Cara Menenangkan Hati Gelisah Menurut Syekh Ali Jaber

APAAJA.NET – Hidup seringkali membawa kita pada situasi yang membuat hati gelisah dan jiwa terasa tidak tenang. Tidak jarang kita merasa bingung mencari cara untuk mengatasi kegelisahan yang datang tanpa diundang. Syekh Ali Jaber, seorang ulama besar yang dikenal dengan kedalaman ilmu dan kebijaksanaannya, memberikan petunjuk tentang cara efektif menenangkan hati dan jiwa yang gelisah.

Menurut Syekh Ali Jaber, ada satu amalan yang dapat membawa ketenangan hati, meskipun terdengar sederhana. Amalan ini tidak hanya membantu menenangkan pikiran, tetapi juga memberikan kedamaian dalam menjalani kehidupan yang penuh dengan berbagai tantangan. Penasaran dengan amalan tersebut? Mari kita bahas lebih lanjut.

1. Menjaga Pendengaran

Salah satu cara yang dapat membantu menenangkan hati dan jiwa adalah dengan menjaga pendengaran. Syekh Ali Jaber menekankan pentingnya untuk tidak terlalu memperhatikan ucapan orang lain, terutama kabar-kabar buruk yang dapat membuat hati gelisah.

Kita sering kali terjebak dalam perasaan tidak tenang karena mendengar gosip atau fitnah yang beredar. Ketika kita mendengar kabar buruk, Syekh Ali Jaber menyarankan untuk tidak terlalu terbawa perasaan. Bahkan, jika ada yang membawa kabar buruk, beliau lebih memilih untuk mengatakan, “Diam, saya tidak mau tahu.”

Baca Juga: Waspada, Iktikaf Juga Bisa Berpotensi Dosa

2. Tidak Terlalu Peduli dengan Omongan Orang

Mungkin Anda pernah merasa hati menjadi gelisah hanya karena mendengar apa yang orang lain katakan tentang Anda. Syekh Ali Jaber mengingatkan untuk tidak terlalu peduli dengan omongan orang, terutama jika itu berupa gosip atau fitnah.

Beliau pernah berkata, “Jika kita terlalu banyak peduli apa kata orang, wallahi, kita yang akan pusing, bukan mereka.” Sikap tidak peduli terhadap ucapan orang lain ini, menurutnya, akan menjaga ketenangan batin dan jiwa kita.

3. Istiqamah dalam Beribadah

Selain menjaga pendengaran dan tidak peduli dengan ucapan orang, kunci utama untuk menenangkan hati yang gelisah adalah dengan istiqamah dalam beribadah. Ketika kita rutin melaksanakan ibadah dengan penuh kesungguhan, hati kita akan semakin tenang, dan jiwa kita akan merasakan kedamaian.

Syekh Ali Jaber mengingatkan bahwa ketenangan jiwa tidak datang dari kekayaan atau kedudukan, melainkan dari kedekatan dengan Allah SWT. Oleh karena itu, tetap istiqamah dalam beribadah, seperti shalat, membaca Al-Qur’an, dan berdoa, akan memberikan ketenangan yang hakiki.

4. Berhati-Hati dengan Informasi yang Masuk

Penting untuk kita selektif dalam menerima informasi. Syekh Ali Jaber mengatakan bahwa berita baik harus diterima dengan baik, tetapi berita buruk yang hanya membuat hati gelisah sebaiknya tidak diterima. Lebih baik menghindari percakapan yang bisa menambah beban pikiran dan hati kita.

Baca Juga: Kesiapan Masjid di Kebumen untuk Mudik Lebaran 2025

Mengatasi Kegelisahan Hati dengan Istiqamah

Dalam hidup ini, masalah dan tantangan akan selalu datang. Namun, dengan istiqamah dalam beribadah dan menjaga pendengaran dari informasi yang tidak bermanfaat, kita dapat menjaga hati dan jiwa tetap tenang. Syekh Ali Jaber mengajarkan kita bahwa kunci ketenangan bukanlah dengan mengikuti apa yang orang katakan, melainkan dengan menjaga hubungan yang baik dengan Allah SWT dan tidak terganggu oleh hal-hal yang tidak penting.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa mencapai ketenangan batin yang sejati. Jadi, jika Anda merasa hati sering gelisah dan jiwa tidak tenang, coba untuk tetap istiqamah dalam beribadah, jaga pendengaran Anda, dan jangan terlalu peduli dengan omongan orang lain. Ini adalah cara efektif untuk menenangkan hati dan jiwa, sesuai dengan petunjuk Syekh Ali Jaber.

Cara efektif menenangkan hati yang gelisah dan jiwa yang tidak tenang dapat dilakukan dengan tiga langkah utama: menjaga pendengaran, tidak peduli dengan omongan orang, dan istiqamah dalam beribadah. Dengan mempraktikkan amalan sederhana ini, Anda dapat menemukan kedamaian batin yang sejati.***

Related Posts

Kesalahan Memaknai Syukur Dapat Terjebak Zona Nyaman
  • April 3, 2025

APAAJA.NET – Syukur sering dianggap sebagai salah satu sikap hidup yang bisa mendatangkan ketenangan dan kebahagiaan. Namun, tanpa disadari, pemahaman yang keliru tentang syukur justru bisa menjadi jebakan yang membuat…

Read More

Continue reading
Tetap Abadi: Menjaga Semangat Ibadah Setelah Ramadhan
  • April 2, 2025

APAAJA.NET – Ramadhan telah meninggalkan kita, tetapi semangatnya tetap hidup dalam diri kita. Bulan yang penuh berkah ini bukan hanya sekadar ritual tahunan, tetapi juga menjadi madrasah kehidupan yang mengajarkan…

Read More

Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *