APAAJA.NET – Sahur 3 Butir Kurma sering menjadi pilihan saat bangun terlambat dan waktu imsak sudah mepet. Kurma memang praktis, manis, dan dipercaya mampu memberi energi cepat sebelum menjalani puasa sekitar 13–14 jam. Namun, dari sisi medis dan perhitungan gizi, apakah strategi ini benar-benar cukup menopang kebutuhan tubuh?
Selama puasa, tubuh tetap bekerja menjalankan metabolisme, fungsi otak, hingga aktivitas harian. Karena itu, asupan saat sahur berperan penting sebagai sumber cadangan energi.
Berapa Kalori dari 3 Butir Kurma?
Berdasarkan data USDA FoodData Central, 100 gram kurma mengandung sekitar 280 kalori. Rata-rata satu butir kurma berbobot 7–8 gram dan menyumbang sekitar 20–23 kalori.
Artinya, Sahur 3 Butir Kurma hanya menghasilkan sekitar 60–70 kalori.
Selain itu, tiga kurma mengandung sekitar 15–18 gram karbohidrat, terutama dalam bentuk glukosa dan fruktosa. Kandungan gula alami ini memang cepat diserap tubuh sehingga mampu memberi dorongan energi instan.
Namun demikian, jika dibandingkan dengan kebutuhan energi harian orang dewasa yang rata-rata 1.800–2.200 kalori, jumlah tersebut tergolong sangat kecil. Idealnya, sahur menyumbang sekitar 400–700 kalori atau 25–35 persen kebutuhan harian.
Mengapa Energi dari Kurma Cepat Habis?
Kurma termasuk sumber karbohidrat sederhana. Gula alami seperti glukosa dan fruktosa mudah diserap di usus dan langsung meningkatkan kadar gula darah.
Karbohidrat Sederhana vs Kompleks
Karbohidrat sederhana:
- Cepat diserap
- Memberi energi instan
- Rasa kenyang tidak bertahan lama
Sebaliknya, karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, ubi, dan roti gandum utuh membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Akibatnya, pelepasan energi berlangsung bertahap dan kadar gula darah lebih stabil.
Karena itu, jika Sahur 3 Butir Kurma dilakukan tanpa tambahan protein atau lemak sehat, energi cenderung cepat turun beberapa jam kemudian.
Kapan Sahur 3 Butir Kurma Masih Bisa Diterapkan?
Dalam kondisi sangat terburu-buru, sahur minimal tentu lebih baik daripada tidak sahur sama sekali. Kurma bisa menjadi opsi darurat karena mengandung gula alami, serat, serta mineral seperti kalium.
Namun, agar energi lebih stabil, sebaiknya tambahkan:
- Telur rebus
- Segelas susu
- Yogurt
- Kacang-kacangan
Protein membantu memperlambat pengosongan lambung sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama. Selain itu, jangan lupa minum 1–2 gelas air untuk menjaga hidrasi selama puasa.
Baca Juga : Sahur Cuma Makan 3 Butir Kurma, Cukupkah untuk Puasa 14 Jam?
Sahur 3 Butir Kurma secara kalori sebenarnya belum cukup untuk menopang puasa 14 jam secara optimal. Meski mampu memberi energi cepat, jumlah kalorinya hanya sebagian kecil dari kebutuhan tubuh.
Oleh sebab itu, jika waktu memungkinkan, kombinasikan kurma dengan sumber protein dan karbohidrat kompleks agar energi lebih stabil sepanjang hari. Jika benar-benar mepet, tetap konsumsi kurma dan cairan daripada melewatkan sahur sepenuhnya.
Jadi, sahur hanya dengan tiga kurma bisa menjadi solusi darurat, tetapi bukan pilihan ideal untuk puasa panjang.



