APAAJA.NET – Mudik Lebaran menjadi momen yang sangat dinantikan oleh banyak masyarakat Indonesia. Sebelum memulai perjalanan pulang ke kampung halaman, berbagai persiapan perlu dilakukan agar perjalanan berjalan lancar dan nyaman.
Selain memastikan kondisi kendaraan dan kesiapan fisik, pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi juga perlu mempersiapkan saldo kartu uang elektronik atau e-Toll. Saldo ini sangat penting karena seluruh transaksi pembayaran di jalan tol kini menggunakan sistem non-tunai.
Jika saldo tidak mencukupi saat berada di gerbang tol, perjalanan bisa terganggu dan bahkan menyebabkan antrean panjang. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui estimasi saldo e-Toll yang perlu disiapkan sebelum berangkat mudik.
Estimasi Saldo e-Toll untuk Perjalanan Mudik
Saat ini, pemudik dapat memanfaatkan jaringan jalan tol yang luas, mulai dari Tol Trans Jawa hingga Tol Trans Sumatera. Jalan tol tersebut menghubungkan berbagai kota besar sehingga perjalanan mudik menjadi lebih cepat.
Berdasarkan informasi dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), berikut perkiraan tarif tol untuk beberapa rute populer saat mudik.
Tarif Tol Jakarta ke Semarang
Perjalanan dari Jakarta menuju Semarang melalui Tol Trans Jawa memiliki tarif sekitar Rp473.500. Tarif tersebut sudah termasuk beberapa ruas tol seperti Jakarta-Cikampek hingga Semarang ABC.
Agar perjalanan lebih aman dan menghindari kekurangan saldo, pemudik disarankan menyiapkan saldo e-Toll minimal sekitar Rp550.000.
Tarif Tol Jakarta ke Surabaya
Bagi pemudik yang menuju Surabaya melalui Tol Trans Jawa hingga Gerbang Tol Warugunung, total tarif tol diperkirakan mencapai Rp935.000.
Karena itu, saldo e-Toll yang sebaiknya disiapkan minimal sekitar Rp975.000 agar perjalanan tidak terganggu di gerbang tol.
Tarif Tol Jakarta ke Palembang
Selain di Pulau Jawa, pemudik juga dapat memanfaatkan Tol Trans Sumatera. Dari Jakarta menuju Palembang melalui Pelabuhan Bakauheni hingga Kramasan, tarif tol diperkirakan mencapai Rp626.000.
Untuk perjalanan ini, pemudik disarankan menyiapkan saldo e-Toll minimal sekitar Rp675.000.
Diskon Tarif Tol Saat Arus Mudik
Kabar baik bagi para pemudik, pemerintah juga memberikan diskon tarif tol pada periode arus mudik. Diskon ini berlaku pada 15–16 Maret 2026 untuk beberapa ruas tol utama.
Tarif Tol Setelah Diskon
Berikut perkiraan tarif tol setelah diskon:
-
Jakarta – Semarang: Rp327.500
Saldo e-Toll yang disarankan minimal Rp400.000 -
Jakarta – Palembang: Rp458.250
Saldo e-Toll yang disarankan minimal Rp500.000
Dengan adanya diskon ini, pemudik bisa menghemat biaya perjalanan selama menggunakan jalan tol.
Tips Agar Saldo e-Toll Tidak Kurang Saat Mudik
Agar perjalanan mudik berjalan lancar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait penggunaan kartu e-Toll.
Isi Saldo Sebelum Berangkat
Pastikan saldo kartu uang elektronik sudah cukup sebelum memulai perjalanan. Isi saldo di minimarket, ATM, atau aplikasi perbankan agar tidak perlu repot saat di jalan.
Siapkan Saldo Lebih dari Perkiraan
Selain itu, sebaiknya siapkan saldo lebih dari estimasi tarif tol. Langkah ini penting untuk mengantisipasi perubahan tarif atau rute perjalanan yang berbeda.
Dengan persiapan saldo yang cukup, perjalanan mudik dapat berlangsung lebih nyaman tanpa hambatan di gerbang tol.
Baca Juga : Ini Daftar Rest Area Tol Trans Jawa yang Ada SPKLU
Saldo e-Toll menjadi salah satu hal penting yang harus dipersiapkan sebelum mudik menggunakan kendaraan pribadi. Berdasarkan estimasi tarif tol, perjalanan dari Jakarta ke Semarang membutuhkan saldo sekitar Rp550 ribu, ke Surabaya sekitar Rp975 ribu, dan ke Palembang sekitar Rp675 ribu.
Karena itu, pastikan saldo kartu e-Toll sudah terisi sebelum berangkat agar perjalanan mudik lebih lancar dan terhindar dari antrean panjang di gerbang tol.



