Bahlil: Harga Avtur di RI Lebih Kompetitif dari Negara Lain, Meski Naik Tajam

APAAJA.NETBahlil harga avtur di RI lebih kompetitif menjadi sorotan setelah Menteri ESDM menegaskan bahwa harga bahan bakar pesawat di Indonesia masih lebih murah dibanding sejumlah negara tetangga, meski mengalami lonjakan signifikan pada April 2026.

Menurut Bahlil, kenaikan harga avtur yang dilakukan Pertamina tetap berada dalam level yang kompetitif jika dibandingkan dengan negara lain, terutama di kawasan Asia Tenggara. Pernyataan ini muncul di tengah kekhawatiran maskapai atas melonjaknya biaya operasional penerbangan akibat kenaikan harga avtur domestik yang rata-rata mencapai sekitar 70 persen.

Selain itu, pemerintah menilai mekanisme harga avtur memang mengikuti pasar global. Karena layanan pengisian avtur di Indonesia juga digunakan maskapai internasional, harga yang berlaku harus menyesuaikan kondisi pasar energi dunia.

Bahlil Harga Avtur di RI Lebih Kompetitif Meski Naik Lebih dari 70 Persen

Kenaikan harga avtur pada April 2026 menjadi salah satu isu terbesar di sektor penerbangan nasional.

Harga Avtur Soekarno-Hatta Tembus Rp23 Ribu per Liter

Di Bandara Soekarno-Hatta, harga avtur domestik naik dari sekitar Rp13.656 per liter pada Maret 2026 menjadi Rp23.551 per liter pada April 2026. Kenaikan ini setara sekitar 72,45 persen dalam satu bulan.

Lonjakan serupa juga terjadi di berbagai bandara lain seperti Juanda, Ngurah Rai, hingga Kualanamu. Hal ini menunjukkan penyesuaian harga dilakukan secara merata di banyak titik distribusi.

Masih Lebih Murah dari Negara Tetangga

Meski naik tajam, pemerintah menyebut harga avtur Indonesia masih lebih kompetitif dibanding negara tetangga. Sebagai gambaran, harga avtur di beberapa negara ASEAN berada di atas level Indonesia, sehingga posisi harga domestik dinilai masih cukup kompetitif.

Penyebab Harga Avtur Naik: Gejolak Timur Tengah dan Mekanisme Pasar

Ada beberapa faktor utama yang membuat harga avtur melonjak.

Dampak Konflik Timur Tengah

Gejolak geopolitik di Timur Tengah ikut mendorong kenaikan harga minyak dunia. Karena avtur sangat bergantung pada harga crude global, setiap konflik besar langsung memengaruhi harga bahan bakar penerbangan.

Harga Mengikuti Pasar Global

Pemerintah menegaskan harga avtur tidak diatur langsung oleh negara. Penetapannya mengikuti formula pasar dan harga internasional. Karena itu, ketika harga minyak dunia naik, avtur juga ikut terkerek.

Selain itu, karena Indonesia juga melayani pengisian pesawat internasional, skema harga harus tetap kompetitif secara regional.

Pemerintah Bahas Formula Selisih Harga BBM Nonsubsidi

Selain isu avtur, pemerintah juga sedang membahas formula harga BBM nonsubsidi yang belum ikut naik meski harga keekonomian melonjak.

Cari Skema yang Bijak untuk Pertamina dan Swasta

Bahlil menyebut pemerintah masih melakukan pembahasan intensif dengan Pertamina dan badan usaha swasta terkait formula pembayaran selisih harga BBM nonsubsidi.

Tujuannya adalah mencari skema yang adil tanpa terlalu membebani masyarakat maupun badan usaha.

Bisa Berdampak ke Kompensasi atau Instrumen Lain

Meski belum ada keputusan final, opsi yang dibahas disebut bisa berupa kenaikan kompensasi atau instrumen kebijakan lain. Langkah ini penting agar harga BBM nonsubsidi tetap realistis di tengah tekanan harga minyak dunia.

Dampak Kenaikan Harga Avtur ke Maskapai dan Tiket Pesawat

Kenaikan avtur hampir pasti memberi efek langsung pada industri penerbangan.

Maskapai Minta Fuel Surcharge Disesuaikan

Asosiasi maskapai nasional mendorong pemerintah segera menyesuaikan fuel surcharge dan Tarif Batas Atas (TBA). Alasannya, lonjakan harga avtur sangat memukul biaya operasional maskapai.

Potensi Harga Tiket Naik

Jika tidak ada penyesuaian tarif, maskapai berisiko menanggung tekanan margin yang besar. Dalam jangka menengah, kondisi ini berpotensi mendorong kenaikan harga tiket pesawat domestik.

Kondisi tersebut bisa memengaruhi minat masyarakat untuk bepergian menggunakan transportasi udara, terutama pada rute domestik dengan permintaan tinggi.

Dampak Jangka Panjang bagi Industri Penerbangan

Selain kenaikan tiket, efek jangka panjang juga perlu menjadi perhatian.

Biaya Operasional Maskapai Meningkat

Avtur merupakan salah satu komponen biaya terbesar dalam industri penerbangan. Saat harga naik drastis, maskapai harus melakukan efisiensi di berbagai lini agar tetap menjaga profitabilitas.

Sebagian maskapai kemungkinan akan menyesuaikan frekuensi penerbangan, rute, hingga strategi promosi.

Daya Saing Penerbangan Nasional Diuji

Meski harga avtur Indonesia disebut masih kompetitif, tekanan biaya tetap menjadi tantangan bagi maskapai nasional untuk bersaing dengan operator regional.

Karena itu, kebijakan energi dan transportasi perlu berjalan selaras agar sektor penerbangan tetap sehat.

Baca Juga: B50 Mulai 1 Juli 2026, Bahlil Pastikan Uji Coba Hampir Rampung

Pernyataan Bahlil harga avtur di RI lebih kompetitif menunjukkan pemerintah ingin menegaskan bahwa kenaikan harga avtur masih dalam batas wajar jika dibandingkan negara lain di kawasan.

Meski harga domestik melonjak lebih dari 70 persen, level Indonesia masih relatif kompetitif. Namun, tantangan berikutnya adalah menjaga keseimbangan antara keberlanjutan bisnis maskapai, harga tiket yang terjangkau, dan stabilitas energi nasional di tengah tekanan geopolitik global.

Dengan kondisi ini, perkembangan harga avtur dalam beberapa bulan ke depan akan sangat menentukan arah industri penerbangan nasional serta kebijakan harga BBM nonsubsidi secara lebih luas.

Related Posts

Harga Emas Naik Berpotensi Tembus Rp 3 Juta per Gram Pekan Depan
  • April 5, 2026

APAAJA.NET – Harga emas naik lagi dan kembali menjadi perhatian investor setelah peluang menuju level psikologis Rp 3 juta per gram semakin terbuka. Kondisi geopolitik global yang memanas, pelemahan rupiah,…

Read More

Continue reading
Harga Plastik Naik Drastis, Apindo Desak Stabilitas Pasokan agar Industri Tak Kolaps
  • April 5, 2026

APAAJA.NET – Harga plastik naik tajam di pasar domestik seiring memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada rantai pasok energi dan bahan baku petrokimia. Gangguan distribusi nafta serta…

Read More

Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *