
APAAJA.NET – Mudik Lebaran 2025 sudah di depan mata, dan meskipun banyak moda transportasi umum yang disediakan, kendaraan pribadi tetap menjadi pilihan utama bagi sebagian besar masyarakat. Untuk menghindari kemacetan dan perjalanan yang menyebalkan, sangat penting untuk mengetahui kapan puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2025 akan terjadi.
Prediksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2025
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit mengumumkan bahwa puncak arus mudik Lebaran 2025 diprediksi akan terjadi pada 28 Maret 2025.
Selanjutnya, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 5 April 2025. Arus mudik kemungkinan besar akan memuncak pada tanggal 28 hingga 30 Maret, sementara untuk arus balik akan mengalami lonjakan mulai tanggal 5 hingga 7 April 2025.
Untuk itu, bagi Anda yang berencana untuk melakukan perjalanan mudik atau balik kampung, sebaiknya menghindari tanggal-tanggal tersebut untuk mengurangi risiko terjebak macet. Perjalanan yang lebih lancar dapat dilakukan dengan memilih waktu di luar puncak arus mudik dan balik.
Waktu yang Sebaiknya Dihindari Saat Mudik dan Balik Lebaran
Agar perjalanan mudik Lebaran 2025 Anda berjalan lebih lancar dan nyaman, berikut adalah waktu-waktu yang sebaiknya Anda hindari:
-
Setelah Sahur
Banyak pemudik yang memilih untuk berangkat pagi hari setelah sahur, dengan harapan perjalanan akan lebih lancar. Namun, jika Anda berangkat terlalu pagi, kemungkinan besar akan terjebak dalam kerumunan pemudik lain yang berangkat bersamaan. -
Setelah Maghrib
Perjalanan malam setelah maghrib sering kali menjadi pilihan karena suhu udara yang lebih sejuk dan jalanan yang lebih bebas macet. Namun, ini juga merupakan waktu yang rawan macet, terutama di titik-titik tertentu yang sering dipadati kendaraan. -
Sore hingga Malam Hari pada Arus Balik
Pada saat arus balik, lalu lintas biasanya akan semakin padat mulai sore hingga malam hari. Hindari waktu-waktu ini agar perjalanan Anda lebih nyaman dan tidak terjebak kemacetan parah.
Baca Juga: Mudik Nyaman dengan Mobil Listrik: 5 Tips yang Wajib Diketahui
Operasi Ketupat dan Pengamanan Selama Mudik Lebaran 2025
Untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2025, Polri akan menggelar Operasi Ketupat yang bertujuan untuk mengamankan jalur mudik serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sebanyak 2.835 posko akan disiagakan, terdiri dari 1.738 pos pengamanan, 788 pos pelayanan, dan 309 pos terpadu. Selain itu, sebanyak 126.736 objek akan diamankan, termasuk masjid, lokasi salat id, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, dan objek wisata.
Polri juga menyediakan layanan pengaduan selama arus mudik melalui hotline 110 yang dapat diakses selama 24 jam. Para pemudik yang mengalami kendala di perjalanan dapat menghubungi hotline tersebut untuk mendapatkan bantuan.
Baca Juga: Antusiasme Tinggi! 70.268 Orang Daftar Mudik Gratis 2025
Koordinasi dengan Stakeholder Lain
Operasi Ketupat Lebaran 2025 akan melibatkan banyak pihak, seperti TNI, Basarnas, BMKG, Kementerian Perhubungan, hingga Pramuka. Selain itu, 164 ribu personel akan diturunkan untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas selama mudik dan arus balik Lebaran 2025.
Persiapkan Mudik dengan Bijak
Untuk memastikan perjalanan mudik dan balik Anda lancar, pastikan untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Menghindari puncak arus mudik dan balik yang diperkirakan terjadi pada 28 Maret hingga 30 Maret dan 5 April hingga 7 April 2025 akan membantu Anda menghindari kemacetan. Jangan lupa untuk memanfaatkan Operasi Ketupat yang akan mengamankan perjalanan Anda.
Dengan persiapan yang baik dan waktu yang tepat, mudik Lebaran 2025 bisa menjadi momen yang menyenangkan tanpa terjebak kemacetan.***