APAAJA.NET – Buta akibat Stroke Mata, Kebiasaan bermain gim semalaman ternyata bukan hanya berdampak pada kelelahan tubuh. Seorang pria di China dilaporkan hampir kehilangan penglihatan setelah mengalami kondisi darurat medis yang dikenal sebagai stroke mata. Kasus ini menjadi peringatan serius bahwa gaya hidup tidak sehat dapat berdampak fatal, bahkan pada usia produktif.
Kronologi Pria Hampir Buta Usai Main Gim Semalaman
Pria berusia 35 tahun bernama Xiao Yan, warga Hangzhou, China, mengalami penglihatan kabur mendadak di mata kanan setelah bermain gim hingga dini hari tanpa henti. Awalnya, ia mengira kondisi tersebut hanya akibat mata lelah karena terlalu lama menatap layar.
Tanpa memeriksakan diri ke dokter, Xiao Yan memilih beristirahat. Namun keesokan harinya, penglihatannya justru semakin memburuk. Saat akhirnya mendapat penanganan di Rumah Sakit Rakyat Pertama Hangzhou, dokter mendiagnosisnya mengalami central retinal artery occlusion (CRAO) atau penyumbatan arteri retina pusat.
Apa Itu Stroke Mata?
Stroke mata dikenal dalam dunia medis sebagai retinal artery occlusion, yaitu kondisi ketika pembuluh darah yang menyuplai retina mengalami penyumbatan.
Retina sendiri merupakan bagian mata yang berfungsi menangkap cahaya dan mengirimkan sinyal visual ke otak. Ketika aliran darah dan oksigen ke retina terhenti, jaringan retina bisa mengalami kerusakan permanen dalam waktu singkat, mirip dengan mekanisme stroke pada otak.
Baca Juga: Jarang tapi Nyata, Ini Dampak Kekurangan Vitamin C pada Anak yang Perlu Diwaspadai
Jenis-Jenis Stroke Mata
Stroke mata terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu:
1. Central Retinal Artery Occlusion (CRAO)
Penyumbatan terjadi di arteri utama retina. Kondisi ini menyebabkan kehilangan penglihatan luas secara mendadak dan termasuk keadaan darurat medis.
2. Branch Retinal Artery Occlusion (BRAO)
Penyumbatan terjadi di cabang arteri yang lebih kecil, sehingga gangguan penglihatan hanya terjadi pada sebagian area mata.
Gejala Stroke Mata yang Sering Diabaikan
Salah satu alasan stroke mata berbahaya adalah karena tidak menimbulkan rasa nyeri. Gejala yang dapat muncul antara lain:
- Penglihatan buram mendadak
- Muncul bayangan gelap seperti tirai
- Blind spot pada area tertentu
- Kilatan cahaya
Karena tidak terasa sakit, banyak penderita menganggapnya sebagai kelelahan mata biasa, seperti yang dialami Xiao Yan.
Stroke Mata Kini Mengintai Usia Produktif
Kasus ini menunjukkan bahwa stroke mata tidak lagi identik dengan usia lanjut. Dokter menyebut, sejumlah faktor gaya hidup modern membuat kelompok usia produktif semakin rentan, seperti:
- Kebiasaan begadang
- Kurang aktivitas fisik
- Dehidrasi
- Pola hidup sedentari
- Penyakit metabolik
Risiko juga meningkat pada individu dengan hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, penyakit jantung, aterosklerosis, serta kebiasaan merokok. Bahkan, cuaca dingin dapat memicu penyempitan pembuluh darah dan meningkatkan risiko pembekuan darah.
Kasus pria yang hampir buta setelah main gim semalaman ini menjadi pengingat penting bahwa menjaga pola hidup sehat sangat krusial, termasuk membatasi waktu layar dan menghindari begadang berlebihan. Penglihatan kabur mendadak bukan keluhan sepele dan sebaiknya segera diperiksakan, karena bisa menjadi tanda kondisi serius seperti stroke mata yang berisiko menyebabkan kebutaan permanen.


