APAAJA.NET – Pilihan nasi untuk sahur tepat sangat penting agar tubuh tetap kuat selama berpuasa. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, lebih baik sahur nasi putih atau nasi merah? Banyak orang mulai mempertimbangkan makanan tinggi serat saat sahur nasi merah karena dianggap lebih sehat dan membuat kenyang lebih lama. Menurut ahli gizi, pilihan karbohidrat saat sahur memang berpengaruh besar terhadap daya tahan tubuh sepanjang hari.
Sahur Nasi Merah Disebut Lebih Tahan Lama, Kenapa?
Ahli gizi Dr. Jovita Amelia menjelaskan bahwa makanan tinggi serat menjadi kunci agar tubuh tetap berenergi saat puasa. Dalam hal ini, makanan tinggi serat saat sahur lebih direkomendasikan karena kandungan seratnya lebih tinggi dibanding nasi putih.
Serat membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama. Inilah alasan mengapa banyak ahli menyarankan nasi merah sebagai pilihan karbohidrat kompleks saat sahur.
Selain itu, nasi merah juga mengandung:
- Protein lebih tinggi
- Zat besi
- Zinc
- Selenium
- Vitamin B kompleks
Kombinasi nutrisi tersebut membantu menjaga stamina dan mencegah tubuh mudah lemas.
Apakah Nasi Putih Tidak Boleh untuk Sahur?
Meski menu sahur sehat nasi merah lebih disarankan, bukan berarti nasi putih tidak boleh dikonsumsi. Nasi putih tetap menjadi sumber energi yang baik, terutama jika dikombinasikan dengan lauk tinggi protein dan sayuran.
Yang perlu diperhatikan adalah indeks glikemik nasi putih yang lebih tinggi, sehingga energi bisa lebih cepat naik dan turun. Akibatnya, rasa lapar bisa muncul lebih cepat dibandingkan saat mengonsumsi nasi merah.
Komposisi Gizi Ideal Saat Sahur
Agar puasa tetap lancar, komposisi gizi saat sahur perlu diperhatikan. Ahli menyarankan pembagian sebagai berikut:
- Karbohidrat: 50–60 persen
- Protein: 15–20 persen
- Lemak sehat: 20–25 persen
Lengkapi dengan Serat dan Cairan
Selain memilih antara nasi putih atau nasi merah, menu sahur juga harus dilengkapi:
- Sayuran dalam porsi cukup
- Buah-buahan
- Protein dari lauk pauk
- Asupan cairan yang cukup
Zat besi juga penting untuk membantu distribusi oksigen dalam tubuh sehingga tidak mudah mengantuk atau lemas selama puasa.
Jadi, Lebih Baik Sahur Nasi Putih atau Nasi Merah?
Jika mengacu pada rekomendasi ahli gizi, pilihan nasi merah untuk sahur menjadi pilihan yang lebih unggul karena kandungan seratnya mampu menjaga energi lebih stabil sepanjang hari. Namun, nasi putih tetap bisa dikonsumsi selama dipadukan dengan sumber protein, serat, dan cairan yang cukup.
Baca Juga : Lebih Baik Sahur Pakai Nasi Putih atau Nasi Merah? Begini Kata Ahli Gizi
Intinya, sahur bukan hanya soal kenyang, tetapi soal keseimbangan nutrisi agar tubuh tetap bugar hingga waktu berbuka tiba.


