
APAAJA.NET – Pendaftaran SNBT 2025 akan segera berakhir pada 27 Maret 2025. Para siswa yang ingin mengikuti UTBK SNBT 2025 diimbau untuk segera menyelesaikan pendaftaran dan mempersiapkan diri dengan baik. SNBT merupakan salah satu jalur seleksi masuk perguruan tinggi melalui tes UTBK. Siswa yang tidak lolos SNBP masih memiliki kesempatan untuk bersaing di SNBT. Namun, banyak calon peserta gagal bukan karena kurangnya kemampuan, melainkan karena kesalahan sepele yang seharusnya bisa dihindari.
Agar tidak mengalami kegagalan yang sama, berikut adalah 5 kesalahan umum yang sering dilakukan peserta UTBK SNBT.
1. Asal Pilih Program Studi
Salah satu kesalahan fatal yang sering terjadi adalah memilih program studi tanpa mempertimbangkan minat, bakat, dan prospek karier. Banyak siswa memilih jurusan hanya berdasarkan tren atau ikut-ikutan teman, tanpa mempertimbangkan apakah mereka benar-benar cocok dengan bidang tersebut. Akibatnya, motivasi belajar menjadi rendah dan peluang lolos pun semakin kecil.
Tips:
- Pelajari dengan baik prospek kerja dari setiap jurusan.
- Sesuaikan pilihan dengan minat dan kemampuan akademik.
- Gunakan fitur simulasi seleksi SNBT untuk memperkirakan peluang lolos.
2. Lupa Simpan Permanen Akun SNPMB
Pendaftaran SNBT dilakukan melalui akun SNPMB, yang harus disimpan secara permanen setelah pengisian data. Jika lupa melakukan penyimpanan permanen, maka data yang diisi tidak akan tersimpan dan berisiko kehilangan kesempatan untuk mendaftar.
Tips:
- Pastikan semua data telah diisi dengan benar sebelum menyimpan permanen.
- Cek kembali status pendaftaran di akun SNPMB setelah melakukan penyimpanan.
- Simpan bukti pendaftaran dalam bentuk screenshot atau cetak dokumen.
3. Mendaftar Terlalu Dekat dengan Batas Waktu
Banyak siswa yang menunda-nunda pendaftaran hingga mendekati batas akhir pada pukul 15.00 WIB, 27 Maret 2025. Padahal, di hari-hari terakhir sering terjadi kendala teknis seperti server down atau jaringan lambat, yang bisa menghambat proses pendaftaran.
Tips:
- Lakukan pendaftaran minimal 1 minggu sebelum batas akhir untuk menghindari masalah teknis.
- Siapkan dokumen yang diperlukan jauh-jauh hari agar tidak terburu-buru.
4. Tidak Mempertimbangkan Keketatan Jurusan yang Dipilih
Setiap program studi memiliki tingkat keketatan yang berbeda. Memilih jurusan tanpa mempertimbangkan daya saing dan peluang lolos bisa menjadi kesalahan besar. Siswa sering kali hanya memilih jurusan favorit tanpa melihat seberapa ketat persaingannya.
Tips:
- Cek daya tampung dan jumlah peminat program studi yang dipilih.
- Gunakan data passing grade atau simulasi SNBT untuk memperkirakan peluang lolos.
- Pilih jurusan yang sesuai dengan nilai UTBK yang bisa dicapai.
5. Tidak Menambahkan Prodi D3/Vokasi
Dalam SNBT 2025, jika memilih 3 hingga 4 program studi, maka minimal satu di antaranya harus merupakan prodi vokasi (D3/D4). Banyak peserta yang lupa akan ketentuan ini sehingga gagal memenuhi syarat pendaftaran.
Tips:
- Pastikan ada minimal satu pilihan program studi vokasi jika memilih lebih dari dua prodi.
- Pelajari program vokasi yang sesuai dengan minat dan prospek kerja.
Kesalahan-kesalahan di atas tampak sepele, tetapi bisa menjadi faktor utama yang menyebabkan kegagalan dalam UTBK SNBT 2025. Dengan perencanaan yang matang, persiapan sejak dini, dan strategi pemilihan jurusan yang tepat, peluang lolos ke perguruan tinggi impian semakin besar.***