Disambut Tangis Haru Ayahnda, M. Defa Khinza Murid Mon54 Private Podium Juara Rookie

APAAJA.NET – Yamaha Cup Race (YCR) 2025 kembali menghadirkan cerita penuh inspirasi di seri perdananya yang digelar di Sirkuit Sport Centre Rumbai, Pekanbaru, Riau (17-18 Mei 2025). Salah satu sorotan utama datang dari rider muda asal Aceh, M. Defa Khinza, yang sukses merebut podium juara di kelas Bebek 4T Tune Up Mix Rookie (YCR3).

Pembalap berusia 14 tahun dari tim Muzakir Munaf Panglima Nagroe Aceh ini tampil menawan dalam kondisi lintasan yang menantang. Kemenangan ini terasa istimewa karena menjadi debut impresifnya sebagai murid baru di sekolah balap Mon54 Private yang diasuh oleh Sudarmono, pelatih senior asal Yogyakarta.

Tangis Haru dan Dukungan Penuh Sang Ayah

Atmosfer podium terasa begitu emosional saat sang ayah menyambut kemenangan M. Defa dengan pelukan dan air mata haru. “Haru dan bangga, alhamdulillah Defa membuktikan kerja keras dan disiplin untuk berlatih di sekolah Mas Momon ada hasil,” ungkap sang ayah dengan penuh kebanggaan.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa keberhasilan ini juga tak lepas dari dukungan penuh Gubernur Nangroe Aceh Darussalam (NAD) terhadap tim dan pembinaan atlet muda dari Aceh.

Baca Juga; Pertama Kali Tampil di Yamaha Cup Race, Razidan Mazid Langsung Tembus Juara di Kelas YCR6

Murid Mon54 Private, Binaan Sudarmono

Sejak sebulan terakhir, M. Defa Khinza menjalani program pelatihan intensif di bawah bimbingan Sudarmono di Mon54 Private, Yogyakarta. Hasilnya terlihat nyata di lintasan YCR seri 1. Dengan usia yang masih sangat muda, Defa menunjukkan kedewasaan dalam strategi balap dan mental juara di atas motor.

“Defa punya semangat besar. Dia tekun dan cepat belajar, jadi sangat mungkin dia jadi regenerasi terbaik dari Aceh,” ujar Sudarmono yang juga pernah mencetak pembalap-pembalap nasional sebelumnya.

Masa Depan Cerah Pembalap Aceh

Kisah M. Defa Khinza juga membuka peluang regenerasi balap dari wilayah Aceh yang selama ini dikenal minim sorotan. Menariknya, sang ayah ternyata mantan pembalap yang satu tim dengan Reza Pahleva. Kini, ia menaruh harapan besar pada anaknya untuk melanjutkan estafet prestasi di lintasan balap nasional.

Kemenangan Defa di kelas YCR3 tentu menjadi motivasi besar bagi pembalap rookie lainnya di Indonesia. Yamaha Cup Race yang telah berusia lebih dari 30 tahun terus menjadi ajang pembuktian bagi talenta muda berbakat dari seluruh penjuru Nusantara.

 

Related Posts

Drag Bike 2026 Siap Meledak Lagi! IMI Bongkar Regulasi Baru Lebih Fair dan Seragam Nasional
  • February 20, 2026

APAAJA.NET – Atmosfer drag bike nasional diprediksi kembali panas pada 2026. Setelah sempat meredup akibat regulasi yang tidak seragam dan persaingan yang dinilai kurang adil, kini IMI menyiapkan gebrakan besar.…

Read More

Continue reading
IMI Tegaskan Arah Jenjang Balap Motor 2026! Motoprix Resmi Jadi Satu-Satunya Kejurnas Bebek
  • February 20, 2026

APAAJA.NET – Dunia balap motor nasional memasuki babak baru. Mulai 2026, arah pembinaan dan jenjang balap motor Indonesia dipastikan lebih jelas, terpusat, dan terstruktur. Keputusan tegas ini diumumkan oleh IMI…

Read More

Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *