APAAJA.NET – Kolang-kaling hampir selalu hadir sebagai menu andalan saat Ramadan. Teksturnya yang kenyal membuat buah ini cocok diolah menjadi kolak, es campur, hingga manisan segar. Namun, tidak sedikit orang mengeluhkan hasil kolang-kaling yang berlendir dan kurang sedap.
Sous Chef Hermawan dari Hotel Aston Serang membagikan Tips Memasak Kolang-Kaling agar Kenyal dan Tidak Berlendir yang sederhana, tetapi sering diabaikan. Dengan teknik yang tepat, kolang-kaling bisa lebih bersih, wangi, dan nikmat saat disantap.
Kenapa Kolang-Kaling Bisa Berlendir?
Secara alami, kolang-kaling mengandung getah yang menyebabkan teksturnya menjadi licin. Jika tidak dibersihkan dan direbus dengan benar, lendir tersebut akan semakin terasa saat dimasak menjadi kolak atau minuman segar.
Selain itu, proses perebusan yang terlalu lama juga bisa membuat kolang-kaling kehilangan kekenyalannya dan berubah lembek.
Tahap Awal yang Sering Diabaikan
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah mencuci kolang-kaling dengan air mengalir hingga benar-benar bersih.
Gunakan Air Mengalir dan Remas Perlahan
Bilas sambil diremas perlahan untuk menghilangkan sisa getah. Jika perlu, rendam sebentar dan ganti airnya beberapa kali sampai bau asamnya berkurang.
Langkah sederhana ini sangat menentukan hasil akhir olahan kolang-kaling Anda.
Teknik Merebus agar Tetap Kenyal
Setelah bersih, siapkan panci berisi air. Tambahkan sedikit gula dan beberapa lembar daun pandan agar aromanya lebih harum.
Masukkan Saat Air Sudah Mendidih
Menurut Chef Hermawan, kolang-kaling harus dimasukkan setelah air benar-benar mendidih. Jangan merebusnya sejak air masih dingin karena bisa membuat teksturnya kurang maksimal.
Rebus sekitar 15 menit saja. Waktu ini cukup untuk membuat kolang-kaling matang sempurna tanpa kehilangan kekenyalannya.
Trik Pendinginan yang Bikin Tekstur Sempurna
Setelah mendidih, segera angkat kolang-kaling dari panci.
Rendam dalam Air Es
Siram dengan air dingin atau rendam dalam air es. Proses ini menghentikan pemasakan sekaligus membuat teksturnya lebih padat dan tidak lengket.
Teknik shock cooling ini sering digunakan di dapur profesional untuk menjaga kualitas bahan makanan.
Tips Tambahan agar Kolang-Kaling Lebih Nikmat
Agar hasilnya makin maksimal, berikut beberapa tips tambahan:
1. Jangan Rebus Terlalu Lama
Merebus terlalu lama akan membuat kolang-kaling lembek dan mudah hancur.
2. Simpan dalam Wadah Tertutup
Setelah dingin, simpan dalam wadah tertutup di kulkas agar tetap segar dan tidak berbau.
3. Tambahkan Perasan Jeruk Nipis (Opsional)
Jika masih terasa bau, sedikit perasan jeruk nipis saat pencucian bisa membantu menghilangkannya.
Ide Olahan Kolang-Kaling untuk Buka Puasa
Setelah diolah dengan benar, kolang-kaling bisa menjadi bahan utama berbagai menu favorit Ramadan, seperti:
- Kolak pisang kolang-kaling
- Es campur segar
- Sop buah
- Manisan kolang-kaling
- Rujak manis
Dengan tekstur kenyal dan bebas lendir, hidangan akan terasa lebih lezat dan menggugah selera.
Baca Juga : Chef Ini Bagikan Tips Memasak Kolang-Kaling agar Kenyal dan Tidak Berlendir
Tips Memasak Kolang-Kaling agar Kenyal dan dan Tidak Berlendir ternyata terletak pada tiga hal utama: pencucian bersih, perebusan dalam air mendidih selama 15 menit, serta pendinginan menggunakan air es.
Dengan mengikuti cara dari Chef Hermawan Hotel Aston Serang, Anda bisa menyajikan kolang-kaling yang lebih kenyal, harum, dan siap menjadi primadona menu buka puasa Ramadan. Kini, tak perlu lagi khawatir kolang-kaling berlendir atau berbau asam.


