Plus Minus Pakai Ban Dual Purpose untuk Motor Harian dan Touring: Irit & Fleksibel, Tapi…

APAAJA.NET – Bagi rider yang suka jalan jauh dan menjelajahi berbagai medan, ban dual purpose menjadi pilihan populer. Sesuai namanya, ban dual purpose dirancang agar bisa digunakan di dua jenis permukaan: aspal (on-road) dan off-road ringan seperti tanah, kerikil, hingga jalan pegunungan.

Ban jenis ini biasa ditemukan di motor adventure touring, supermoto, hingga motor trail ringan. Namun kini, banyak juga pengendara motor harian yang mempertimbangkan menggunakan ban ini karena kepraktisannya.

Ciri Khas Ban Dual Purpose

  • Tapak lebih kasar dan dalam dibanding ban aspal biasa, tapi tak sekasar ban off-road murni.

  • Terbuat dari komponen yang fleksibel, memberikan grip di berbagai medan tanpa cepat aus.

  • Ideal untuk medan campuran seperti jalan desa, tol, kerikil, atau pegunungan.

Kelebihan Ban Dual Purpose

1. Serbaguna di Banyak Medan

Tak perlu ganti ban saat pindah jalur dari aspal ke jalan tanah. Cocok untuk rider petualang dan pengguna jalan kombinasi.

2. Tangguh dan Tahan Medan Berat

Pola tapak dirancang untuk menahan tekanan dari batu dan medan tak rata. Ban lebih tahan terhadap kondisi ekstrem dibanding ban biasa.

3. Menghemat Biaya

Tak perlu beli dua set ban. Ban dual purpose bisa dipakai untuk berbagai kebutuhan, dari harian hingga touring ringan.

Baca Juga: Cara Mengganti Baterai Smart Key Honda ADV 160: Langkah Mudah & Aman

4. Handling Tetap Aman

Meskipun bukan spesialis di satu medan, ban ini memberikan grip yang cukup baik baik di jalan aspal maupun semi off-road.

Kekurangan Ban Dual Purpose

1. Grip Tidak Maksimal di Medan Ekstrem

Di aspal licin atau saat hujan, traksi bisa terasa kurang. Begitu juga saat digunakan di off-road berat seperti lumpur dalam atau pasir lepas.

2. Lebih Berisik

Pola tapak kasar membuat suara dengungan lebih terasa saat dipakai di jalan aspal mulus.

3. Usia Pakai Bisa Pendek

Jika digunakan 100% di aspal, kompon ban bisa lebih cepat habis karena tidak dirancang khusus untuk jalan mulus.

4. Sedikit Lebih Berat

Ban ini biasanya lebih berat dari ban biasa, yang bisa sedikit memengaruhi akselerasi dan konsumsi bahan bakar.

Tetap Cari Aman dengan Ban Dual Purpose

Menggunakan ban dual purpose meningkatkan fleksibilitas, tetapi tetap harus pahami karakteristik dan batasannya. Lakukan hal berikut agar tetap aman:

  • Cek tekanan angin secara rutin.

  • Periksa tapak ban—jangan tunggu sampai botak.

  • Sesuaikan gaya berkendara dengan kondisi jalan.

  • Gunakan perlengkapan berkendara standar SNI, seperti helm, jaket, dan sepatu tertutup.

Untuk perawatan, sebaiknya servis dan pengecekan ban dilakukan di bengkel resmi AHASS, agar semua fitur dan komponen motor tetap optimal.

Rekomendasi Motor Harian & Touring Ringan: Honda BeAT Sporty

Jika Anda mencari skutik yang tangguh untuk penggunaan harian hingga perjalanan luar kota ringan, Honda BeAT Sporty bisa jadi pilihan. Skutik ini dilengkapi:

Baca Juga: Ini Perbedaan Honda PCX 160 ABS dan CBS, Wajib Tahu Sebelum Membeli

  • Smart Key & Alarm untuk keamanan.

  • Power Charger & Battery Indicator untuk mendukung mobilitas harian.

  • Lampu LED untuk pencahayaan optimal.

  • Mesin 110cc eSP dengan konsumsi BBM irit hingga 60,6 km/liter.

  • Fitur ISS & ACG Starter untuk efisiensi dan kenyamanan.

Ban dual purpose cocok untuk pengendara yang menginginkan fleksibilitas tanpa ribet. Namun, kenali kelebihan dan kekurangannya sebelum memilih. Pastikan juga motor dan ban dirawat secara berkala, serta sesuaikan cara berkendara dengan kondisi medan agar tetap aman dan nyaman.

Sumber: https://www.wahanahonda.com/

Dhimas Raditya

Menyukai hal yang berhubungan dengan tulis menulis.

Related Posts

Program Safety Moreno Soeprapto Mulai Terlihat, Final SCR Jadi Bukti Nyata Komitmen IMI
  • February 4, 2026

APAAJA.NET – Program safety yang dicanangkan Moreno Soeprapto sejak menjabat sebagai Ketua Umum IMI kini mulai memperlihatkan hasil nyata. Jika sebelumnya komitmen tersebut masih dianggap sebatas wacana, kini implementasinya terlihat…

Read More

Continue reading
Gilbert Giovanni Aldy Patulak Tunjukkan Daya Juang di D-Event 2026 Round 1, Pembalap Cilik Papua Ini Curi Perhatian
  • February 4, 2026

APAAJA.NET – Pembalap cilik asal Kabupaten Supiori, Papua, Gilbert Giovanni Aldy Patulak, kembali mencuri perhatian pada awal musim balap 2026. Meski baru berusia 8 tahun dan masih duduk di kelas…

Read More

Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *