Bupati Banyumas Tegaskan Pemantauan Akan Dilakukan Secara Berkelanjutan
Sadewo menegaskan bahwa pemantauan ini akan terus dilakukan sepanjang bulan Ramadan di seluruh pasar yang ada di Banyumas. Hal ini dilakukan untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil menjelang Lebaran. “Nanti ada tim yang akan turun secara rutin untuk memantau harga-harga sampai Lebaran,” ujar Sadewo.
Baca Juga: Daftar Harga Honda Jazz Bekas Maret 2025: Panduan Lengkap Sebelum Membeli
Minyak Goreng dan Cabai Rawit: Harga Mulai Stabil
Salah satu perhatian utama dalam sidak tersebut adalah isu takaran MinyaKita yang belakangan menjadi pembicaraan publik. Bupati Banyumas memastikan bahwa takaran minyak goreng yang beredar di Banyumas aman, dengan 1 liter minyak goreng sesuai dengan takaran yang ditentukan meski ada sedikit toleransi.
Sadewo juga menyampaikan temuan adanya pedagang yang menjual minyak dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 17.000. Namun, hal ini disebabkan oleh pedagang yang membeli minyak dari distributor selain distributor resmi. Pihaknya mengimbau pedagang untuk membeli minyak goreng dari distributor 2 untuk menjaga kestabilan harga.
Baca Juga: Daftar Honda Jazz Bekas di Bulan Maret 2025
Untuk mengatasi lonjakan harga cabai rawit yang sempat menyentuh Rp 105.000, kini harga cabai sudah kembali stabil di kisaran Rp 80.000. “Memang kalau cabai sehari tidak panen, terutama saat musim hujan, harganya bisa bergejolak. Alhamdulillah hari ini sudah normal kembali,” kata Sadewo.
Baca Juga: Apakah iPhone 13 Masih Layak Dibeli setelah iPhone 16 Rilis?
Dengan langkah pemantauan yang terus berlangsung, Bupati Banyumas berharap bahwa Harga Sembako di Banyumas tetap terjaga selama bulan Ramadan, sehingga tidak ada kelangkaan atau lonjakan harga yang merugikan masyarakat.