APAAJA.NET – Pesan Motivasi David King23 yang Menyentuh Hati
Dalam sebuah motivasi yang disampaikan David, terselip kalimat sederhana namun penuh makna: “Jalanmu tidak akan tersesat, selagi kamu tidak lupa arah kiblat.” Kalimat ini bukan sekadar ungkapan religius, melainkan refleksi mendalam tentang bagaimana manusia seharusnya menjalani hidup dengan arah dan tujuan yang jelas.
Pesan ini relevan bagi siapa pun, terutama mereka yang tengah berada di persimpangan hidup, merasa ragu, atau kehilangan pegangan dalam menentukan langkah ke depan.
Makna Filosofis Arah Kiblat
Kiblat Sebagai Simbol Orientasi Hidup
Secara makna, kiblat adalah arah tujuan dalam ibadah. Namun dalam konteks motivasi ini, kiblat menjadi simbol orientasi hidup nilai, prinsip, dan tujuan utama yang menjadi pedoman dalam mengambil keputusan.
Ketika seseorang menjadikan nilai kebenaran, kejujuran, dan ketakwaan sebagai kiblat hidup, maka setiap langkah yang diambil akan memiliki arah yang benar, meskipun jalannya berliku dan penuh ujian.

Baca Juga: Pencuri Motor Beraksi Tenang di Depan Toko Baju Banjarnegara, Rekaman CCTV Viral di Media Sosial
Tidak Tersesat Meski Banyak Rintangan
David menekankan bahwa hidup tidak selalu berjalan lurus. Akan ada kegagalan, kekecewaan, dan keterlambatan. Namun selama seseorang tidak kehilangan arah kiblatnya yakni tujuan hidup yang lurus maka setiap kesalahan bisa menjadi pembelajaran, bukan kesesatan.
Nilai Spiritual dan Moral dalam Motivasi David King23
Motivasi ini mengajarkan nilai introspeksi diri. David mengajak pembaca untuk kembali bertanya: apakah selama ini kita masih berjalan sesuai arah, atau hanya sekadar mengikuti arus?
Nilai penting lainnya adalah keseimbangan antara ikhtiar dan spiritualitas. Kesuksesan tidak cukup hanya dengan kerja keras, tetapi juga membutuhkan niat yang benar, doa, serta kesadaran akan tanggung jawab moral dalam setiap langkah hidup.
Baca Juga: Resep Kue Gabus Gurih dan Lembut, Cemilan Jadul yang Bikin Nagih!
Relevansi Pesan Ini bagi Kehidupan Saat Ini
Pesan motivasi David sangat relevan bagi generasi masa kini yang sering mengalami krisis makna. Banyak orang merasa lelah, kosong, dan kehilangan tujuan meski secara materi terlihat berhasil.
Dengan mengingat kembali “arah kiblat” dalam hidup baik dalam arti spiritual maupun nilai kehidupa seseorang akan memiliki kompas batin yang membimbingnya tetap teguh, tenang, dan tidak mudah goyah.
Baca Juga: Jadwal Proliga Putri 2026 Hari Ini 11 Januari: Seri Pontianak


