Hari Kartini ke-146 2025 di Purbalingga: Refleksi Peran Perempuan dalam Mewujudkan Daerah Mandiri

APAAJA.NET – Purbalingga, 21 April 2025 – Peringatan Hari Kartini ke-146 2025 di Kabupaten Purbalingga berlangsung penuh makna. Diselenggarakan di halaman Pendopo Dipokusumo, upacara ini menjadi ajang refleksi atas perjuangan perempuan Indonesia dalam memperjuangkan hak-haknya sekaligus mengukuhkan peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah yang kolaboratif dan berkelanjutan.

Acara yang dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah, organisasi wanita, serta ASN ini mengangkat tema “Perempuan Tangguh, Pendorong Pembangunan Kolaboratif Menuju Purbalingga Mandiri dan Sejahtera”, yang mencerminkan semangat gotong royong serta partisipasi aktif perempuan dalam berbagai lini pembangunan.

Semangat Kartini di Tengah Transformasi Daerah

Dalam amanatnya, Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, menegaskan bahwa perjuangan Kartini masih sangat relevan dengan konteks pembangunan hari ini. Ia menyatakan bahwa perempuan memiliki kedudukan yang setara dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Implementasi semangat Kartini bukan sekadar memperingati nama, tetapi menghidupkan nilai-nilai perjuangan beliau dalam kehidupan nyata. Perempuan bukan pelengkap, melainkan penggerak utama dalam pembangunan yang inklusif,” ujar Bupati.

Baca Juga: Dimas Dorong Akselerasi Pembangunan dan Sekolah di Bojongsari Purbalingga

Lebih lanjut, Bupati menggarisbawahi pentingnya membuka ruang partisipasi perempuan secara lebih luas dalam pengambilan kebijakan, pengelolaan pembangunan, serta kepemimpinan di tingkat daerah.

Keterlibatan Perempuan dalam Akselerasi Pembangunan

Peringatan Hari Kartini ke-146 2025 tahun ini juga sejalan dengan arah visi RPJMD Kabupaten Purbalingga 2025–2029, yaitu “Akselerasi Pembangunan Kolaboratif untuk Purbalingga Mandiri dan Sejahtera”. Dalam visi tersebut, partisipasi aktif perempuan tidak hanya dilihat sebagai keharusan normatif, tetapi sebagai kebutuhan nyata yang menentukan keberhasilan program pembangunan.

Perempuan dinilai memiliki kapasitas dan empati tinggi dalam merespons isu-isu sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, mengoptimalkan potensi perempuan adalah langkah strategis untuk mempercepat kemajuan daerah.

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Purbalingga Dukung Penuh Kegiatan Seni dan Budaya Lokal

Dari Refleksi Menuju Aksi Nyata

Bupati Fahmi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, untuk mewujudkan lingkungan yang mendukung kesetaraan dan memberdayakan semua warga tanpa diskriminasi gender.

“Selamat Hari Kartini ke-146. Jadikan momen ini sebagai tonggak untuk terus bergerak maju, berkarya, dan berkolaborasi demi Purbalingga yang lebih adil, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.

Melalui peringatan Hari Kartini 2025, Pemerintah Kabupaten Purbalingga menegaskan komitmennya dalam mengarusutamakan kesetaraan gender dan meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan daerah. Kartini masa kini adalah perempuan yang terlibat aktif, inovatif, dan siap menjadi bagian dari perubahan menuju masa depan yang lebih cerah

Related Posts

Ini Empat Rekomendasi Toko Baju Lebaran di Purwokerto, Nomor 3 Paling Ramai Diburu!
  • March 10, 2026

APAAJA.NET – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, suasana Kota Purwokerto mulai terasa semakin ramai. Jalanan dipadati warga yang berburu berbagai kebutuhan Lebaran, mulai dari makanan khas, hampers, kue kering, hingga…

Read More

Continue reading
Perampok Bersenjata Celurit Beraksi di Banyumas, Lansia 66 Tahun Disekap dan Uang Rp7 Juta Raib!
  • February 19, 2026

APAAJA.NET – Kabupaten Banyumas kembali digegerkan oleh aksi kriminal pada Minggu (15/2/2026) dini hari. Kali ini, korban adalah seorang warga Desa Karangsari, Kecamatan Kebasen, bernama Parsiti (66). Peristiwa perampokan di…

Read More

Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *