah agar PTNBH lebih fokus menjadi universitas riset dan meningkatkan jumlah mahasiswa pascasarjana, baik S2 maupun S3.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas riset di Indonesia, sekaligus memastikan pengelolaan mahasiswa S1 tetap optimal. Pembatasan kuota mahasiswa baru S1 di PTN membuat rektor PTS menilai peluang baru untuk pendidikan tinggi. Fokus universitas riset di PTNBH akan menyeimbangkan pengelolaan mahasiswa S1.
Tanggapan Rektor Universitas YARSI
Prof Fasli Jalal Setuju Pembatasan Kuota
Rektor Universitas YARSI, Prof Fasli Jalal, mendukung pembatasan kuota maba S1 di PTN. Menurutnya, langkah ini memungkinkan PTN dan PTNBH fokus pada program pascasarjana serta pengembangan riset berkualitas tinggi.
Peluang bagi PTS
Dengan kuota S1 di PTN dibatasi, perguruan tinggi swasta (PTS) memiliki peluang lebih besar untuk menerima mahasiswa S1. Hal ini juga memungkinkan PTS menyesuaikan program pendidikan agar lebih relevan dan kompetitif.
Pandangan Universitas Katolik Atma Jaya
Prof Yuda Taruna Sarankan Kolaborasi Bidang Ilmu
Menurut Prof Yuda Taruna, fokus utama sebaiknya bukan jumlah mahasiswa, tetapi pemetaan bidang ilmu di PTN dan PTS. Kolaborasi antar perguruan tinggi akan lebih efektif untuk pengembangan keilmuan anak bangsa.
PTN dan PTS Tidak Perlu Bersaing
PTN memiliki dukungan pemerintah untuk ilmu dasar, sementara PTS bisa mengembangkan ilmu umum. Dengan strategi ini, persaingan untuk mahasiswa S1 bisa diminimalkan, dan kedua jenis perguruan tinggi dapat saling melengkapi.
Dampak Pembatasan Kuota Maba S1
Pembatasan kuota maba S1 di PTN memungkinkan pengelolaan mahasiswa lebih terfokus dan meningkatkan kualitas pendidikan. PTNBH dapat lebih optimal mengembangkan program riset, sementara PTS memiliki peluang untuk menyesuaikan kapasitas dan fokus pengembangan mahasiswa S1.
Baca Juga : Kemdiktisaintek Mau Batasi Kuota Maba S1 PTN, Ini Kata Dua Rektor PTS
Rencana Kemdiktisaintek batasi kuota maba S1 menjadi strategi penting untuk meningkatkan kualitas riset di PTN dan PTNBH. Dukungan dari rektor PTS menunjukkan peluang untuk pendidikan S1 lebih fokus dan relevan. Kolaborasi antar PTN dan PTS menjadi kunci agar sistem pendidikan tinggi di Indonesia lebih seimbang dan berkualitas.



