Ducati Setuju Usulan Aprilia Terkait Jorge Martin, Apa Itu?

APAAJA.NET – Manajer tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, menyatakan persetujuannya terhadap usulan dari Aprilia Racing terkait perubahan regulasi tes bagi pembalap yang absen lama akibat cedera di MotoGP 2025. Menurutnya, aturan ini bisa memberikan keuntungan bagi para pembalap saat mereka kembali ke lintasan.

Baca Juga : MotoGP Argentina: Duet Marquez Berdansa Di Sirkuit Argentina

Aprilia mengusulkan agar pembalap yang mengalami cedera serius dan harus absen dalam waktu lama diperbolehkan melakukan tes tertutup dengan motor MotoGP sebelum kembali balapan. Saat ini, regulasi tidak mengizinkan pembalap untuk mengendarai motor MotoGP di luar tes resmi, kecuali bagi tim yang mendapatkan keuntungan dari aturan konsesi.

Regulasi Saat Ini Tidak Mengizinkan Tes Tertutup untuk Pembalap Cedera

Hingga saat ini, MotoGP menerapkan aturan ketat terkait sesi tes bagi para pembalap. Mereka hanya diperbolehkan melakukan pengujian dalam sesi resmi yang telah dijadwalkan oleh Dorna Sports dan FIM. Namun, beberapa pabrikan dengan status konsesi, seperti KTM dan Aprilia, mendapatkan izin untuk melakukan tes tambahan dengan motor MotoGP mereka.

Dengan usulan baru dari Aprilia, regulasi tersebut diharapkan bisa direvisi untuk mengakomodasi pembalap yang mengalami cedera panjang. Dengan demikian, mereka bisa kembali ke lintasan dengan lebih siap tanpa mengalami kejutan besar setelah absen lama.

Ducati Setuju, Tapi Minta Regulasi Diberlakukan Mulai 2026

Davide Tardozzi menegaskan bahwa Ducati setuju dengan perubahan regulasi ini. Namun, ia menilai bahwa peraturan baru sebaiknya diberlakukan mulai musim MotoGP 2026, bukan di pertengahan musim 2025.

“Saya pikir itu bagus untuk masa depan. Kami menghadapi masalah yang sama dengan (Enea) Bastianini pada 2023, tetapi saat itu tidak ada yang memberi kami kesempatan untuk membiarkannya melakukan tes,” kata Tardozzi, dikutip dari Crash, Senin (17/3/2025).

Baca Juga : Marc Marquez Tak Terbendung di MotoGP Argentina 2025

Ia menambahkan bahwa perubahan aturan tidak bisa dilakukan secara mendadak di tengah musim, karena bisa mempengaruhi keseimbangan kompetisi. Oleh karena itu, Ducati lebih mendukung penerapannya mulai musim depan.

Jorge Martin Tidak Butuh Tes Tertutup, Kata Ducati

Meskipun Ducati mendukung perubahan aturan, Tardozzi justru menilai bahwa Jorge Martin tidak membutuhkan tes tertutup sebelum kembali ke lintasan. Menurutnya, pembalap Spanyol itu sudah cukup kuat untuk langsung bersaing tanpa harus melakukan sesi pengujian tambahan.

“Saya pikir Jorge tidak butuh tes dengan motor MotoGP,” ujar Tardozzi.

“Saya yakin ketika dia pulih, dia akan menjadi salah satu rival utama kami. Kami tahu betul kemampuan Jorge dan dia pasti akan jadi pesaing berat dalam perebutan kemenangan,” tambahnya.

Usulan Aprilia terkait perubahan regulasi tes MotoGP 2025 bagi pembalap yang cedera panjang mendapat dukungan dari Ducati. Namun, Ducati mengajukan syarat agar aturan tersebut mulai berlaku pada musim 2026, bukan pertengahan 2025. Meski begitu, Ducati menilai bahwa Jorge Martin tidak memerlukan tes tertutup karena kemampuannya sudah sangat kompetitif.

Bagaimana pendapat Anda mengenai usulan ini? Apakah perubahan aturan ini akan membantu pembalap yang mengalami cedera panjang untuk kembali ke lintasan dengan lebih baik?.***

Related Posts

Kesalahan Marc Marquez Jadi Kunci Sukses Francesco Bagnaia
  • April 4, 2025

APAAJA.NET – General Manager Ducati, Gigi Dall’Igna, memberikan pernyataan menarik usai balapan MotoGP Amerika Serikat 2025. Menurutnya, kesalahan yang dilakukan Marc Marquez justru membuka peluang emas bagi pembalap andalan Ducati,…

Read More

Continue reading
Marc Marquez Usai Dibilang Terlalu Percaya Diri hingga Terjatuh
  • April 3, 2025

APAAJA.NET – Marc Marquez harus menelan pil pahit di MotoGP Amerika Serikat 2025 setelah gagal finis akibat terjatuh di Circuit of the Americas (COTA), Austin. Insiden ini memunculkan tudingan bahwa…

Read More

Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *