
APAAJA.NET – Malam Lailatul Qadar adalah malam penuh kemuliaan yang terjadi di bulan Ramadan. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan doa agar mendapatkan keberkahannya. Namun, kapan malam Lailatul Qadar terjadi? Apa saja ciri-cirinya? Dan amalan apa yang dianjurkan?
Kapan Malam Lailatul Qadar Terjadi?
Malam Lailatul Qadar diyakini terjadi pada 10 malam terakhir Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil. Berikut beberapa malam yang kemungkinan besar adalah malam Lailatul Qadar:
Baca Juga:
- Malam ke-21 Ramadan
- Malam ke-23 Ramadan
- Malam ke-25 Ramadan
- Malam ke-27 Ramadan (paling diyakini oleh banyak ulama)
- Malam ke-29 Ramadan
Meskipun tidak ada tanggal pasti, Rasulullah SAW menganjurkan untuk memperbanyak ibadah pada malam-malam tersebut agar tidak melewatkan keutamaannya.
Ciri-Ciri Malam Lailatul Qadar
Malam Lailatul Qadar memiliki tanda-tanda yang disebutkan dalam berbagai riwayat, di antaranya:
- Udara dan suasana malam terasa tenang – Malam tidak terlalu panas atau terlalu dingin.
- Cahaya bulan terlihat lebih terang dan lembut – Udara bersih tanpa gangguan angin kencang.
- Matahari terbit dengan cahaya yang lembut – Tanpa sinar yang menyilaukan.
- Hati terasa lebih tenang dan damai – Umat Muslim yang beribadah pada malam itu sering merasakan ketenangan jiwa.
Amalan yang Dianjurkan pada Malam Lailatul Qadar
Untuk mendapatkan keberkahan malam Lailatul Qadar, ada beberapa amalan yang dianjurkan, di antaranya:
Baca Juga: 10 Ciri Pembaca Buku Sejati, Apakah Kamu Salah Satunya?
1. Shalat Malam (Qiyamul Lail)
Shalat tahajud dan witir adalah ibadah utama yang bisa dilakukan untuk meraih keberkahan malam Lailatul Qadar.
2. Membaca Al-Qur’an
Tadarus Al-Qur’an dan memahami maknanya sangat dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
3. I’tikaf di Masjid
Rasulullah SAW selalu melakukan i’tikaf pada 10 malam terakhir Ramadan sebagai bentuk ibadah yang lebih fokus.
4. Memperbanyak Dzikir dan Doa
Doa yang paling dianjurkan pada malam Lailatul Qadar adalah:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
(Ya Allah, Engkau Maha Pengampun, mencintai pengampunan, maka ampunilah aku.)
5. Bersedekah dan Berbuat Kebaikan
Selain ibadah pribadi, memperbanyak sedekah dan membantu sesama juga menjadi amalan yang sangat baik.
Malam Lailatul Qadar adalah malam penuh berkah yang hanya terjadi sekali dalam setahun. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di 10 malam terakhir Ramadan agar tidak melewatkan keberkahannya. Semoga kita semua diberikan kesempatan untuk meraih malam Lailatul Qadar tahun ini. Aamiin.***