Mengenal Cara Kerja Emergency Stop Signal (ESS) pada Motor Honda

APAAJA.NET – Teknologi keselamatan pada sepeda motor terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya keamanan berkendara. Salah satu fitur canggih yang saat ini disematkan pada beberapa model motor Honda adalah Emergency Stop Signal (ESS).

Apa Itu Emergency Stop Signal (ESS)?

Emergency Stop Signal (ESS) adalah fitur keselamatan aktif yang secara otomatis mengaktifkan lampu sein berkedip cepat ketika pengendara melakukan pengereman mendadak (panic braking). Tujuannya adalah untuk memberi peringatan ke pengendara di belakang agar dapat bereaksi cepat, sehingga mengurangi risiko tabrakan beruntun.

Cara Kerja Emergency Stop Signal

ESS bekerja secara otomatis dengan syarat tertentu yang dideteksi oleh sistem pengereman motor, terutama saat pengereman mendadak terjadi dalam kecepatan tinggi. Berikut detail cara kerjanya:

Kondisi ESS Aktif:

  • Kecepatan motor di atas 50 km/jam

  • Terjadi deselerasi cepat, sekitar ≥ 6 m/s²

  • Tuas rem ditekan

Saat kondisi tersebut terpenuhi, lampu sein akan berkedip secara cepat (seperti lampu hazard) selama pengereman mendadak berlangsung.

Baca Juga: Rahasia Mesin Honda Stylo 160 Awet: Rutin Menguras Air Radiator, Ini Alasannya!

Kondisi ESS Non-Aktif:

  • Kecepatan motor di bawah 50 km/jam

  • Deselerasi ringan, sekitar < 2,5 m/s²

  • Tuas rem dilepas

ESS juga akan otomatis nonaktif ketika pengereman selesai, sehingga pengendara tidak perlu mematikannya secara manual.

Motor Honda yang Sudah Menggunakan ESS

Fitur ESS hanya terdapat pada motor Honda yang telah menggunakan sistem Anti-lock Braking System (ABS) karena terintegrasi dengan modulator ABS. Beberapa model Honda yang sudah mengaplikasikan ESS antara lain:

  • Honda Gold Wing

  • Africa Twin

  • X-ADV 750

  • CBR150R

  • ADV 160

Pentingnya Fitur ESS untuk #Cari_Aman

Fitur ini bukan pengganti kewaspadaan pengendara, melainkan alat bantu keselamatan. Pengendara tetap harus menerapkan gaya berkendara yang benar, tidak ugal-ugalan, serta menghargai pengguna jalan lain.

Selain itu, kondisi motor yang prima juga sangat berperan dalam menjaga keselamatan. Oleh karena itu, lakukan pemeriksaan rutin di bengkel AHASS terdekat agar semua komponen motor bekerja optimal dan potensi kerusakan bisa terdeteksi lebih awal.

Baca Juga: Honda Stylo 160 vs Honda Scoopy: Pilih Skutik Stylish atau Performa Bertenaga?

ESS adalah fitur modern yang membantu mengurangi risiko kecelakaan akibat pengereman mendadak. Pastikan motor kamu memiliki fitur ini jika sering berkendara di kecepatan tinggi. Namun, fitur ini tetap harus dibarengi dengan perilaku berkendara yang bertanggung jawab.***

Sumber: https://www.motorkux.id/

Dhimas Raditya

Menyukai hal yang berhubungan dengan tulis menulis.

Related Posts

Gilbert Giovanni Aldy Patulak Tunjukkan Daya Juang di D-Event 2026 Round 1, Pembalap Cilik Papua Ini Curi Perhatian
  • February 4, 2026

APAAJA.NET – Pembalap cilik asal Kabupaten Supiori, Papua, Gilbert Giovanni Aldy Patulak, kembali mencuri perhatian pada awal musim balap 2026. Meski baru berusia 8 tahun dan masih duduk di kelas…

Read More

Continue reading
Kupas Desain Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid: Tetap Familiar, Sentuhan Biru Jadi Pembeda
  • February 4, 2026

APAAJA.NET – Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid resmi diperkenalkan pada ajang GIIAS 2025, sekaligus mencatatkan diri sebagai mobil hybrid pertama Daihatsu untuk pasar Indonesia. Model ini mengusung teknologi e-Smart Hybrid, di…

Read More

Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *