APAAJA.NET – Kiper Chelsea masih dirotasi oleh pelatih Liam Rosenior menjelang pertandingan Premier League melawan Newcastle United. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu (14/3/2026).
Manajer Chelsea FC itu menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada penjaga gawang yang memiliki status sebagai kiper utama di skuadnya. Oleh karena itu, rotasi penjaga gawang kemungkinan masih akan dilakukan dalam beberapa pertandingan ke depan.
Menurut Rosenior, kebijakan ini bertujuan menciptakan persaingan sehat di dalam tim agar setiap pemain terus meningkatkan performa mereka.
Rotasi Kiper Chelsea dalam Tiga Laga Terakhir
Dalam beberapa pertandingan terakhir, kiper Chelsea masih dirotasi antara Robert Sánchez dan Filip Jørgensen.
Filip Jorgensen Dipilih di Laga Besar
Pada beberapa pertandingan penting, Rosenior lebih memilih memainkan Jorgensen. Kiper berusia 23 tahun tersebut tampil saat Chelsea menghadapi:
- Aston Villa
- Paris Saint-Germain di UEFA Champions League
Namun keputusan memainkan Jorgensen saat melawan PSG menuai kritik. Hal ini terjadi setelah sang kiper melakukan kesalahan yang berujung pada kekalahan Chelsea dengan skor 2-5.
Robert Sanchez Tetap Mendapat Kesempatan
Sementara itu, Robert Sánchez dimainkan ketika Chelsea menghadapi klub kasta kedua Wrexham AFC di FA Cup.
Meski sempat menjadi pilihan utama sebelumnya, posisi Sanchez kini tidak lagi sepenuhnya aman karena Rosenior terus mencoba opsi yang berbeda di posisi penjaga gawang.
Liam Rosenior Tegaskan Tidak Ada Kiper Nomor Satu
Pelatih Chelsea FC, Liam Rosenior, menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menetapkan satu penjaga gawang sebagai pilihan utama.
Menurutnya, sistem rotasi justru menciptakan motivasi bagi pemain untuk terus meningkatkan kualitas permainan.
Rosenior juga menjelaskan bahwa ia selalu memberi evaluasi kepada para kiper mengenai performa mereka, baik ketika bermain bagus maupun saat melakukan kesalahan.
Persaingan Sehat Jadi Kunci Strategi Chelsea
Rosenior menilai persaingan di setiap posisi sangat penting bagi perkembangan tim. Oleh sebab itu, kiper Chelsea masih dirotasi agar setiap pemain memiliki kesempatan membuktikan kemampuan mereka.
Ia juga mencontohkan bahwa persaingan serupa terjadi di posisi lain, seperti antara Marc Cucurella dan Jorrel Hato di sektor bek kiri.
Bagi Rosenior, kompetisi internal akan membantu tim tampil lebih konsisten sepanjang musim.
Rotasi Kiper Bisa Berlanjut Sepanjang Musim
Setelah dua setengah bulan menangani Chelsea FC, Rosenior ingin memberikan kesempatan kepada seluruh pemain untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Karena itu, besar kemungkinan kiper Chelsea masih dirotasi dalam laga melawan Newcastle United maupun pertandingan lainnya di musim ini.
Baca Juga : PSG Dapat Libur Panjang Jelang Hadapi Chelsea di Leg Kedua
Strategi tersebut diharapkan dapat membantu Chelsea menemukan komposisi tim terbaik, baik untuk meraih kemenangan dalam jangka pendek maupun membangun kekuatan tim dalam jangka panjang.



