PPNI Banjarnegara, Semarakkan CFD Dalam Rangka International Nurses Day

Apaaja.net – Minggu 11 Mei 2025, pada pukul 05.30 Waktu setempat, Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Banjarnegara semarakkan Car Free Day (CFD) dalam  perayaan International Nurses Day dengan menggelar berbagai macam kegiatan seperti, pembagian doorprize, fun games (menyusun gelas), live music, cek kesehatan (kolesterol, tensi, gula darah, asam urat.‎

‎Hari Perawat Internasional kali ini mengusung tema “Caring for Nurses Strenghtens Economies”.

‎Sejumlah perawat dari seluruh DPK, hadir menyemarakkan acara yang digelar di Jl Dipayuda (Utara alun-alun Banjarnegara). Seluruh  Perawat yang hadir pada acara kali ini berhak mendapatkan 1 skp.

Supriyatno selaku Ketua DPD PPNI Banjarnegara menuturkan, kegiatan ini merupakan agenda rutin, di mana semua organisasi profesi diberi 1 hari untuk menggelar agenda di CFD, kebetulan pada tanggal 12 Mei kami memperingati hari perawat internasional, jadi ya kita turut meramaikan dan memeriahkannya dengan beragam kegiatan.

Kita  juga ingin PPNI dapat memberikan sumbangsih dalam pelayanan kesehatan yang dilaksanakan secara langsung oleh organisasi profesi, karena tadi kita melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan kemudian edukasi kesehatan kemudian juga pembagian snack germas yang  merupakan program 100 hari kinerja Bupati dan Wakil Bupati Banjarnegara ya harapannya tentunya kita memberikan sumbangsih sebagai salah satu unsur profesi kesehatan dalam pembangunan kesehatan di kabupaten Banjarnegara.

Pada kesempatan yang sama, Pria yang akrab disapa “Pak Yayat” tersebut juga memberikan nasihat untuk yang ingin menjadi Perawat.

‎”Untuk siapapun yang bercita-cita menjadi perawat atau yang mungkin sudah sudah telanjur meskipun menjalani Profesi bukan pilihan diri sendiri tetapi harus harus sekolah atau kuliah di pendidikan keperawatan atau yang sudah selesai kuliah tetapi bingung, sesuai dengan undang-undang kesehatan kita diperkenankan untuk menjalankan praktik keperawatan di rumah sakit di klinik maupun praktik mandiri, silakan kepada teman-teman tidak usah khawatir tidak usah takut menjalani karir sebagai perawat, karena yang namanya dunia kesehatan kalau semakin ke depan tuntutan dari masyarakat semakin semakin meningkat.

“Masyarakat menginginkan pelayanan yang prima, sehingga kita bisa membuka layanan home care atau praktek mandiri perawat di mana kita bisa menjangkau sampai dengan ke kelompok lapisan ke bawah, itu yang menjadi lapangan yang mungkin bisa teman-teman tempuh karena beberapa anggota kami anggota PPNI kabupaten Banjarnegara pun banyak yang memilih tidak bekerja di Puskesmas, tidak bekerja di rumah sakit, dan tidak bekerja di klinik, tetapi membuka praktik klinik keperawatan secara mandiri,” tutur Supriyatno.

‎Agenda ini juga dibantu oleh personel dari Pramuka Peduli dan Saka Bakti Husada.

Maulida selaku anggota Pramuka Peduli merasa antusias dalam membantu menyukseskan agenda IND tersebut.

‎”Ini kegiatan yang menarik karena melibatkan masyarakat juga adanya pemeriksaan kesehatan gratis, terus ada bagi-bagi buah juga tadi, terus terakhir demi menjaga kebersihan lingkungan alun-alun yang kita pakai untuk kegiatan, kita laksanakan kegiatan bersih alun-alun bersama.

‎Di sisi lain, Maulida juga berharap agar ke depannya, makin banyak anak muda yang ingin menjadi perawat.

“perawat itu kan tidak bisa dihilangkan, salah satu peran yang sangat penting bagi dunia kesehatan gitu, harapannya semoga ke depannya semakin banyak generasi muda yang emang bisa jadi perawat agar bisa menggantikan orang-orang yang sudah tidak berkegiatan di dunia keperawatan lagi gitu, jadi semakin banyak perawat di masa depan akan semakin banyak pula yang bisa membantu masyarakat khususnya di bidang kesehatan.” Pungkas Maulida.

Dhimas Raditya

Menyukai hal yang berhubungan dengan tulis menulis.

Related Posts

Perampok Bersenjata Celurit Beraksi di Banyumas, Lansia 66 Tahun Disekap dan Uang Rp7 Juta Raib!
  • February 19, 2026

APAAJA.NET – Kabupaten Banyumas kembali digegerkan oleh aksi kriminal pada Minggu (15/2/2026) dini hari. Kali ini, korban adalah seorang warga Desa Karangsari, Kecamatan Kebasen, bernama Parsiti (66). Peristiwa perampokan di…

Read More

Continue reading
Pembawa Lambang Daerah Pimpin Kirab Pusaka Hari Jadi Banyumas ke-455, Saksikan Keagungan Budaya Lokal
  • February 14, 2026

APAAJA.NET – Pada Minggu, 15 Februari 2026, Kirab Pusaka Hari Jadi Banyumas ke-455 akan digelar dengan pembawa lambang daerah memimpin barisan. Prosesi ini menampilkan keindahan budaya, pusaka kebanggaan, serta simbol…

Read More

Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *