Jangan Diabaikan! Ternyata Power Steering Mobil Bekas Bermasalah Bisa Dirasakan Sejak Awal

APAAJA.NET – Bagi pemilik mobil bekas, kondisi power steering menjadi salah satu komponen penting yang wajib diperhatikan. Saat ini, hampir semua mobil, baik bermesin pembakaran dalam (ICE) maupun mobil listrik, sudah menggunakan power steering, terutama tipe elektrik (Electric Power Steering/EPS).

Seiring pemakaian dan usia kendaraan, sistem power steering elektrik ini wajar jika mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan performa. Menariknya, masalah tersebut sebenarnya bisa dirasakan langsung oleh pengemudi.

Ciri-Ciri Power Steering Mobil Bekas Mulai Bermasalah

Setir Terasa Speleng atau Oblak

Menurut Sigito, pemilik bengkel Honda Camp Cikunir Official, salah satu tanda paling umum adalah setir yang mulai terasa tidak presisi.

“Power steering bermasalah itu bisa ditandai dari setir yang mulai terasa banyak speleng atau agak oblak,” jelas Sigito.

Kondisi ini membuat setir tidak lagi solid dan respons kemudi terasa berkurang.

Muncul Bunyi dari Area Setir

Selain terasa oblak, pengemudi juga bisa merasakan adanya bunyi aneh dari sekitar setir, terutama saat membelokkan kemudi.

“Biasanya akan terasa ada bunyi dari sekitar setir saat mobil dikemudikan,” tambah Sigito.

Bunyi ini menjadi sinyal awal bahwa ada komponen yang mulai aus atau rusak.

Baca Juga: Segarnya Bikin Ketagihan! Pindang Khas Sumatera Selatan Ini Wajib Dicoba

Penyebab Power Steering Elektrik Mengalami Masalah

Kerusakan pada Steering Column

Salah satu penyebab utama masalah EPS adalah bagian steering column yang mulai oblak atau rusak. Komponen ini berperan besar dalam meneruskan input putaran setir ke sistem kemudi.

Jika dibiarkan, kerusakan bisa semakin parah dan berpotensi memengaruhi keselamatan berkendara.

Baca Juga: Tak Perlu Turun! Cara Hilangkan Suara Decit Rem Usai Menerjang Genangan Air!

Cara Kerja EPS yang Mengandalkan Motor dan Sensor

Power steering elektrik bekerja dengan memanfaatkan motor listrik dan sensor untuk membaca gerakan setir, lalu membantu meringankan putaran kemudi.

Ketika sensor atau motor mulai bermasalah akibat usia pakai, respons setir menjadi tidak normal, muncul bunyi, dan terasa tidak stabil.

Baca Juga: Trik Ini Bikin Tarikan Mesin Honda PCX 150 Melesat! Pemilik Vario 150 Wajib Coba

Pentingnya Deteksi Dini Power Steering Bermasalah

Mendeteksi masalah power steering sejak awal sangat penting agar:

  • Biaya perbaikan tidak membengkak
  • Kenyamanan berkendara tetap terjaga
  • Risiko gangguan keselamatan bisa dihindari

Jika tanda-tanda tersebut mulai terasa, pemilik mobil bekas disarankan segera melakukan pengecekan di bengkel terpercaya.

Power steering mobil bekas yang mulai bermasalah sebenarnya bukan hal sepele dan bisa dirasakan sejak dini. Setir terasa oblak, muncul bunyi dari area kemudi, hingga respons yang menurun menjadi tanda awal kerusakan, terutama pada sistem power steering elektrik. Dengan memahami ciri-cirinya, pemilik mobil bekas dapat melakukan perbaikan lebih cepat sebelum masalah berkembang lebih serius.

Baca Juga: Nasi Gandul Khas Pati: Kuliner Jawa Tengah yang Wangi, Gurih, dan Bikin Ketagihan

Related Posts

Ulik Spesifikasi MG S5 EV: Modal Lawan SUV Listrik Terlaris, Harga Masih Misterius!
  • February 3, 2026

APAAJA.NET – MG Motor Indonesia resmi memperkenalkan MG S5 EV sebagai amunisi baru di segmen SUV listrik ringkas Tanah Air. Meski sudah diperlihatkan ke publik, harga resmi dan spesifikasi lengkap…

Read More

Continue reading
PT PLN Indonesia Power UBP Semarang Bangun Ekosistem Keselamatan Kerja di Awal Tahun 2026
  • January 12, 2026

Apel Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional APAAJA.NET – SEMARANG – PT PLN Indonesia Power UBP Semarang mengawali tahun 2026 dengan memperkuat komitmen perlindungan tenaga kerja melalui Apel Peringatan…

Read More

Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *