Strategi Regenerasi dan Pengalaman, RMF Racing Turunkan 9 Motor di Super Prix 2025 Seri 1

APAAJA.NET – RMF Racing datang ke ajang Super Prix 2025 Seri 1 dengan pendekatan unik yang patut disorot: menyatukan kekuatan pembalap muda dan senior dalam satu formasi besar yang terdiri dari 9 motor.

Bukan sekadar mengejar podium, strategi ini menunjukkan bahwa RMF Racing tengah membangun fondasi jangka panjang melalui regenerasi dan pembinaan yang sistematis.

Tiga Lapis Kekuatan: Expert, Novice, dan Ex Rider

Susunan pembalap RMF Racing benar-benar mencerminkan pendekatan strategis mereka:

  • Pembalap Expert: Akbar Abud dan Chessy Meilandri jadi ujung tombak tim di kelas paling kompetitif.

  • Pembalap Novice: Nicky Hayden dan Benaya Farel, sebagai talenta muda, mendapat kesempatan penting untuk berkembang.

  • Pembalap Ex Rider: Juni AS, membawa pengalaman panjang yang bisa menjadi mentor sekaligus penyeimbang tim.

Dengan komposisi ini, RMF Racing tidak hanya memprioritaskan hasil cepat, tapi juga pembinaan berkelanjutan.

Baca Juga: Mobil Antik Klasik: Pilihan Terjangkau untuk Kolektor dan Pecinta Otomotif

Investasi Masa Depan: RMF Racing Percaya Regenerasi

Berbeda dengan beberapa tim lain yang hanya fokus pada pembalap unggulan di satu kelas, RMF Racing menyebar investasi ke semua level. Kehadiran pembalap seperti Nicky Hayden dan Benaya Farel di kelas Novice adalah bukti nyata komitmen mereka terhadap pembinaan generasi penerus.

“Kami ingin hasil sekarang, tapi kami juga memikirkan hasil lima tahun ke depan,” ujar salah satu kru RMF Racing saat ditanya soal misi tim.

Senior Jadi Role Model di Tengah Tim

Menariknya, kehadiran Juni AS di kelas Ex Rider bukan hanya sebagai pelengkap. Ia dipercaya menjadi role model yang membimbing pembalap muda secara langsung, baik dalam latihan maupun di paddock.

Hal ini memperlihatkan bagaimana RMF Racing mengelola tim secara holistik—bukan hanya soal kecepatan, tapi juga mental dan kedewasaan balapan.

RMF Racing Jadi Tim Paling Dinamis di Seri Pembuka Super Prix

Dengan jumlah motor terbanyak (9 motor) dan komposisi pembalap yang mencakup berbagai generasi, RMF Racing jadi salah satu tim paling dinamis di Super Prix 2025 Seri 1. Strategi ini bisa menjadi keunggulan tersendiri, terutama dalam menyesuaikan diri dengan berbagai karakter sirkuit dan dinamika kompetisi sepanjang musim.

Bukan hanya soal juara, RMF Racing tampaknya sedang membangun warisan.

Related Posts

Gilbert Giovanni Aldy Patulak Tunjukkan Daya Juang di D-Event 2026 Round 1, Pembalap Cilik Papua Ini Curi Perhatian
  • February 4, 2026

APAAJA.NET – Pembalap cilik asal Kabupaten Supiori, Papua, Gilbert Giovanni Aldy Patulak, kembali mencuri perhatian pada awal musim balap 2026. Meski baru berusia 8 tahun dan masih duduk di kelas…

Read More

Continue reading
Kupas Desain Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid: Tetap Familiar, Sentuhan Biru Jadi Pembeda
  • February 4, 2026

APAAJA.NET – Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid resmi diperkenalkan pada ajang GIIAS 2025, sekaligus mencatatkan diri sebagai mobil hybrid pertama Daihatsu untuk pasar Indonesia. Model ini mengusung teknologi e-Smart Hybrid, di…

Read More

Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *