
APAAJA.NET – Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis yang dapat menyebabkan berbagai penyakit serius seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki hipertensi karena sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas. Oleh karena itu, pemeriksaan tekanan darah secara rutin sangat penting untuk mencegah komplikasi.
Baca Juga: RSI Sultan Agung Semarang dan Biofarma Gelar Pengajian
Penyebab dan Faktor Risiko Hipertensi
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko hipertensi antara lain:
- Genetika: Riwayat keluarga dengan tekanan darah tinggi.
- Obesitas: Berat badan berlebih dapat meningkatkan tekanan darah.
- Pola makan buruk: Konsumsi makanan tinggi garam, lemak jenuh, dan rendah serat.
- Kurang aktivitas fisik: Gaya hidup sedentari dapat menyebabkan hipertensi.
- Merokok dan alkohol: Kebiasaan ini bisa merusak pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah.
- Stres: Tekanan emosional yang tinggi dapat mempengaruhi tekanan darah.
Tips Efektif Mengontrol Hipertensi
1. Menerapkan Pola Makan Sehat
Mengonsumsi makanan sehat adalah langkah utama dalam mengontrol tekanan darah. Pilih makanan yang kaya akan:
- Buah-buahan dan sayuran
- Biji-bijian utuh
- Protein rendah lemak seperti ikan dan ayam tanpa kulit
- Produk susu rendah lemak
Batasi konsumsi:
- Garam (natrium)
- Lemak jenuh dan kolesterol
- Makanan olahan dan cepat saji
2. Rutin Berolahraga
Olahraga dapat membantu menjaga berat badan ideal dan memperbaiki sirkulasi darah. Lakukan aktivitas fisik setidaknya 30 menit per hari seperti:
- Jalan kaki
- Bersepeda
- Berenang
- Senam atau yoga
3. Menjaga Berat Badan Ideal
Kelebihan berat badan meningkatkan risiko hipertensi. Jika memiliki berat badan berlebih, menurunkan 5-10% dari berat badan dapat membantu menurunkan tekanan darah secara signifikan.
4. Menghindari Merokok dan Alkohol
Nikotin dalam rokok dapat mempersempit pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah. Alkohol juga berkontribusi pada lonjakan tekanan darah. Berhenti merokok dan membatasi konsumsi alkohol sangat disarankan.
5. Mengelola Stres
Stres yang tidak terkendali dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah. Coba teknik relaksasi seperti:
- Meditasi
- Pernapasan dalam
- Hobi yang menyenangkan
- Tidur yang cukup
6. Rutin Memeriksakan Tekanan Darah
Pemeriksaan tekanan darah secara berkala sangat penting, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko hipertensi. Pengukuran dapat dilakukan di rumah dengan alat tensimeter digital atau di fasilitas kesehatan.
7. Mengonsumsi Obat Sesuai Resep Dokter
Jika tekanan darah sulit dikontrol dengan pola hidup sehat, dokter mungkin akan meresepkan obat antihipertensi. Konsumsi obat sesuai anjuran dan jangan menghentikannya tanpa konsultasi dokter.***