
APAAJA.NET – Ngaji menjadi hal yang lazim di kalangan para santri, khususnya santri Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Semarang. Terlebih di bulan suci Ramadhan, mengaji kitab dan Alquran menjadi kegiatan rutin yang tidak terputus di setiap waktu. Namun, ada yang aneh pada Jum’at malam, 21/03/2025. Kali ini santri PPFF Semarang tidak membuka kitab untuk mengaji. Melainkan buka laptop, ngaji literasi.
Menariknya, ngaji literasi ini langsung dibimbing oleh Bapak Ali Arifin, Pemimpin Redaksi apaaja.net. Tak mau buang-buang kesempatan emas, 6 santri PPFF, Lintang Angguningtyas, Siti Nur Rofikoh, Rochana Asri Nofiarti, Ummatul Khoiriyah, Rihana, dan Arina Aina, langsung mempraktikan ilmu literasi dan cara menulis yang baik dan benar di hadapan Pimred apaaja.net tersebut.
Ngaji Literasi ini berlangsung sedari usai shalat tarwih hingga tengah malam, di meeting room atau ruang rapat PPFF Semarang dengan penuh ke-asyik an. Semua peserta begitu antusias mengikuti langkah stategi yang diberikan. Ali Arifin mencurahkan ilmu menulis nya kepada santri PPFF Semarang dengan cara menghampiri dan memberi arahan satu per-satu, sehingga ia dapat melakukan problem-solving dengan cepat dan tepat sasaran.
Alhasil, lima santri yang mengikuti ngaji literasi bersama Pimred apaaja.net mampu memenuhi standar kepenulisan yang layak untuk dijadikan sebuah bacaan yang berbobot di media online. “Nggak ada ruginya kalian belajar nulis, santri yang bisa ngaji dan bisa nulis akan mendapat manfaat tersendiri” ujar Ali Arifin dalam penutupan ngaji literasi di PPFF Semarang. (Rochana Asri Santri PPFF Semarang)***