
APAAJA.NET – KEBUMEN – Di saat masyarakat dan umat muslim di daerah lain siap-siap merayakan Lebaran 2025, sebagian masyarakat Kebumen malah kebanjiran.
Ya, bencana banjir Kebumen merendam 22 desa di 7 kecamatan. Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kabupaten Kebumen sejak Jumat (28/3) pukul 17.00 WIB memicu bencana banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang di berbagai wilayah. Akibatnya, puluhan desa terendam, akses jalan terputus, serta ratusan warga terpaksa mengungsi.
Data terbaru dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kebumen mencatat banjir menggenangi 31 titik di tujuh kecamatan, dengan beberapa lokasi terdampak paling parah:
1. Kecamatan Kebumen: Ruas jalan utama seperti Jalan Moro Sutta, Jalan Kusuma, Jalan A. Yani, dan Jalan Mayjen Suprapto lumpuh akibat genangan air setinggi 30 cm. Di Desa Sumberadi, kompleks Pondok Al-Khafi terendam banjir dengan ketinggian mencapai 100 cm.
2. Kecamatan Sruweng: Desa Karangjambu, Tanggeran, dan Kejawang terdampak banjir dengan ketinggian 20–30 cm.
3. Kecamatan Karanganyar, Alian, Padureso, Rowokele, dan Adimulyo: Banjir mencapai ketinggian 50 cm, menghambat aktivitas warga.
Tanah Longsor Putus Akses Jalan di 5 Kecamatan
Hujan deras juga menyebabkan longsor di tujuh titik yang tersebar di lima kecamatan:
1. Kecamatan Sempor: Longsor menutup jalan penghubung Klopogodo – Poh Kumbang di Desa Kedungjati.
2. Kecamatan Karanganyar: Longsor di Desa Grengeng dan Desa Giripurno mengancam permukiman warga.
3. Kecamatan Pejagoan, Poncowarno, dan Karanggayam: Material longsor menghambat akses jalan desa dan mengisolasi beberapa rumah warga.
Angin Kencang Robohkan Pohon, Infrastruktur Terdampak
Selain banjir dan longsor, angin kencang juga melanda lima kecamatan, menyebabkan pohon tumbang yang menimpa rumah warga serta jaringan listrik:
1. Kecamatan Kuwarasan: Pohon tumbang merusak rumah warga di Desa Banjareja.
2. Kecamatan Kebumen: Pohon tumbang di depan Kodim lama/Depan Mexoli telah dievakuasi.
3. Kecamatan Adimulyo, Buayan, dan Rowokele: Pohon tumbang merusak jaringan listrik dan jalan utama, mengakibatkan pemadaman listrik di beberapa titik.
Ratusan Warga Mengungsi, BPBD Siaga Penuh
Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun kerusakan infrastruktur masih dalam pendataan. BPBD Kebumen bergerak cepat mengevakuasi warga terdampak, dengan 72 kepala keluarga (204 jiwa) mengungsi ke Gedung Serbaguna Desa Arjosari, Kecamatan Adimulyo.
BPBD bersama TNI, Polri, dan relawan terus melakukan pemantauan, pendataan, dan upaya penanganan bencana. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem masih berlanjut dalam beberapa hari ke depan.**