
APAAJA.NET – KEBUMEN – Ini dia 10 masjid di Kabupaten Kebumen siap memberikan pelayanan terbaik bagi para musafir atau pemudik yang hendak pulang kampung.
Hal ini sejalan dengan Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama.
Mengacu surat edaran tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen H Sukarno mengimbau kepada pengelola masjid dan musala di jalur mudik untuk memberikan layanan optimal kepada para pemudik.
Beberapa layanan yang diharapkan dapat diberikan meliputi:
1. Membuka masjid selama 24 jam;
2. Menyediakan penanda keberadaan masjid/musala;
3. Menyediakan toilet bersih dan air wudlu;
4. Memberi kesempatan pemudik untuk beristirahat; dan
5. Menyediakan air minum atau makanan ringan untuk takjil.
Selain itu, pengelola masjid dan pemudik diimbau untuk tetap menjaga kebersihan, kenyamanan, ketertiban, dan keamanan masjid/mushola selama arus mudik berlangsung.
Berikut daftar 10 masjid di jalur mudik Kabupaten Kebumen yang siap menyambut para pemudik:
1. Masjid Ainuniyah, Desa Bumiagung, Kecamatan Rowokele
2. Masjid Al Fath, Desa Sukomulyo, Kecamatan Rowokele
3. Masjid Baiturrahim Kemit, Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar
4. Masjid Raudhatul Jannah, Kecamatan Karanganyar
5. Masjid Raudhatul Muttaqin, Kecamatan Sruweng
6. Masjid Baiturrahman, Kecamatan Sruweng
7. Masjid Masjid Muhamadiyah Islamic Center, Desa Jabres (simpang 5), Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen
8. Masjid Ya Hasanah, Kelurahan Selang, Kecamatan Kebumen
9. Masjid Al Umar, Desa Tersobo, Kecamatan Prembun
10. Masjid Baiturrohim, Loji, Kecamatan Prembun
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H Salim Wazdy, menegaskan bahwa kesiapan sembilan masjid ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para pemudik agar mereka dapat menjalankan ibadah dan beristirahat dengan nyaman selama perjalanan.
“Kami berharap para pengelola masjid dan musala dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik. Dengan adanya fasilitas yang memadai, diharapkan perjalanan mudik menjadi lebih nyaman dan penuh berkah,” ujar H. Salim Wazdy saat memimpin Rapat Koordinasi tindak lanjut Surat Edaran tersebut pada Senin, 24 Maret 2025.
Rapat koordinasi yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) serta Penyuluh dari Kecamatan Rowokele, Karanganyar, Sruweng, Kebumen, dan Prembun.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H Sukarno, juga memberikan arahan terkait pentingnya kesiapan tempat ibadah di jalur mudik.
“Kami berharap semua pihak dapat berperan aktif dalam menciptakan suasana yang kondusif dan nyaman bagi pemudik. Masjid bukan hanya tempat ibadah mahdhoh, tetapi juga diharapkan menjadi tempat ibadah ibadah ghairu mahdhah, yang mencakup aktivitas social sehari-hari yang bernilai ibadah jika dilakukan dengan niat yang benar, seperti bekerja, menolong sesama, atau menjaga lingkungan.tempat istirahat yang aman bagi mereka yang menempuh perjalanan jauh,” ujar H Sukarno.
Dengan adanya dukungan dari Kementerian Agama Kabupaten Kebumen serta pengelola masjid, diharapkan perjalanan mudik tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat.(fz).***