Shalat Khusyu: Awal Hisab, Awal Keselamatan

APAAJA.NET – Dalam Islam, shalat merupakan tiang agama, ibadah yang pertama kali akan dimintai pertanggungjawaban di hari kiamat. Rasulullah SAW bersabda dalam riwayat At-Tirmidzi, An-Nasai, dan Ibn Abi Syaibah: “Jika shalat seseorang baik, maka seluruh amal lainnya akan baik. Jika shalatnya rusak, maka seluruh amal lainnya pun rusak.” Ini menunjukkan betapa pentingnya kualitas shalat, bukan sekadar rutinitas.

Shalat Khusyu: Cerminan Kedekatan Hamba dengan Allah

Shalat yang khusyu bukan sekadar gerakan, tetapi bentuk konsentrasi total kepada Allah. Menurut Imam Al-Ghazali, khusyu dalam shalat dapat diraih bila seseorang menyadari seakan-akan ia sedang berdiri di hadapan Allah, bahkan seolah itu shalat terakhirnya. Hal ini akan mendorong seseorang untuk mengosongkan hati dari segala hal duniawi dan fokus hanya kepada Allah SWT.

Baca Juga: Matapanah Cup Race 2025 Hadirkan Format Balap Baru, Sprint & Main Race Jadi Sorotan

“Shalatlah seperti salatnya orang yang akan berpisah (dengan dunia).” – HR Al-Bukhari

Makna dan Ciri Orang yang Khusyu dalam Shalat

Khusyu berarti tunduk, tenang, dan merendahkan diri. Imam Muqatil bin Hayyah menyebut orang khusyu sebagai orang yang tawadhu’, takut kepada Allah, dan meyakini janji serta ancaman-Nya. Abu al-‘Aliyah menambahkan, orang khusyu adalah yang hatinya penuh rasa takut dan cinta kepada Allah.

Allah berfirman dalam QS Al-Baqarah: 45:

“Dan mohonlah pertolongan dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu.”

Shalat sebagai Penolong dalam Ujian Hidup

Hidup tidak luput dari ujian. Allah telah menyampaikan dalam QS Al-Baqarah: 155–156 bahwa manusia akan diuji dengan rasa takut, kelaparan, kekurangan, dan kehilangan. Dalam menghadapi ujian ini, Allah memerintahkan memohon pertolongan dengan sabar dan shalat.

Dengan shalat yang berkualitas dan khusyu, seseorang menjadi lebih kuat secara spiritual, lebih tenang dalam menghadapi masalah, dan lebih bijak dalam bertindak. Shalat bukan hanya ibadah, tapi terapi jiwa yang menenangkan.

Baca Juga: Memperingati Hari Buku Se-Dunia. Apa Aja Manfaat Membaca Buku? 

Adab dan Keutamaan Shalat: Mi’rajnya Orang Beriman

Imam Syafi’i menyebutkan bahwa dalam takbiratul ihram, seorang muslim harus mampu mengosongkan pikirannya dari dunia, hanya menghadirkan Allah di hati. Ini adalah adab shalat yang tinggi. Menurut Imam Al-Ghazali, sujud adalah momen paling dekat seorang hamba dengan Rabb-nya.

“Kesempatan yang paling dekat seorang hamba dari Tuhannya adalah ketika ia sujud, maka perbanyaklah doa.” – HR Muslim, Abu Dawud, dan An-Nasa’i

Momentum Isra Mikraj dan Perintah Shalat

Tanggal 23 Rajab 1446 H menjadi pengingat peristiwa Isra Mikraj, saat Rasulullah menerima perintah langsung dari Allah untuk menunaikan shalat. Ini menunjukkan betapa pentingnya ibadah ini, hingga diwajibkan secara langsung tanpa perantara malaikat.

 Mari Tingkatkan Kualitas Shalat Kita

Shalat bukan sekadar kewajiban, tetapi shalat merupakan tiang agama keislaman seseorang. Ketika kita menjaga shalat dengan khusyu, otomatis akhlak dan amal lain pun akan terjaga. Mari jadikan shalat sebagai pondasi spiritual, tempat kita kembali di tengah hiruk-pikuk dunia.

Semoga kita semua dimampukan untuk selalu menjaga kekhusyukan dalam shalat, dan menjadikan shalat sebagai penyejuk jiwa dan penerang hidup. Aamiin.

Related Posts

Sholat Nisfu Syaban: Penjelasan Lengkap Hukum, Waktu, Niat, Tata Cara, dan Doa yang Dianjurkan Ulama
  • February 2, 2026

APAAJA.NET – Apa Itu Sholat Nisfu Syaban? Sholat Nisfu Syaban adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada malam pertengahan bulan Syaban, yaitu malam tanggal 15 Syaban dalam kalender Hijriah. Malam ini…

Read More

Continue reading
Jalan Hidupmu Tak Akan Tersesat! Pesan Motivasi David King23 Tentang Kiblat Kehidupan yang Bikin Hati Kuat
  • January 30, 2026

APAAJA.NET – Pesan Motivasi David King23 yang Menyentuh Hati Dalam sebuah motivasi yang disampaikan David, terselip kalimat sederhana namun penuh makna: “Jalanmu tidak akan tersesat, selagi kamu tidak lupa arah…

Read More

Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *