
APAAJA.NET-Pada Jum’at, 28 Ramadan 1446 H, Ustadz Khoerun Basyuni menyampaikan kajian dalam Kultum Subuh di Mushola Al Firdaus, Kalimendong, Purwanegara, Banjarnegara. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pesan penting bagi umat Islam untuk menyelesaikan semua urusan muamalah di dunia dan tidak membawanya hingga akhirat. Kultum Subuh ini adalah salah satu rangkaian kegiatan Amaliyah Ramadan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Danaraja.

Pentingnya Menyelesaikan Urusan Muamalah di Dunia
Menurut Ustadz Khoerun Basyuni yang notabene sebagai Ketua Muhammadiyah Ranting Danaraja menegaskan bahwa urusan muamalah berkaitan dengan segala bentuk hubungan sosial dan transaksi di antara manusia. Dalam Islam, hak-hak antar sesama manusia (huquq al-‘ibad) memiliki konsekuensi yang berat jika tidak diselesaikan di dunia.
Baca Juga : Belajar Ikhlas! Kultum Ustadz Sartim Nurdiansyah di Mushola Al Firdaus Bahas Kelapangan Dada Menerima Takdir
Beliau mengingatkan bahwa di akhirat kelak, setiap orang akan diminta pertanggungjawaban atas hak orang lain yang belum diselesaikan. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang pernah menzalimi saudaranya dalam bentuk apa pun, maka hendaklah ia meminta kehalalan (memaafkan) darinya hari ini sebelum datang hari di mana dinar dan dirham tidak berguna lagi.” (HR. Bukhari)
Dampak Membiarkan Urusan Muamalah Tidak Terselesaikan
Ustadz Khoerun Basyuni menjelaskan bahwa jika seseorang tidak menyelesaikan hak-hak orang lain di dunia, maka di akhirat hak tersebut akan diambil dari pahala kebaikannya. Jika pahalanya habis, dosa orang yang dizalimi akan ditimpakan kepada dirinya.
Beliau mengajak jamaah untuk segera melunasi utang, meminta maaf jika ada kesalahan, dan mengembalikan hak orang lain sebelum ajal menjemput.

Langkah Menyelesaikan Urusan Muamalah
Ustadz Khoerun Basyuni memberikan beberapa panduan bagi umat Islam untuk menyelesaikan urusan muamalah di dunia:
- Segera Lunasi Utang – Prioritaskan membayar utang, baik kepada individu maupun lembaga.
- Meminta dan Memberi Maaf – Bersikap lapang dada untuk memaafkan dan meminta maaf atas kesalahan.
- Mengembalikan Hak Orang Lain – Jika memiliki barang atau hak milik orang lain, segera kembalikan.
- Catat dan Dokumentasikan – Pastikan semua transaksi muamalah tercatat untuk menghindari perselisihan.
Penutup
Pesan Ustadz Khoerun Basyuni di Kajian Subuh ini menjadi pengingat bagi seluruh umat Islam untuk tidak menunda penyelesaian urusan muamalah di dunia. Dengan menyelesaikannya di dunia, kita akan terhindar dari beban berat di akhirat kelak.
Sebagai muslim, mari kita introspeksi diri dan segera menuntaskan segala kewajiban yang berkaitan dengan hak-hak orang lain. Karena di akhirat nanti, hanya amal saleh yang akan menyelamatkan kita dari azab-Nya.