Keutamaan Menikah di Bulan Syawal: Sunnah yang Penuh Berkah

APAAJA.NET – Bulan Syawal memiliki tempat yang istimewa dalam agama Islam. Setelah menjalani bulan penuh keberkahan, Ramadhan, Syawal menjadi bulan yang tidak hanya memberi semangat baru tetapi juga dianjurkan untuk melaksanakan pernikahan. Salah satu hal yang menjadikan bulan Syawal spesial adalah anjuran menikah di bulan ini berdasarkan sunnah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW menikahi Aisyah RA di bulan Syawal, dan hadis ini menjadi dasar dari anjuran tersebut. Dalam artikel ini, kita akan membahas keutamaan menikah di bulan Syawal dan bagaimana ini membawa keberkahan dalam rumah tangga.

Dalil dan Anjuran dari Rasulullah SAW

Menikah di bulan Syawal bukanlah tanpa dasar. Dalam sebuah hadis shahih, Aisyah RA menceritakan tentang pernikahannya dengan Rasulullah SAW. Beliau berkata:

“Rasulullah SAW menikahiku di bulan Syawal dan mulai membangun rumah tangga denganku di bulan Syawal pula. Maka siapakah istri beliau yang lebih mendapatkan kasih sayang dibanding aku?” (HR. Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa menikah di bulan Syawal merupakan tindakan yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW. Menikah di bulan ini tidak hanya mengikuti sunnah, tetapi juga mendatangkan banyak keberkahan. Selain itu, Rasulullah SAW juga ingin menghilangkan mitos dan anggapan keliru yang berkembang pada zaman itu, yaitu keyakinan bahwa menikah di bulan Syawal membawa kesialan.

Baca Juga: Ini Aturan Pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru PNS dan PPPK

Keberkahan Menikah di Bulan Syawal

Menikah di bulan Syawal diyakini membawa keberkahan dalam berbagai aspek, antara lain:

1. Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW

Salah satu alasan utama mengapa menikah di bulan Syawal membawa berkah adalah karena pernikahan ini mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Dalam Islam, mengikuti sunnah Nabi membawa pahala dan keberkahan dalam kehidupan. Menikah di bulan Syawal adalah cara untuk meneladani perbuatan Rasulullah SAW dan mendapatkan rahmat serta keberkahan dari Allah SWT.

2. Menghilangkan Tahayul dan Mitos Buruk

Pada zaman dahulu, sebagian masyarakat Arab meyakini bahwa menikah di bulan Syawal dapat membawa kesialan. Namun, Islam datang untuk menghapuskan mitos-mitos tersebut. Menikah di bulan Syawal sebenarnya adalah amalan yang dianjurkan dan bukan sesuatu yang perlu dianggap sebagai pertanda buruk. Dengan menikah di bulan Syawal, kita turut membuktikan bahwa Islam mengajarkan kita untuk menjauhi tahayul dan meyakini yang benar menurut wahyu.

3. Momentum yang Tepat Setelah Ramadhan

Setelah menjalani bulan penuh ibadah seperti Ramadhan, bulan Syawal menjadi waktu yang baik untuk memulai kehidupan baru bersama pasangan. Syawal memberi kesempatan untuk memulai babak baru dengan semangat keimanan yang lebih kuat. Ini adalah waktu yang tepat untuk membangun rumah tangga dengan fondasi yang kuat, setelah kita bersama-sama menjalani ibadah di bulan Ramadhan.

Baca Juga: Mendoan, Camilan Gurih yang Cocok untuk Lebaran

Keutamaan Pernikahan di Bulan Syawal

Pernikahan di bulan Syawal memiliki banyak keutamaan, baik dari segi spiritual maupun duniawi. Beberapa keutamaan tersebut antara lain:

  • Pahala yang Berlipat Ganda: Dengan mengikuti sunnah Rasulullah SAW, pasangan yang menikah di bulan Syawal akan mendapatkan pahala yang besar. Ini juga merupakan salah satu bentuk ibadah yang mendatangkan ridha Allah SWT.
  • Kebahagiaan dan Keberkahan Rumah Tangga: Menikah di bulan Syawal diyakini membawa kebahagiaan dan keberkahan dalam kehidupan rumah tangga. Pasangan yang menikah di bulan ini diharapkan dapat membangun rumah tangga yang harmonis dan penuh kasih sayang.
  • Menjaga Tradisi Islam yang Benar: Dengan menikah di bulan Syawal, kita juga menjaga tradisi Islam yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW. Hal ini akan menguatkan ikatan keluarga dan menghapuskan pandangan-pandangan salah yang berkembang dalam masyarakat.

Menikah di bulan Syawal bukan hanya mengikuti sunnah Rasulullah SAW, tetapi juga membawa keberkahan dan kebahagiaan dalam kehidupan rumah tangga. Dengan mengikuti anjuran ini, kita dapat merasakan pahala yang berlipat ganda dan memulai kehidupan pernikahan dengan penuh berkah. Oleh karena itu, bagi pasangan yang merencanakan pernikahan, bulan Syawal bisa menjadi waktu yang tepat untuk melaksanakan akad nikah dan membangun rumah tangga yang penuh keberkahan.***

Related Posts

Kesalahan Memaknai Syukur Dapat Terjebak Zona Nyaman
  • April 3, 2025

APAAJA.NET – Syukur sering dianggap sebagai salah satu sikap hidup yang bisa mendatangkan ketenangan dan kebahagiaan. Namun, tanpa disadari, pemahaman yang keliru tentang syukur justru bisa menjadi jebakan yang membuat…

Read More

Continue reading
Tetap Abadi: Menjaga Semangat Ibadah Setelah Ramadhan
  • April 2, 2025

APAAJA.NET – Ramadhan telah meninggalkan kita, tetapi semangatnya tetap hidup dalam diri kita. Bulan yang penuh berkah ini bukan hanya sekadar ritual tahunan, tetapi juga menjadi madrasah kehidupan yang mengajarkan…

Read More

Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *