KPK Sebut Bupati Pati Sudewo Diduga Terima Suap Proyek Jalur Kereta: Ada Uang Miliaran di Rumahnya

  • POLITIK
  • August 14, 2025
  • 0 Comments

APAAJA.NET – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengungkap perkembangan kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Nama Bupati Pati, Sudewo (SDW), disebut termasuk pihak yang diduga menerima aliran dana dari kasus tersebut.

“Ya, benar. Saudara SDW merupakan salah satu pihak yang diduga juga menerima aliran commitment fee terkait proyek pembangunan jalur kereta,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih, Rabu (13/8/2025).

Peluang Pemanggilan Sebagai Saksi

Baca Juga: Pansus Hak Angket: “Tim Investigasi” DPRD yang Bisa Tentukan Nasib Bupati, Contoh Panasnya Kasus Demo Pati

KPK menyatakan peluang memanggil mantan anggota DPR RI ini terbuka lebar. “Jika memang dibutuhkan keterangan dari yang bersangkutan, maka akan dilakukan pemanggilan,” jelas Budi.

Nama Sudewo Sudah Muncul di Persidangan Tipikor

Dugaan ini bukan kali pertama menyeret nama Sudewo. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang pada 9 November 2023, terdakwa Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Tengah, Putu Sumarjaya, dan PPK Bernard Hasibuan, disebut pernah menyerahkan dana kepada Sudewo.

Jaksa KPK juga membeberkan barang bukti berupa uang tunai sekitar Rp3 miliar yang disita dari rumah Sudewo, terdiri dari pecahan rupiah dan mata uang asing.
Selain itu, Sudewo disebut menerima Rp720 juta dari pegawai PT Istana Putra Agung dan Rp500 juta dari Bernard Hasibuan melalui stafnya, Nur Widayat.

Bupati Pati Bantah Semua Tuduhan

Sudewo membantah keras seluruh tuduhan. “Itu tidak benar. Saya tidak pernah menerima uang seperti yang dituduhkan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Kasus DJKA Kemenhub: Skandal Proyek Jalur Kereta

Baca Juga: Persib Bungkam Manila Digger 2-1 di GBLA, Tiket Babak Grup ACL II di Genggaman

Kasus suap DJKA mencuat sejak 2023, melibatkan pejabat kementerian, kontraktor, hingga pengusaha. Skema yang diungkap KPK menunjukkan adanya praktik commitment fee untuk memenangkan proyek strategis.
Sejauh ini, lebih dari 10 tersangka telah ditetapkan, dan penyitaan miliaran rupiah dilakukan.

Tekanan Politik di Pati Meningkat

Di tengah badai hukum, Sudewo juga menghadapi Pansus Hak Angket DPRD Pati yang bisa berujung pada pemakzulan. Gelombang demo menolak kepemimpinannya terus terjadi.
Dengan dua tekanan besar  kasus korupsi nasional dan krisis politik lokal  posisi Sudewo kini berada di ujung tanduk.***

Sumber: https://portalpekalongan.pikiran-rakyat.com/politik-hukum/pr-1919571244/kpk-sebut-bupati-pati-sudewo-diduga-terima-dana-suap-proyek-djka-kemenhub?page=all

Related Posts

Mobil Nasional Buatan Indonesia Bakal Dijual di Bawah Rp 300 Juta, Ini Bocoran Model dan Rencana Produksinya
  • December 4, 2025

APAAJA.NET – Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan proyek besar untuk menghadirkan mobil nasional dengan harga terjangkau, yakni di bawah Rp 300 juta. Langkah ini diambil setelah pemerintah melihat tren pasar otomotif…

Read More

Continue reading
Tilang Manual Disangka Cari Duit, Polisi Baru Nyetop Sudah Dicurigai: Kakorlantas Ungkap Fakta Sebenarnya
  • November 28, 2025

APAAJA.NET –  Penggunaan tilang manual kembali jadi sorotan publik. Tak sedikit masyarakat yang langsung curiga ketika polisi menghentikan kendaraan di jalan, bahkan sebelum ada penjelasan. Stigma “tilang cari duit” masih…

Read More

Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *