APAAJA.NET – Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid resmi diperkenalkan pada ajang GIIAS 2025, sekaligus mencatatkan diri sebagai mobil hybrid pertama Daihatsu untuk pasar Indonesia. Model ini mengusung teknologi e-Smart Hybrid, di mana motor listrik menjadi penggerak utama roda, sementara mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator.
Pendekatan tersebut membuat karakter Rocky Hybrid terasa lebih dekat dengan mobil listrik dibanding hybrid konvensional. Dari sisi teknologi, konsepnya cukup progresif. Namun, bagaimana dengan tampilan desainnya?
Masih Mengusung Desain Rocky Konvensional
Dari tampilan depan, Rocky e-Smart Hybrid masih sangat identik dengan Rocky bermesin bensin. Tidak ada perubahan besar pada desain dasar bodinya. Gril bermotif honeycomb tetap menjadi pusat perhatian, dipadukan dengan lampu LED berdesain tajam yang memberi kesan agresif khas SUV ringkas.
Sentuhan Biru Penanda Hybrid
Pembeda paling jelas terletak pada emblem Daihatsu beraksen biru. Detail kecil ini menjadi identitas khas kendaraan elektrifikasi Daihatsu. Bumper depan didominasi plastik hitam, menghadirkan kesan kokoh, meski nuansa mobil perkotaan masih terasa kuat.
Baca Juga : Apa Itu Kesehatan Mental? Fakta Penting, Penyebab, Gejala, dan Cara Menjaganya agar Hidup Lebih Seimbang
Kompak dan Praktis untuk Harian
Dilihat dari samping, proporsi bodi Rocky Hybrid tampak ringkas dan seimbang. Ukurannya mudah diterima untuk penggunaan harian, terutama di lingkungan perkotaan. Garis bodi dibuat sederhana, tanpa lekukan ekstrem atau ornamen berlebihan.
Pelek 16 Inci dan Blind Spot Mirror
Rocky e-Smart Hybrid dibekali pelek alloy 16 inci dengan konfigurasi lima baut roda, yang sekaligus menjadi pembeda dari varian konvensional. Pada spion, tersedia blind spot mirror yang membantu pengemudi saat berpindah jalur di lalu lintas padat.
Identitas Hybrid yang Disajikan Minimalis
Daihatsu memilih pendekatan desain yang cukup konservatif. Logo e-Smart Hybrid pada fender dan pintu bagasi menjadi penanda utama versi hybrid. Sementara itu, emblem mesin konvensional seperti CVT, Turbo, atau Dual VVT-i dihilangkan.
Baca Juga : Prabowo dan BGN Terkejut, Program Makan Bergizi Gratis Indonesia Jadi Perhatian Serius Gedung Putih AS
Pendekatan ini membuat Rocky Hybrid tetap terasa familier. Perbedaan visualnya tidak mencolok dan baru terasa jika diperhatikan lebih detail.
Buritan Sederhana dan Rapi
Bagian belakang tampil bersih dan simpel. Lampu LED horizontal memberikan kesan visual yang lebih lebar. Penempatan emblem terlihat rapi tanpa ornamen berlebihan yang mengganggu.
Kaca belakang sudah dilengkapi rear defogger, fitur yang berguna saat berkendara di kondisi hujan atau cuaca lembap. Bumper belakang kembali menggunakan aksen hitam, menjaga kesan SUV ringan tetap terasa.
Kaca Peredam Panas dan Pilihan Warna Aman
Rocky e-Smart Hybrid dibekali kaca Super UV & Infrared Cut, yang membantu meredam panas matahari—fitur penting untuk iklim tropis seperti Indonesia.
Baca Juga : Resep Pie Susu Bali Legit ala Hongkong: Kulit Super Renyah, Isi Lumer dan Manis Pas
Pilihan warna yang ditawarkan cenderung aman, seperti:
-
Hitam
-
Putih
-
Biru
Warna biru menjadi opsi yang paling merepresentasikan identitas hybrid, meski secara keseluruhan tampilannya tetap kalem dan tidak mencolok.
Desain Aman, Mudah Diterima Konsumen
Secara keseluruhan, desain Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid cenderung bermain aman. Tidak ada eksperimen visual besar, karena bentuknya sengaja dipertahankan agar mudah diterima konsumen lama Daihatsu.
Baca Juga : Kenapa Banyak Negara Wajibkan Registrasi SIM Card? Ini Dampaknya bagi Privasi Digital
Bagi calon pengguna yang mencari SUV hybrid dengan tampilan sederhana dan tidak berlebihan, pendekatan ini justru bisa menjadi nilai tambah. Namun, untuk konsumen yang menginginkan desain lebih segar dan ekspresif, Rocky Hybrid mungkin masih terasa biasa saja.



