Festival Balon Udara 2025 Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Wonosobo Hingga 437 Ribu Orang

APAAJA.NET – Festival Balon Udara 2025, Kabupaten Wonosobo kembali mencatatkan prestasi membanggakan di sektor pariwisata. Dalam momentum libur hari Lebaran 2025, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo mencatat lonjakan kunjungan wisatawan yang sangat signifikan. Tercatat sebanyak 437.788 wisatawan mengunjungi berbagai destinasi wisata di Wonosobo selama periode 1–6 April 2025.

Mayoritas para pengunjung merupakan wisatawan domestik, yakni sebanyak 437.529 orang, sementara wisatawan mancanegara mencapai 259 orang.

Baca Juga:  Ratusan Balon Udara Hiasi Langit Wonosobo di Hari Pertama

Festival Budaya Jadi Magnet Wisata

Menurut Kepala Disparbud Wonosobo, Agus Wibowo, lonjakan kunjungan tidak hanya disebabkan oleh tingginya antusiasme wisatawan terhadap liburan Lebaran, namun juga keberhasilan penyelenggaraan event budaya yang sarat kreativitas dan promosi.

Baca Juga: 16 Titik Penerbangan Balon Udara Wonosobo Aman

“Festival Mudik 2025 menyumbang lebih dari 270 ribu wisatawan domestik dan hampir 200 wisatawan asing. Sedangkan Festival Balon Udara Wonosobo 2025 mencatat partisipasi luar biasa, dengan 890 balon udara diterbangkan selama festival berlangsung,” jelas Agus dalam keterangannya pada media, Kamis (10/4/2025).

Baca Juga: Langit Wonosobo Dihiasi Ratusan Balon Terbang

Dampak Ekonomi dan Internasionalisasi Festival Balon Udara

Tak hanya berhasil mengangkat nama Wonosobo di tingkat nasional, festival ini juga menyita perhatian internasional. Beberapa peserta dan wisatawan datang dari negara-negara seperti Brazil, Kolombia, Pakistan, Malaysia, Meksiko, Belanda, Spanyol, Inggris, dan Australia.

Agus menyebutkan, perputaran uang selama festival berlangsung diperkirakan mencapai Rp4 miliar, menandakan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat, khususnya pelaku UMKM, penginapan, dan transportasi lokal.

Baca Juga:  Lamuk Sky Festival Wonosobo Meriah dan Aman

“Festival Balon Udara kini menjadi ikon baru wisata budaya di Wonosobo. Ini membuktikan bahwa wisata berbasis budaya memiliki potensi ekonomi yang sangat besar,” tambah Agus.

Strategi Berkelanjutan Pariwisata Wonosobo

Dalam upaya menjaga tren positif ini, Pemerintah Kabupaten Wonosobo berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dan menerapkan pendekatan kreatif dalam pengembangan destinasi wisata.

“Kami ingin menjadikan Wonosobo sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah, tidak hanya melalui pesona alam seperti Dieng, tapi juga lewat kekayaan budaya lokal yang khas dan berkelas dunia,” tutup Agus.***

  • Related Posts

    Tanpa Gangguan di Hari Raya, PLTGU Tambak Lorok Pastikan Listrik Tetap Menyala
    • March 19, 2026

    APAAJA.NET- SEMARANG – Dalam rangka memastikan keandalan pasokan listrik menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Semarang dari PT PLN Indonesia Power menegaskan kesiapan operasional…

    Read More

    Continue reading
    Antisipasi Macet Lebaran, Polres Wonosobo Gelar Rapat Aglomerasi Operasi Ketupat Candi 2026
    • March 10, 2026

    APAAJA.NET – Menjelang musim mudik Lebaran, berbagai persiapan pengamanan mulai dilakukan oleh kepolisian. Salah satu langkah penting adalah melalui rapat aglomerasi Operasi Ketupat Candi 2026 yang digelar oleh Polres Wonosobo…

    Read More

    Continue reading

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *