6 Bahan Dapur Pengganti Pupuk Kimia agar Tanaman Cabai Subur dan Berbuah Lebat

APAAJA.NET – Tanaman cabai menjadi salah satu tanaman yang paling sering dibudidayakan di rumah karena mudah ditanam dan sangat dibutuhkan dalam kebutuhan dapur harian. Namun, untuk menghasilkan tanaman cabai yang subur dan berbuah lebat, Anda tak selalu harus menggunakan pupuk kimia.

Dilansir dari Portal Pekalongan, bahan-bahan alami yang tersedia di dapur pun bisa menjadi alternatif yang ramah lingkungan sekaligus hemat biaya. Berikut 6 bahan dapur yang bisa digunakan sebagai pupuk alami untuk menyuburkan tanaman cabai:

1. Air Cucian Beras

Air cucian beras mengandung vitamin B, karbohidrat, dan mineral yang baik untuk pertumbuhan akar tanaman. Siramkan ke tanaman cabai sebanyak 2–3 kali dalam seminggu sebagai pengganti air biasa.

2. Kulit Pisang

Kulit pisang merupakan sumber kalium dan fosfor, dua unsur penting yang mendukung pembentukan bunga dan buah. Cacah kulit pisang menjadi bagian kecil, lalu tanam di sekitar akar tanaman cabai.

3. Ampas Kopi

Ampas kopi kaya akan nitrogen dan mampu memperbaiki struktur tanah. Anda bisa menaburkannya tipis di atas media tanam atau mencampurnya ke dalam kompos organik.

4. Air Rebusan Sayuran

Jangan buang air bekas rebusan sayur seperti bayam atau wortel. Air tersebut mengandung zat hara yang bermanfaat. Setelah dingin, siramkan langsung ke tanaman cabai sebagai nutrisi tambahan.

5. Cangkang Telur

Cangkang telur mengandung kalsium yang berfungsi memperkuat batang dan mencegah pembusukan buah. Hancurkan hingga halus, lalu taburkan di sekitar akar tanaman.

6. Air Rendaman Bawang Merah

Air rendaman bawang merah mengandung zat perangsang tumbuh alami. Rendam beberapa siung bawang merah semalaman, lalu gunakan airnya untuk menyiram media tanam atau menyemprot daun tanaman cabai.

Baca Juga: Kontroversi Sidang Senat Terbuka dalam Wisuda SMK Purwokerto: Antara Tradisi Akademik dan Simbolisme Pendidikan

Manfaat Merawat Cabai dengan Bahan Alami

Menggunakan bahan dapur sebagai pupuk alami memiliki banyak keuntungan. Selain menjaga kesuburan tanah dan menghindari residu kimia berbahaya, metode ini juga lebih hemat biaya dan mudah diterapkan di rumah. Dengan perawatan rutin, tanaman cabai bisa tumbuh lebih sehat dan hasil panen pun lebih melimpah.

Yuk, mulai rawat tanaman cabai dengan cara yang lebih alami dan ramah lingkungan!***

Related Posts

Subsidi Petani AS Rp 202,6 Triliun Resmi Dikucurkan, Langkah Darurat Selamatkan Sektor Pertanian
  • February 22, 2026

APAAJA.NET – Pemerintah Amerika Serikat mengambil langkah besar untuk menahan tekanan ekonomi di sektor pertanian. Subsidi Petani AS Rp 202,6 Triliun atau setara USD 12 miliar akan mulai dikucurkan pekan…

Read More

Continue reading
Life Cycle Costing: Jangan Terkecoh Harga Murah, Ini Cara Hitung Biaya Seumur Hidup
  • February 15, 2026

APAAJA.NET – Life Cycle Costing semakin relevan di tengah banyaknya keputusan pembangunan dan investasi yang masih bertumpu pada satu pertimbangan sederhana: harga beli paling murah. Padahal, biaya awal sering kali…

Read More

Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *