
APAAJA.NET – Terapi ozon adalah metode pengobatan alternatif yang menggunakan ozon medis (O₃) untuk membantu meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh. Ozon dikenal memiliki sifat oksidatif yang dapat merangsang proses penyembuhan alami, memperbaiki metabolisme sel, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Menurut DR. dr. Henti Widowati, M. Biomed (AAM) dari Bianca Clinic, terapi ozon bekerja dengan cara mengirimkan gas ozon dan oksigen ke dalam tubuh melalui berbagai metode yang aman dan terkontrol.
Baca Juga: Kesiapan Masjid di Kebumen untuk Mudik Lebaran 2025
Cara Kerja Terapi Ozon di Dalam Tubuh
Proses terapi ozon dilakukan dengan memasukkan campuran ozon dan oksigen menggunakan beberapa metode, di antaranya:
- Injeksi: Ozon dimasukkan langsung ke dalam jaringan atau darah melalui suntikan.
- Infus: Pemberian ozon melalui larutan infus ke dalam pembuluh darah.
- Aplikasi Topikal: Ozon diaplikasikan langsung di permukaan kulit untuk mengatasi masalah kulit atau luka.
Ketika ozon masuk ke dalam tubuh, gas ini akan terurai menjadi oksigen yang berdampak positif bagi kesehatan, seperti:
- Meningkatkan Sirkulasi Darah: Membantu melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh.
- Memperbaiki Metabolisme Sel: Meningkatkan proses metabolisme dan regenerasi sel.
- Menguatkan Sistem Imun: Membantu tubuh melawan infeksi, virus, dan radikal bebas.
Manfaat Terapi Ozon untuk Kesehatan
Dalam Seminar Kesehatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni SMAN 2 Class 90 Jakarta di Blok M, Jakarta Selatan, DR. Henti menjelaskan bahwa terapi ozon memiliki berbagai manfaat dalam pencegahan dan pengobatan beberapa penyakit kronis.
Berikut beberapa manfaat utama terapi ozon berdasarkan kategori penyakit:
1. Penyakit Kardiovaskular
- Mengurangi risiko penggumpalan darah
- Meningkatkan fungsi pembuluh darah
- Membantu menurunkan tekanan darah
2. Gangguan Metabolik
- Meningkatkan metabolisme tubuh
- Mengurangi peradangan akibat gangguan metabolik
3. Penyakit Autoimun dan Infeksi
- Memperkuat sistem kekebalan tubuh
- Mempercepat penyembuhan infeksi
Keamanan dan Efektivitas Terapi Ozon
Meskipun terapi ozon menawarkan banyak manfaat, penting untuk dilakukan di bawah pengawasan tenaga medis profesional. Prosedur ini harus dilakukan sesuai protokol kesehatan agar aman dan efektif.
Beberapa faktor yang mempengaruhi efektivitas terapi ozon meliputi:
- Kondisi kesehatan pasien
- Frekuensi dan metode terapi
- Reaksi tubuh terhadap ozon.***