Tak Cuma Redakan Haus, Ini Alasan Air Kelapa Cocok Jadi Minuman Saat Berbuka

APAAJA.NETAir Kelapa Berbuka Puasa menjadi pilihan banyak orang karena dianggap mampu mengembalikan cairan tubuh dengan cepat setelah seharian menahan haus. Kandungan elektrolit alaminya membuat minuman ini terasa menyegarkan sekaligus membantu proses rehidrasi.

Spesialis urologi Prof. dr. Harrina Erlianti Rahardjo, SpU(K), PhD menjelaskan bahwa konsumsi air kelapa saat waktu berbuka pada dasarnya diperbolehkan. Namun, jumlahnya tetap perlu diperhitungkan agar tidak berlebihan.

Kandungan Gizi Air Kelapa Saat Berbuka

Salah satu alasan Air Kelapa Saat Berbuka dinilai bermanfaat adalah kandungan nutrisinya. Dalam satu gelas (±240 ml), air kelapa mengandung:

  • Protein: 0,5 gram
  • Karbohidrat: 10,2 gram
  • Kalsium: 4% kebutuhan harian
  • Magnesium: 4% kebutuhan harian
  • Fosfor: 2% kebutuhan harian
  • Kalium (Potasium): 15% kebutuhan harian

Kalium berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan dan fungsi otot. Saat berpuasa, tubuh bisa mengalami penurunan elektrolit akibat kurang minum dan aktivitas harian. Di sinilah peran minuman kaya mineral menjadi penting.

Apakah Bisa Menggantikan Air Putih?

Meski Air Kelapa Saat Berbuka memiliki banyak manfaat, bukan berarti bisa menggantikan seluruh kebutuhan cairan harian.

Dokter spesialis penyakit dalam dr. Aru Ariadno, SpPD-KGEH menjelaskan bahwa semua jenis cairan sebenarnya bisa dikonsumsi saat berbuka. Namun, air putih tetap menjadi sumber hidrasi utama yang paling aman bagi tubuh.

Risiko Jika Terlalu Banyak Minuman Manis

Jika seseorang mengonsumsi terlalu banyak minuman sekaligus saat berbuka, termasuk air kelapa, sirup, atau teh manis, hal ini bisa menyebabkan:

  • Perut terasa kembung
  • Asupan air putih berkurang
  • Keseimbangan cairan tidak optimal

Karena itu, konsumsi secukupnya jauh lebih dianjurkan.

Cara Tepat Mengonsumsi Air Kelapa Saat Berbuka

Agar manfaatnya maksimal, perhatikan beberapa hal berikut:

1. Tetap Prioritaskan Air Putih

Penuhi target minimal 8 gelas cairan per hari, dengan air putih sebagai sumber utama.

2. Konsumsi Secukupnya

Satu gelas air kelapa saat berbuka sudah cukup untuk membantu rehidrasi.

3. Hindari Tambahan Gula Berlebih

Air kelapa alami lebih baik dibanding yang sudah dicampur sirup atau pemanis tambahan.

Baca Juga : Tak Cuma Redakan Haus, Ini Alasan Air Kelapa Cocok Jadi Minuman saat Berbuka

Air Kelapa Saat Berbuka memang bisa menjadi pilihan sehat untuk membantu mengembalikan cairan dan elektrolit tubuh setelah puasa. Kandungan kalium dan mineral alaminya mendukung proses rehidrasi secara alami.

Namun, konsumsi tetap perlu seimbang dan tidak menggantikan air putih sepenuhnya. Dengan pola minum yang tepat, berbuka tidak hanya menyegarkan, tetapi juga membantu menjaga kesehatan tubuh selama Ramadan.

Related Posts

Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Kemenkes Ungkap Kronologi Lengkap dan Alarm untuk SOP Rumah Sakit
  • April 10, 2026

APAAJA.NET – Kasus bayi tertukar RSHS Bandung menjadi perhatian besar masyarakat setelah kisahnya viral di media sosial. Banyak publik sempat menduga adanya unsur kelalaian berat hingga dugaan tindak kriminal. Namun…

Read More

Continue reading
IDAI Soroti Kontroversi Banner Promo Film Viral, Ini Dampaknya ke Mental Health Remaja
  • April 6, 2026

APAAJA.NET – IDAI soroti kontroversi banner promo film viral yang sempat ramai diperbincangkan publik karena menggunakan kalimat sensitif di ruang terbuka. Banner bertuliskan “Aku Harus Mati” itu menuai perhatian luas…

Read More

Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *