APAAJA.NET – Doa Qunut Tarawih-Witir Ramadan, kapan dibaca? Pertanyaan ini sering muncul setiap bulan Ramadan, terutama ketika umat Islam melaksanakan salat Tarawih berjamaah di masjid. Banyak yang mengira qunut dibaca saat Tarawih. Padahal, dalam praktiknya, qunut umumnya dibaca dalam salat witir yang dikerjakan setelah Tarawih.
Oleh karena itu, penting memahami waktu dan tata cara membaca qunut agar ibadah semakin sesuai dengan tuntunan. Selain itu, penjelasan ini juga membantu menghindari kebingungan yang kerap terjadi di tengah masyarakat.
Pengertian dan Jenis Doa Qunut
Secara bahasa, qunut berarti doa. Sementara itu, secara istilah, qunut terbagi menjadi dua jenis utama.
1. Qunut Nazilah
Qunut nazilah dibaca dalam salat fardu ketika umat Islam menghadapi musibah, seperti bencana, wabah, atau ancaman tertentu. Biasanya, qunut ini dibaca sementara waktu sesuai kebutuhan.
2. Qunut Subuh dan Qunut Witir
Qunut Subuh dibaca saat iktidal rakaat kedua salat Subuh. Adapun qunut witir dibaca dalam salat witir, khususnya pada bulan Ramadan. Inilah yang sering dikaitkan dengan Tarawih.
Dengan demikian, saat membahas Doa Qunut Tarawih-Witir Ramadan, Kapan Dibaca, fokus utamanya adalah qunut dalam salat witir.
Hukum Membaca Doa Qunut
Hukum membaca qunut adalah sunah. Sejumlah sahabat Nabi seperti Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, dan Ibnu Abbas berpendapat bahwa qunut merupakan amalan yang dianjurkan.
Salah satu dalilnya adalah hadits dari Anas bin Malik RA yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW senantiasa membaca qunut dalam salat Subuh hingga wafat (HR Ahmad). Hadits ini dinilai shahih oleh para ulama hadits.
Oleh sebab itu, membaca qunut termasuk ibadah yang memiliki landasan kuat dalam sunnah.
Doa Qunut Tarawih-Witir Ramadan, Kapan Dibaca Menurut Hadits?
Menjawab pertanyaan Doa Qunut Tarawih-Witir Ramadan, Kapan Dibaca, para ulama menjelaskan bahwa qunut witir dibaca pada rakaat terakhir salat witir.
Berdasarkan riwayat sahabat Ubay bin Ka’ab (HR Abu Dawud), qunut dalam witir sering dilakukan pada separuh akhir Ramadan. Artinya, banyak ulama menganjurkan membaca qunut witir mulai malam ke-16 Ramadan atau setelah memasuki pertengahan bulan.
Namun demikian, terdapat riwayat lain (HR Ibnu Majah) yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW membaca qunut sebelum rukuk pada rakaat terakhir witir. Sementara sebagian ulama membolehkan membacanya setelah rukuk.
Dengan kata lain, terdapat perbedaan praktik yang tetap sah selama memiliki dasar riwayat.
Bacaan Doa Qunut Witir
Berikut bacaan doa qunut yang diajarkan Rasulullah SAW:
Arab:
اللَّهُمَّ اهْدِنَا فِيمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنَا فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنا فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لَنَا فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنَا شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ، نَسْتَغْفِرُكَ وَنَتُوبُ إِلَيْكَ.
Artinya:
“Ya Allah, berikanlah kami petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk… (hingga akhir doa).”
Doa ini diriwayatkan oleh An-Nasa’i, Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ahmad, dan Ad-Darimi dengan sanad shahih.
Baca Juga : Ini Bedanya Tarawih Sendiri vs Berjamaah Menurut Ulama
Doa Qunut Tarawih-Witir Ramadan, Kapan Dibaca? Jawabannya, qunut yang berkaitan dengan Tarawih dibaca dalam salat witir, tepatnya pada rakaat terakhir. Mayoritas ulama menganjurkan membacanya pada separuh akhir Ramadan.
Meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai posisi sebelum atau sesudah rukuk, semuanya memiliki dasar riwayat yang kuat. Oleh karena itu, umat Islam dapat mengikuti pendapat yang sesuai dengan mazhab atau imam di masjid masing-masing.
Dengan memahami dalil dan waktunya, ibadah Ramadan pun dapat dijalankan dengan lebih tenang dan penuh keyakinan.



