
APAAJA.NET – Marc Marquez harus menelan pil pahit di MotoGP Amerika Serikat 2025 setelah gagal finis akibat terjatuh di Circuit of the Americas (COTA), Austin. Insiden ini memunculkan tudingan bahwa Marquez terlalu percaya diri, sebuah pendapat yang dilontarkan oleh pembalap Gresini Racing, Fermin Aldeguer.
Disebut Terlalu Percaya Diri
Fermin Aldeguer menyebut bahwa Marquez terlalu percaya diri setelah meraih kemenangan beruntun. Ekspektasi tinggi dan keyakinan kuat dalam menguasai balapan diduga menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut. Marquez terjatuh di tikungan 12, yang mengakhiri balapannya lebih awal.
“Itu membuktikan bahwa Anda tidak boleh terlalu percaya diri karena bisa melakukan kesalahan. Dia (Marquez) sangat berbakat, dan dia menghancurkan semua orang. Tapi satu kesalahan terjadi,” ujar Aldeguer, dikutip dari GPOne.
Baca Juga : Marc Marquez Optimis Menang di MotoGP Amerika Serikat 2025
Jawaban Marc Marquez
Menanggapi kecelakaan tersebut, Marquez mengakui bahwa kesalahan terjadi akibat dirinya terlalu melebar di atas kerb yang licin akibat hujan sebelum balapan. Namun, ia menegaskan bahwa bukan karena terlalu percaya diri, melainkan karena merasa sangat nyaman dengan motornya sepanjang balapan.
“Kami membuat kesalahan di fase termudah, saya sudah unggul dua detik. Saya hanya memotong kerb terlalu jauh, itu sepenuhnya salah saya. Saya sudah melewati kerb sebelumnya, tetapi kemudian melakukannya secara berlebihan di lap itu,” kata Marquez seperti dilansir dari Speedweek, Kamis (3/4/2025).
Marquez juga menambahkan bahwa kecelakaan ini sangat merugikan tim karena kehilangan 25 poin yang berharga. Meskipun begitu, ia bertekad untuk bangkit di balapan selanjutnya.
“Saya berkendara dengan penuh percaya diri, mungkin di Tikungan 12, misalnya. Saya merasa sangat nyaman. Faktanya adalah kami sekarang telah kehilangan 25 poin. Ini memalukan bagi tim,” pungkasnya.
Baca Juga : Sindir Marc Marquez Gagal Finis di COTA, Rookie MotoGP 2025
Kecelakaan yang dialami Marc Marquez di MotoGP Amerika Serikat 2025 menimbulkan banyak spekulasi. Namun, sang pembalap menegaskan bahwa insiden itu bukan akibat terlalu percaya diri, melainkan kesalahan teknis saat melewati kerb. Kini, Marquez harus bangkit dan fokus untuk meraih hasil terbaik di seri berikutnya.***