VAR Serie A, Lazio vs Fiorentina, kontroversi wasit, penalti VAR, Riccardo Montolivo, Liga Italia

APAAJA.NET Kontroversi penggunaan Video Assistant Referee (VAR) kembali menjadi sorotan di Serie A. Kali ini, keputusan kontroversial terjadi dalam laga Lazio vs Fiorentina, yang memicu perdebatan luas di kalangan pengamat dan mantan pemain. Keputusan wasit yang dipengaruhi VAR dinilai tidak konsisten dan justru menimbulkan polemik baru di kompetisi kasta tertinggi Liga Italia tersebut.

Insiden Penalti Kontroversial di Laga Lazio vs Fiorentina

Lazio Dirugikan, Fiorentina Diuntungkan?

Dalam pertandingan tersebut, Lazio merasa dirugikan setelah Mario Gila ditarik oleh Marin Pongracic di area terlarang, namun wasit tidak memberikan penalti.

Keputusan itu diperkuat VAR yang memilih tidak melakukan intervensi, meski tayangan ulang menunjukkan adanya tarikan jelas.

Ironisnya, beberapa saat kemudian VAR justru turun tangan memberikan penalti kepada Fiorentina. Albert Gudmundsson dinilai dijatuhkan,

Meski dalam tayangan ulang terlihat sang pemain seperti sengaja membenturkan kakinya ke Mario Gila. Keputusan ini pun memicu reaksi keras dari kubu Lazio dan pengamat sepak bola Italia.

Baca Juga: Tips Membuat Ayam Bakar Lezat dan Aromatik di Rumah

Riccardo Montolivo Kritik Kualitas Wasit VAR Serie A

VAR Terlalu Dominan, Wasit Lapangan Kehilangan Otoritas

Mantan gelandang AC Milan dan Fiorentina, Riccardo Montolivo, secara terbuka mengkritik penggunaan VAR di Serie A. Menurutnya, VAR kini terlalu mengintervensi keputusan wasit utama, sehingga mengurangi kewenangan pengadil lapangan.

“Wasit di lapangan memiliki kekuasaan yang semakin berkurang, dan wasit VAR memiliki kekuasaan yang lebih besar. Menurut saya, seharusnya sebaliknya,” ujar Montolivo kepada Sky Sport Italia.

Montolivo menilai tidak ada peningkatan signifikan dalam kualitas penggunaan VAR. Justru, perbedaan interpretasi antara wasit utama dan wasit VAR sering memunculkan keputusan yang membingungkan.

Baca Juga: Transfer Federico Chiesa ke Juventus Tergantung Mohamed Salah: Drama Bursa Januari Liverpool Juventus

Fungsi VAR Dinilai Melenceng dari Tujuan Awal

VAR Seharusnya Hanya Mengoreksi Kesalahan Fatal

Menurut Montolivo, VAR seharusnya hanya berfungsi untuk mengoreksi kesalahan besar dan jelas, bukan menilai ulang keputusan yang masih bersifat subjektif.

“VAR seharusnya menyelamatkan wasit ketika ia melakukan kesalahan besar. Itu saja. Apakah itu penalti atau tidak, seharusnya wasit di lapangan yang menilai. Sekarang semuanya menjadi kacau,” tambahnya.

Pernyataan ini mencerminkan keresahan banyak pihak yang menilai VAR di Serie A sering kali justru menciptakan kontroversi baru, bukan menghilangkannya.

Baca Juga: Hidup Sehat Tanpa Rokok Bukan Sekadar Pilihan, Tapi Kebutuhan

Kesimpulan

Kontroversi VAR di laga Lazio vs Fiorentina kembali membuka diskusi besar soal efektivitas dan batas kewenangan teknologi dalam sepak bola modern. Kritik keras dari Riccardo Montolivo menegaskan bahwa peran VAR di Serie A masih perlu dievaluasi, agar tidak menggerus otoritas wasit dan keadilan pertandingan.

Jika polemik semacam ini terus berulang, Serie A berisiko kehilangan kepercayaan publik terhadap sistem perwasitan yang seharusnya menjunjung tinggi sportivitas.

Related Posts

Klasemen Liga Italia Memanas! Inter Makin Menjauh, Napoli Tertahan di Pekan ke-18
  • January 8, 2026

APAAJA.NET – Persaingan papan atas Liga Italia Serie A semakin panas memasuki pekan ke-18. Inter Milan sukses menjauh di puncak klasemen, sementara Napoli justru kehilangan momentum setelah gagal meraih kemenangan.…

Read More

Continue reading
Transfer Federico Chiesa ke Juventus Tergantung Mohamed Salah: Drama Bursa Januari Liverpool Juventus
  • January 7, 2026

APAAJA.NET – Isu transfer Federico Chiesa ke Juventus kembali mencuat dan menjadi salah satu drama panas bursa transfer musim dingin 2026. Winger Liverpool itu disebut-sebut berpeluang pulang ke Turin, Namun…

Read More

Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *