Rem Mobil Kurang Pakem Saat Panas? Ini Penjelasan Lengkap Penyebab Brake Fade dan Dampaknya

APAAJA.NET Banyak pengemudi mobil pernah mengalami kondisi rem terasa tidak menggigit maksimal setelah digunakan terus-menerus. Masalah ini sering muncul saat melintasi turunan panjang, menghadapi kemacetan padat, atau ketika pengemudi terbiasa menahan pedal rem dalam waktu lama.

Fenomena tersebut bukan sekadar perasaan semata, melainkan gejala nyata yang dikenal sebagai brake fade, yaitu penurunan kemampuan sistem pengereman akibat panas berlebih pada komponen rem.

Apa Itu Brake Fade?

Brake fade adalah kondisi ketika daya pengereman menurun karena suhu sistem rem terlalu tinggi, sehingga gesekan antara kampas dan cakram tidak bekerja optimal.

Menurut Idlan Haris, pemilik toko spareparts Mandiri Motors di Pasar Mobil Kemayoran, prinsip kerja rem sangat bergantung pada gesekan.

“Rem itu kerja dengan gesekan. Kalau gesekannya terjadi terus-menerus, suhu rem pasti naik tinggi,” jelas Idlan.

Saat suhu meningkat melampaui batas kerja normal, komponen rem tidak lagi mampu menghasilkan daya cengkeram maksimal.

Baca Juga: HP Flagship POCO F8 Pro & F8 Ultra Resmi di Indonesia: Audio Bose, Snapdragon 8 Elite, Harga Bikin Kaget!

Proses Terjadinya Rem Kurang Pakem Saat Panas

1. Gesekan Berulang Menghasilkan Panas Tinggi

Setiap pengereman menghasilkan panas dari gesekan kampas rem dengan cakram. Dalam kondisi normal, panas ini bisa dilepas ke udara. Namun saat pengereman:

  • Terlalu sering
  • Terlalu lama
  • Tanpa jeda pendinginan

panas akan terakumulasi dengan cepat.

2. Sistem Rem Kehilangan Kemampuan Pendinginan

Saat panas yang dihasilkan lebih besar dari kemampuan pelepasan panas, suhu kampas dan cakram bisa naik drastis hanya dalam hitungan menit, terutama di turunan panjang.

3. Terjadi Penurunan Daya Gesek Kampas Rem

Suhu tinggi membuat koefisien gesek kampas rem menurun, sehingga meskipun pedal rem diinjak lebih dalam, daya pengereman tidak bertambah signifikan.

Penyebab Utama Rem Mobil Kurang Pakem Saat Panas

Kampas Rem Mengalami Glazing

Dalam kondisi ekstrem, permukaan kampas rem bisa mengeras dan mengilap (glazing). Akibatnya:

  • Kampas menjadi licin
  • Gesekan menurun drastis
  • Rem terasa “kosong” atau tidak menggigit

Kualitas Kampas Rem Tidak Tahan Panas

Kampas rem berkualitas rendah umumnya:

  • Cepat panas
  • Tidak stabil pada suhu tinggi
  • Lebih cepat kehilangan daya cengkeram

Gaya Berkendara yang Tidak Tepat

Kebiasaan menahan rem terus-menerus, terutama di turunan, mempercepat terjadinya brake fade.

Dampak Brake Fade Jika Tidak Diwaspadai

Jarak Pengereman Semakin Panjang

Mobil membutuhkan jarak lebih jauh untuk berhenti, berbahaya dalam kondisi darurat.

Risiko Kegagalan Rem Sementara

Pada suhu ekstrem, rem bisa kehilangan fungsi sementara, kondisi yang sering disalahartikan sebagai rem blong.

Kerusakan Komponen Rem

Panas berlebih dapat menyebabkan:

  • Cakram melengkung
  • Kampas cepat aus
  • Minyak rem mendidih

yang berujung pada biaya perbaikan lebih mahal.

Cara Mencegah Rem Mobil Kurang Pakem Saat Panas

Manfaatkan Engine Brake

Gunakan gigi rendah saat menuruni jalan untuk membantu menahan laju kendaraan tanpa membebani rem.

Hindari Menahan Rem Terus-Menerus

Gunakan teknik injak lepas (pumping brake) agar rem memiliki waktu untuk mendingin.

Gunakan Kampas Rem Berkualitas

Pilih kampas rem dengan:

  • Daya tahan panas tinggi
  • Spesifikasi sesuai kendaraan
  • Sertifikasi kualitas jelas

Istirahatkan Kendaraan

Jika rem mulai terasa tidak pakem, berhenti sejenak untuk menurunkan suhu sistem pengereman.

Baca Juga: Musim Hujan Datang, Demam Dengue Mengintai! Dokter Ingatkan Risiko Kematian dan Pentingnya Perlindungan Dini

Lakukan Perawatan Berkala

Periksa kondisi:

  • Kampas rem
  • Cakram
  • Minyak rem

agar sistem pengereman selalu optimal.

Kesimpulan

Rem mobil yang kurang pakem saat panas adalah tanda terjadinya brake fade, kondisi berbahaya akibat panas berlebih pada sistem pengereman. Dengan memahami proses terjadinya, penyebab, serta cara pencegahannya, pengemudi dapat mengurangi risiko kecelakaan dan menjaga keselamatan selama berkendara.

Related Posts

Tank 500 Diesel Muncul Diam-Diam di IIMS 2026, Sinyal Kuat GWM Siap Guncang Pasar SUV Bongsor Indonesia!
  • February 5, 2026

APAAJA.NET – Great Wall Motor (GWM) kembali mencuri perhatian jelang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Pabrikan asal Tiongkok tersebut terpantau menyiapkan Tank 500 Diesel yang terlihat terparkir di booth…

Read More

Continue reading
Program Safety Moreno Soeprapto Mulai Terlihat, Final SCR Jadi Bukti Nyata Komitmen IMI
  • February 4, 2026

APAAJA.NET – Program safety yang dicanangkan Moreno Soeprapto sejak menjabat sebagai Ketua Umum IMI kini mulai memperlihatkan hasil nyata. Jika sebelumnya komitmen tersebut masih dianggap sebatas wacana, kini implementasinya terlihat…

Read More

Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *