I𝐊𝐒𝐀𝐅𝐋𝐀𝐍𝐀 𝐂𝐚𝐢𝐫𝐨 𝐆𝐞𝐥𝐚𝐫 𝐍𝐠𝐚𝐣𝐢 𝐊𝐢𝐭𝐚𝐛 𝐀𝐥-𝐊𝐡𝐚𝐫𝐢𝐭𝐚𝐡 𝐖𝐚𝐥-𝐌𝐚𝐧𝐡𝐚𝐣

APAAJA.NET-Ikatan Santri Alumni Fadhlul Fadhlan (IKSAFLANA) Cairo Mesir mengadakan ngaji kilatan yang penuh manfaat setelah ujian termin pertama pada hari Selasa, 21 Januari 2025. Pada kesempatan kali ini, 2 angkatan santri alumni MA Al-Musyaffa’, Ponpes Fadhlul Fadhlan Semarang yang berhasil lolos dan meneruskan studi di Universitas al-Azhar, Cairo Mesir, dipimpin oleh Gus Ahmad Syauqi Istiqlaly, putra kedua Pendiri dan Pengasuh PPFF, Dr. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA, membahas kitab Al-Kharitah Wal-Manhaj (Peta & Metode), sebuah kitab yang mengulas tentang peta ilmu syariah dan metode dalam mempelajarinya.

Ngaji kilatan ini merupakan salah satu kegiatan pengisi liburan termin pertama bagi para anggota IKSAFLANA, yang bertujuan untuk memberikan pencerahan sekaligus mempersiapkan diri dalam mengarungi ilmu syariah dengan cara yang sistematis dan terstruktur.

Kitab Al-Kharitah Wal-Manhaj membahas langkah-langkah urutan belajar dalam ilmu syariah, yang sangat relevan bagi mereka yang baru berada di Mesir dan sedang beradaptasi dengan dunia pendidikan luar negeri.

“Ngaji bareng Gus Syauqi ini, kami mengupas bagaimana memahami dan mengkaji ilmu syariah secara metodologis, yang sangat penting bagi kami yang masih dalam tahap pembelajaran di Mesir,” ungkap Azam, salah seorang santri alumni.

Penuh antusiasme, ngaji kilatan yang diadakan di Rumah IKSAFLANA Gamaliya dan dipimpin oleh Gus Syauqi ini pun berhasil khatam dalam sehari sebelum Gus Syauqi kembali ke Indonesia pada 23 Januari 2025 untuk menguji santri program tahfidh 6 bulan yang akan diwisuda tgl 26 Januari 2025 ini. Sebuah pencapaian luar biasa yang menunjukkan manajemen waktu dan prioritas, serta semangat tinggi para santri alumni dalam menuntut ilmu.

Gus Ahmad Syauqi Istiqlaly Fadlolan, telah dibentuk dan dipersiapkan oleh abahnya, Kyai Fadlolan, sedari kecilnya sudah dikirim mondok ke Pesantren Yanbu’ul Qur’an Kudus untuk menghafal al-Qur’an, dan melanjutkan mondok kitab kuning di pesantren al-Anwar Sarang di pangkuan Syaekhona KH.

Maimoen Zubair, lalu melanjutkan kuliah di Alazhar Cairo Mesir. Maka sangat ideal dengan basic keilmuan yang matang.

Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi IKSAFLANA Mesir, serta menjadi motivasi untuk santri PPFF lainnya agar semangat dan tidak mengenal lelah dalam tholabul ilmi.
Allahumma Amin. (Arina Aina Na’ma- Santri  PPFF)***

Related Posts

10 Kampus Hukum Terbaik di Asia Tenggara 2026, 4 Universitas Indonesia Masuk Top 10!
  • April 14, 2026

APAAJA.NET – Lembaga pemeringkatan dunia Quacquarelli Symonds (QS) kembali merilis World University Rankings by Subject 2026 untuk bidang Law & Legal Studies. Dalam daftar terbaru ini, Asia Tenggara menunjukkan persaingan…

Read More

Continue reading
ITB S2 AI Resmi Dibuka, Magister Kecerdasan Sistem Jadi Prodi Masa Depan yang Paling Diburu
  • April 14, 2026

APAAJA.NET – Institut Teknologi Bandung resmi menghadirkan program studi baru jenjang magister yang berfokus pada kecerdasan buatan dan sistem cerdas, yaitu Magister Kecerdasan Sistem (Systems Intelligence). Program ini hadir sebagai…

Read More

Continue reading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *